
Lala menggeliat mengumpulkan nyawa yang masih berceceran di atas tempat tidur . Hari sudah menunjukkan pukul setengah enam , Lala terbiasa bangun lebih awal untuk menyiapkan makanan dan juga bersiap untuk bekerja.
Hari ini Lala di liburkan selama tiga hari, bukan tanpa izin justru atasannya sendiri lah yang memaksa untuk tidak melakukan pekerjaan apa pun . Lala berdiri membenahi bantal dan selimut yang berserakan, semalam memang sedikit susah Lala memejamkan matanya , entah karena sudah kenyang tidur sejak sore atau karena terbiasa memeluk boneka besar saat tidur dan malam ini , tidak ada boneka kesayangan yang memeluknya.
Lala berjalan dengan sedikit mengendap takut sang tuan rumah terganggu tidur nya , dapur adalah tujuan awal Lala . Tidak ingin di sangka memanfaatkan , Lala berinisiatif memasak untuk sarapan mereka .
" Wow ,kok udah bersih , siapa yang beresin ?". Tanya Lala bingung lantaran semalam ia tidak diizinkan mencuci piring dengan alasan sudah malam tidak baik bermain air. Bahkan Daniel pun sudah berjalan menuju kamar terlebih dahulu , Lala semakin bingung.
" Apa ni apartemen ada penghuninya ya ?".
Lala pun bergidik ngeri membayangkan sosok perempuan berambut panjang mengambang di atas lantai.
Lala menaruh beberapa potongan roti dengan sayur dan juga daging di dalamnya . Tiga gelas susu segar sudah tersaji di atas meja.
Di hiasnya piring mereka masing-masing menggunakan mayonaise berbentuk mata dan garis senyum di bawahnya , saus tomat pun tidak tertinggal , di gambarnya bentuk hati.
" Cantiknya". Ucap Lala memuji hasil kerjanya sendiri.
________
Guyuran shower membasahi rambut hitam pekat milik Daniel. Tubuh dengan perut kotak-kotak bak roti sobek di usapnya berlahan, dengan kepala sedikit di angkat merasakan tetesan air yang mengalir .
Setelah selesai Daniel memakai handuk yang ia lilitkan sampai batas pinggang. Merasa tenggorokan nya kering Daniel berinisiatif keluar menuju dapur untuk meneguk air dingin dari kulkas.
Di tiangnya air dalam botol , heran melihat Lala yang sedang berjongkok , Daniel mendekat dengan langkah pelan.
Saking asiknya Lala membereskan meja dengan sisa potongan sayur yang berceceran di atas lantai, Lala tidak menyadari jika Daniel datang dari arah belakang dengan membawa gelas berisi air putih yang tinggal setengah.
" Ekhmemm"
Lala mendongakkan kepalanya ke arah sumber suara.
Glek.
Lala menelan ludah dengan kasar saat dilihatnya perut kotak-kotak milik Daniel tanpa tertutup sedikit pun . Dengan jahil Daniel mendekat lalu mensejajarkan posisi Lala yang sedang memegang sapu kecil di tangannya.
" Ppaakkk".
Ucap Lala tergagap sembari memandang tonjolan yang ada di leher Daniel.
Sedikit merasa ada hiburan , Daniel sengaja menaik turunkan dengan meneguk sisa air minumnya dengan perlahan.
" Apa yang kamu kerjakan hmmm?". Tanya Daniel.
__ADS_1
" Emmm, iittuuu ". Ucap Lala seketika kehilangan kata-kata.
Melihat Lala semakin salah tingkah , di angkatnya dagu Lala lalu mendekatkan bibir nya sembari tersenyum penuh arti.
Deg deg deg deg..
Jantung Lala semakin berdetak tak karuan , ini kali pertama nya Lala melihat pemandangan secara real walaupun Lala sering menonton di tv pria tampan dengan otot perut yang sama namun ini berbeda . Lala tidak bisa menjelaskan nya bagaimana jantung yang terasa semakin cepat berdetak.
