FOUND YOU

FOUND YOU
Kagum


__ADS_3

Karena ia sebagai art mau tak mau bi Yati pun membuatkan apa yang di minta oleh nona muda nya. Sementara di kamar utama Niyah pun kelelahan dan seketika langsung terlelap dan kesempatan itu di gunakan Jendra untuk berkeliling kamar utama di rumah Niyah.


"Gede juga ini kamar, mungkin kalau gue bertahan sebentar lagi juga pasti akan bisa mengeruk semua harta nya. Emang beda ini tante-tante satu" gumam Jendra dengan tangan sedang memegang koleksi jam tangan milik tuan Luke.


"Ini jam pasti mahal, kira-kira kalau gue minta di kasih gak ya sama tante gatel satu ini" Jendra pun mencoba jam tangan dengan merk rolex tersebut.


Kemudian ia berpindah tempat ke lemari yang ada di dalam walk in closet. "Ini mah kayak toko baju kalau di kampung gue, gak salah sih gue mau jadi selingkuhan nya" lagi Jendra mengungkapkan kekaguman nya dengan memegang salah satu baju kemeja milik tuan Luke.


"Emmmm beb" panggil Niyah dengan mata terpejam sembari tangan nya meraba kasur di samping nya tapi ia tak merasakan keberadaan Jendra.


Jendra pun buru-buru menutup kembali pintu lemari itu kemudian langsung keluar menuju kasur. "Aku di sini Love, kenapa hemm?" ujar Jendra sembari mengelus pipi Niyah.


"Dari mana saja sih?" tanya Niyah dengan mata masih terpejam.

__ADS_1


"Kamar mandi" sungguh jawaban yang singkat. Setelah itu Niyah pun kembali tertidur pulas kembali.


"Huh untung saja tidak ketahuan" dalam hati Jendra sudah ketar-ketir tadi.


Jendra pun akhir nya memilih memejamkan mata nya dan berbaring di samping Niyah.


"Bell, loe mandi duluan geh" Lidya pun sedang asik berbaring di ranjang sembari menunggu bi Yati datang.


"Tapi gue juga capek Li" gumam Bella dengan suara pelan. Tapi tetap saja Bella pun langsung berjalan ke kamar mandi.


Setelah itu Bella pun berendam beberapa saat "Bella loe udah beres belum gue kebelet ini" ujar Lidya sembari menggedor pintu kamar mandi.


Bella yang hampir terpejam pun langsung kaget "I.. iya sebentar, lagi bilas dulu ini" ujar Bella tak kalah kencang dari suara Lidya.

__ADS_1


Bella buru-buru menyudahi acara berendam nya dan ia pun langsung saja memakai handuk dengan segera tentu saja setelah ia membilas tubuh nya dengan singkat dan cepat.


"Lama amat sih loe, minggir" ujar Lidya membentak Bella yang baru saja membuka pintu kamar mandi.


Tapi Bella pun sadar ia di sini hanya menumpang karena ia belum berani untuk pulang ke rumah sehingga terpaksa tinggal di tempat Lidya.


"I.. iya maaf Li, gue kan tadi baru aja membilas" ujar Bella mencari alasan.


"Udah lah awas gue mau masuk". Beruntung Bella sudah hapal dengan tabiat Lidya yang kadang suka marah-marah dan ia akan menulikan nya saat itu terjadi.


Saat Lidya sudah masuk, Bella pun segera mengambil salah satu baju Lidya di walk in closet nya, karena ia tinggal di sini tidak membawa apa pun selain tas yang berisi buku-buku pelajaran nya juga seragam yang barusan ia kenakan.


Tepat setelah Bella berganti baju pun, pintu kamar di ketuk, "Tok... tok.. tok"

__ADS_1


"Sebentar" Bella langsung membukakan pintu nya yang ternyata itu bi Yati datang membawa nampan berisi makanan juga minuman yang di pesan Lidya tadi.


__ADS_2