
Keranjang terbuka , mereka keluar dengan senyum mengembang di bibir keduanya.
Menuruni 3 anak tangga yang akan membawanya ke atas permukaan tanah.
Dari arah depan sahabatnya berlari ke arah Lala dengan wajah bahagia tentunya.
" Uuuu, so sweet". Ucap Nanda dengan memeluk Lala tidak memperdulikan kehadiran Daniel di sana.
" Selamat ya ". Ucapnya lagi lalu melepas pelukannya.
Lala melirik sejenak ke arah belakang sahabatnya , lalu tersenyum nakal ke arah nya .
" Lo ga mau kalah rupanya ". Ucap Lala lalu tertawa bersama.
Mereka berjalan menuju arah parkiran , berhubung waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 mereka bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing.
Nanda bersama Irfan, Daniel dengan Lala tentunya dan Alex. Ya sudah menjadi nasibnya harus pulang pergi sendiri. Awalnya Alex ingin mengajak Allena namun dia sedang sakit , jadi tidak bisa ikut bergabung malam ini.
" Kau , carilah pasangan setelah ini". Ucap Daniel sembari menepuk pundak Alex lalu bibirnya menyunggingkan senyuman sombong.
Di rangkulannya tubuh kecil Lala lalu berjalan menuju mobil yang sudah menunggu di parkiran khusus.
Alex berdecih mendengar nasehat Daniel yang lebih terdengar mengejek.
" Cihh , dasar sekarang saja Lo udah punya pawang , dulu hah , hampir aja Lo di sebut punya kelainan karena sama sekali ogah deket sama lawan jenis dan siapa yang selalu di samping lo kalau bukan gue". Gerutu Alex sembari menendang ke arah udara.
di dalam mobil Daniel terus menggenggam tangan Lala, sesekali di ciumannya dengan penuh cinta.
" Fokus dong nyetir nya , entar kalau nabrak gimana". Ucap Lala sembari tersenyum geli dengan tingkah Daniel , baru kali ini Lala melihat sisi lain dari diri Daniel . Ya Lala akui Daniel sangat lah penyayang , bagaimana cara dia memperlakukan dirinya , sudah di pastikan untuk bagaimana kedepannya.
" Engg papa, aku masih fokus kok , kamu tenang aj sayang ". Ucapnya lagi lalu mencium. punggung tangan Lala lagi.Lala hanya menggeleng kan kepalanya , tidak ada lagi kata yang bisa Lala keluar kan , biarkan saja ini malah bagus , cinta pertamanya sangat manis .
Keheningan menyelimuti keduanya, masing-masing hanya tersenyum saat matanya saling bertatapan. Ya jatuh cinta memang kadang sebodoh itu . Mampu merubah semuanya seolah kini hanya ada mereka berdua, tidak perduli dimana sekarang mereka .
Bunga bermekaran di hati Lala , hati ya begitu girang , entah ini sebuah keajaiban dari mana pertemuan pertama yang tidak di sangka hingga bagaimana sikapnya saat bertemu , sungguh tidak pernah Lala kira kan.
Dddrrreee .
Ponsel Lala bergetar beberapa pesan masuk di layar monitor nya.
" Ibu" . Ucap Lala penuh semangat.
__ADS_1
" { Selamat ulang tahun anak Ibu dan Ayah .
Pajang umur dan sehat selalu ya nak , terima kasih sudah hadir di kehidupan Ayah dan Ibu , terima kasih sudah membuat hari Ibu dan Ayah lebih berwarna , sekarang kamu sudah besar tapi bagi Ibu kamu tetap menjadi Putri kecil Ibu.
Ibu dan Ayah Sanga menyayangi kamu nak Claudia Ayunda anak ibu dan Ayah , maafin kita ya sayang tidak bisa merayakan hari ulang tahun kamu , ibu dan ayah tiba-tiba ada urusan mendadak , apa anak ibu marah? } ".
"{ Tidak Bu Lala tidak marah makasih sudah menjadi orang tua yang luar biasa untuk Lala , Lala sayang Ibu dan Ayah}".
Pesan dari ibu membuatnya sedikit berkabut Lala membalas Pasan sembari menahan air yang hendak terjun di pelupuk matanya.