" Aaaa , jantung gue tolong jantung gue mau lepas". Seru Lala dalam hati di pejamkan matanya rapat-rapat sembari memegangi dadanya yang masih bergeduk kencang.
" Apa yang kamu pikirkan hmm".
Tanya Daniel lalu menjauhkan wajahnya dari hadapan Lala.
Tersentak Lala lalu mengalihkan perhatian nya ke arah lain.
" Lala sedang membereskan ini pak". Ucapnya sembari menyapu sisa kotoran yang melekat di lantai.
" Apa yang kamu buat?".
" Sandwich" . Ucap Lala dengan senyum manis mengelabui perasaannya yang berkecambuk.
Daniel menoleh ke arah meja makan , tiga piring lengkap dengan susu segar di sebelah kanannya.
" Kenapa ada tiga?" . Tanya Daniel heran.
" Baik juga kamu ". Ucap Daniel.
" Lala memang baik pak , bapak saja yang terlalu kaku". Ucap Lala tidak terima.
Daniel tidak menjawab hanya mengangkat kedua alisnya.
" Ya , saya kaku , tunggu saya di meja makan saya segera kembali". Ucap Daniel menyudahi .
Daniel berjalan meninggalkan dapur , segaris senyuman terukir di wajah tampan Daniel.
" Kau milikku sekarang gadis kecil". Ucap Daniel dengan senyum kemenangan.
_______
Ting tong ting tong....
bel apartemen terdengar, bergegas Lala membuka pintu.
__ADS_1
Dug.
" Aduhhh ". Seru Lala sembari memegangi jari kelingking yang nampak merah.
" Pak Alex". Ucap Lala dengan ramah.
" Silahkan masuk pak, anggap saja rumah sendiri". Ucapnya lagi mempersilahkan tamunya untuk duduk di sofa dengan cekikikan.
" Ada apa dengan kaki mu". Seru Daniel yang sudah berpakaian rapi.
" Mejanya ga liat jalan pak".
" Dasar ceroboh".
Tidak menyahuti ucapan Daniel Lala hanya bisa menirukan gerak mulut Daniel.
" Wah sepertinya ada yang menyiapkan sarapan istimewa pagi ini". Seru Alex .
" Silahkan pak ". Lala menyodorkan piring dengan tiga sandwich beserta susu cair dalam gelas .
" Jangan lupa obat mu di minum, jangan melakukan pekerjaan lain dan jangan pergi sebelum saya menyuruh nya ". Ucap Daniel tegas .
" Hmmm" . Ucap Lala sembari meneguk susu hingga tandas.
Alex tidak ikut campur mengenai ini , Alex cukup tahu diri bagaimana kondisi sekarang , ya Daniel sudah mulai tertarik Namum belum bisa mengakui.
Selesai sudah sarapan pagi walaupun dengan sedikit drama di dalamnya karena Lala yang selalu menjawab saat Daniel berbicara.
" Beristirahat lah dulu , kita berangkat sekarang". Pamit Alex dengan lembut .
" Ya pak, semangat kerjanya bareng pak tua yang kaku".Ucap Lala berbisik.
Alex tersenyum sebagai jawaban. Nampak Daniel sedikit tidak suka namun Alex pura-pura tidak tahu menahu.
" Saya pergi ". Ucap Daniel pelan tepat di belakang telinga sengaja Daniel sedikit menempelkan ukur hidungnya yang mancung.
Lala tak bergeming dengan mulut tertutup rapat namun matanya terbuka lebar.
Hembusan nafas hangat dengan aroma mint terasa begitu dekat.
Daniel menjauhkan wajahnya lalu tersenyum yang tidak bisa di artikan.
_________
__ADS_1
Haii sahabat Mama kecil jangan lupa dukung terus ya , mohon tinggalkan like di bawahnya 🤗.
Salam sayang 💌 semoga harimu menyenangkan 🥰.