FOUND YOU

FOUND YOU
Menyesal pun sudah telat


__ADS_3

Rhayi telah selesai makan, dan ia pun berencana ingin mengajak Sam untuk bertemu di tempat biasa nya.


"Sam ayo ke tempat biasa" ujar Rhayi di telepon saat telepon nya sudah di angkat.


"Sorry Yi, gue lagi gak bisa. Ada jadwal operasi mendadak ini" ucap Sam yang masih dalam keadaan mengemudi ke rumah sakit.


"Coba loe ajak bang Rhaka aja, siapa tahu mau dia" Sam pun menyarankan agar Rhayi mengajak sang kakak karena Rhayi sendiri pun hanya mempunyai dua orang teman namun yang satu nya sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu begitu lah kata nya.


"Gue gak berani sama kak Rhara nya" timpal Rhayi saat mengingat kejadian di mall walaupun Rhara sendiri pun tidak ada memarahi atau menyalahkan Rhayi atas apa yang terjadi pada kedua anak nya.


"Yeee kan bisa abang loe yang minta ijin sendiri sama istri nya" ujar Sam mengingatkan.


"Betul juga loe Sam, tumben pintar dikit" Rhayi malah meledek Sam.


Sam di seberang pun hanya bisa mengumpat karena tiba-tiba saja telepon langsung di matikan sepihak oleh sahabat nya itu.

__ADS_1


"S***** loe, main seenak nya matiin" Sam pun memaki hp nya. Setelah itu ia pun memarkirkan kendaraan nya di parkiran khusus pegawai karena ia sudah sampai di rumah sakit.


Sam pun terburu-buru untuk langsung menuju ke ruang operasi karena ia sudah di tunggu oleh dokter lain nya.


Suster yang melihat Sam pun segera menghampiri, "Dok cepat, pasien sudah dalam keadaan kritis, kita harus lakukan operasi nya sekarang" ucap Suster tersebut.


"Ayo" Sam mempercepat jalan nya bahkan ia pun langsung saja berlari meninggalkan suster yang tadi.


Karena bagi Sam sebisa mungkin ia ingin selalu memberikan yang terbaik untuk pasien nya terutama bisa menolong nya.


...****************...


"Li tadi film nya romantis banget gak sih?" tanya Bella saat keluar dari bioskop.


"Iya Bell, andaikan gue punya cowo begitu beruntung banget pasti" sahut Lidya menimpali dengan membayangkan diri nya yang masuk dalam cerita film yang barusan mereka tonton.

__ADS_1


"Kita makan dulu Bell, laper nih perut gue" ucap Lidya dengan memegang perut nya.


"Kuy lah cap cus" kata Bella dengan semangat nya.


"Enak nya punya teman anak sultan, mau apa juga di bayarin" gumam nya dalam hati.


Mereka berdua pun jalan menuju ke arah food court untuk membeli makanan.


"Bell loe mau makan apa?" tanya Lidya sembari melihat beberapa tempat makan.


"Eemm gue ngikut loe aja deh Li" sahut Bella karena ia pun sadar di sini yang bayar itu Lidya jadi apapun makanan yang di pilih oleh nya otomatis dia pun ikut juga.


"Oke kalau gitu mending kita beli cemilan aja ya, lagian biasa nya kalau gue pulang art di rumah udah masak sih" sahut Lidya.


"Yah gak jadi makan dong, padahal gue lapar juga ini, mana di rumah pasti gak ada apa-apa yang bisa di makan tapi kalau gue ngomong ke Lidya, gue juga malu. Ish kenapa tadi gak gue pilih sendiri aja ya" gumam Bella dalam hati menyesal atas pilihan nya itu.

__ADS_1


__ADS_2