Daniel mengamati wajah gadisnya sembari memutar gagang kemudi Daniel mengusap pucuk kepala Lala dengan sayang.
" Kenapa menangis hmmm ?". Tanya Daniel penuh perhatian .
" Tidak , aku tidak menangis , aku bahagia makasih ya buat semuanya". Ucap Lala lalu sesegukan tanpa di duga.
Jalanan begitu lenggang namun Lala sedikit merasa ada yang salah.
" Kenapa kita lewat sini , ini kan bukan jalan ke apartemen ku?". Tanya Lala saat Daniel memutar setirnya .
" Ya , aku tau , sekarang kita akan tinggal bersama". Ucap Daniel dengan enteng tanpa menoleh dan tanpa persetujuan Lala.
" Hah , kenapa tidak memberi tahu dulu , bagaimana bisa". Ucap Lala mengusap sisa air mata lalu meremas rambutnya .
" Tapi kan setidaknya kau " .
" Tidak ada bantahan , kau cukup turuti saja . Ok ". Ucap Daniel yang memotong ucapan Lala tiba-tiba.
Lala mendengkus kesal , bibirnya maju 5 cm tanpa di sadari tentunya. Daniel menoleh ke arah Lala . Mobilnya terhenti lalu di lumatnya bibir Lala dengan lembut. Matanya membulat, ya Lala terkejut lalu tersesat jika dia melakukan kesalahan.
" Kau tau apa kesalahan mu". Ujar Daniel saat melepaskan pangutannya.
Lala menunduk dengan rona yang sudah menyala kepalanya mengangguk kecil dengan jemari yang saling meremas.
" Gadis pintar , ingat jangan kau tunjukkan wajah menggemaskan mu di hadapan siapapun ".
Lala hendak menjawab lagi namun kalah cepat dengan Daniel.
" Kecuali dengan ku". Ucap Daniel sembari menunjuk ke arah Lala.
Hhuuffff.
__ADS_1
Ya , hanya Hela nafas Lala yang terdengar tanpa ada bantahan lagi , percuma jika harus membantah dan berujung Daniel lah yang menjadi pemenangnya.
Daniel membuka seat belt di tubuhnya , lalu membuka pintu mobil.
Lala masih mematung dengan wajah sedikit di tekuk.
ceklek.
pintu kiri di buka , Lala tersadar lalu menoleh dengan wajah bingung.
" Hei nona , apa kau tidak ingin turun?''. Ucap Daniel sembari menunduk menyamakan tingginya dengan posisi duduk Lala.
" Ehehee, sorry". Ucap Lala lalu tersadar jika mereka sudah sampai di apartemen megah milik Daniel.
Daniel menggeleng lalu Tersenyum sembari tangannya kanannya ia taruh di atas pinggang.
Klunting.
Pesan masuk di ponsel Lala , sembari menunggu lift terbuka Lala membuka pesan masuk nya . Bibirnya sedikit terangkat saat membaca pesan dari sahabat nya.
Allena :{ Bagaimana hari ini , sorry gue engg bisa dateng lagi 🥺 }. Pesan Allena dengan emoticon sedih.
{ " Baik , udah ga usah sedih , makasih buat semuanya ya "} . Balas Lala
" { Lo tau , gue sekarang di Sandra sama kakak Lo 😪"} send . Pesan Lala lagi.
Allena :{ Tenang , kalau gue udah baikan , gue siap buat nyulik Lo lagi 🤣} .
" { Culik dedek bang 🤣"} .
Allena:{ Abang siap dek 🤣🤣} .
Keduanya berbalas pesan hingga pintu lift terbuka di lantai 20.
" { Gue udah nyampe , besok sambung lagi ya , Lo istirahat lagi gi , GWS beb}". Pesan terakhir Lala tanpa menunggu jawaban Allena.
Lala mengekor di belakang Daniel yang sudah mendahului nya. Di bukanya pintu dengan kartu akses ditangan Daniel.
>>>>>>>
🥰🥰
__ADS_1
Salam sayang 💌 semoga harimu menyenangkan 🥰 happy reading everyone 😘.