GADIS TENGIL MILIK CEO

GADIS TENGIL MILIK CEO
Akad


__ADS_3

Di part ini baca santai aja ya , maaf kalau masih banyak salah kata .


Mohon saran dan koreksinya bila ada salah alur atau kata-katanya.


Selera orang masing-masing dan mudah-mudahan tidak mengecewakan.


Happy reading everyone 🤗


____________


Lala duduk menghadap cermin besar , kini rambutnya sudah tertata rapi dengan sanggul berhias manik-manik di atasnya. Kebaya pengantin berwarna putih dengan lengan panjang melekat sempurna di tubuhnya .


" Cantik sekali Putri Ibu". Ucap Indah memeluk erat tubuh Lala dari belakang.


" Ibu". Ucap Lala menahan tangis .


" Ssttt , jangan menangis sayang , berbahagialah kau sudah dewasa sekarang". Ibu indah menggeleng Pelan sembari tersenyum haru.


Di peluknya erat putri kecil yang menjadi warna di dalam kehidupannya.


Di kecupannya ubun-ubun penuh sayang ia menangis dengan sembunyi lalu mengusap air yang luruh di pipinya.


'' Sudah , semua tamu termasuk calon suami mu sudah datang , apa kau sudah siap?". Ucap Indah lalu mencium pipi anak gadisnya.


" Iya Bu". Lala mengangguk lalu bangkit di bantu Nanda juga Ibunya.


" Berdo'a dulu La , semoga lancar acaranya". Nanda mengingatkan .


Lala mengangguk matanya terpejam ke dua tangan menggenggam erat masing-masing tangan ibu juga sahabat baiknya.


Di lantai bawah tepatnya di halaman belakang yang sudah di sulap menjadi taman indah dengan tiang yang berhias kain tipis, susunan bunga berjejer menghiasi hampir seluruhnya.


Daniel duduk di kursi yang berhadapan dengan Surya selaku wali dari calon istrinya yang bersebelahan dengan penghulu yang siap menuntun acara , di sampingnya terdapat kursi kosong yang nantinya akan di isi oleh Lala dan sisi kiri duduklah 2 pria sebagai saksi pria sebagai saksi dan di sisi kanan nampak beberapa orang fotografer sudah siap untuk menangkap gambar proses sakral tersebut.


Wajahnya nampak tenang namun jangan di tanya bagaimana perasaan saat ini , gelisah bercampur bahagia yang bergelut menjadi satu.


Tap tap tap.


Suara khas sepatu berhak berjalan dengan langkah kecil .


Lala berjalan dengan pelan bergandengan dengan ibu juga sahabat baiknya.


Kepalanya menunduk menikmati detak jantung yang semakin kuat seolah ia sendiri dapat mendengar nya.


Daniel juga juga tamu undangan yang menghadiri acara Sinta mengalihkan pandangan nya ke arah wanita cantik yang berjalan mendekat ke arah panggung kecil di depannya.


Siap menyerahkan hidup dan matinya untuk menjalankan niat baik bersama calon suami nya .


Daniel bangkit dari duduknya dengan segera seolah menyambut kedatangan bidadari di hadapannya , di tariknya kursi dengan sandaran tinggi berwarna putih berhias kain tipis berpadu dengan pita juga bunga cantik seolah menjadi singgah sana sang ratu pagi ini.

__ADS_1


Daniel menoleh mengembangkan senyumnya yang nampak bahagia , bibirnya tertutup rapat namun sorot matanya nampak memberikan isyarat kebahagiaan.


Lala membalas tersenyum wajahnya merona tertutup make up tipis di wajahnya , lalu tertunduk malu saat tatap matanya bertabrakan dengan pupil sang Ayah.


" Bisa kita mulai?". Ucap penghulu membuka suara.


Semua mengangguk , menunggu sang ayah menyerahkan Putri kesayangan sesuai instruksi pak penghulu.


Surya menatap lekat wajah tampan Daniel sesekali ia memejamkan matanya seolah sedang menyiapkan kalimat yang akan ia lontarkan.


" Nak Daniel saya selaku wali sekaligus ayah kandung dari Claudia Ayunda , wanita yang kau pilih menjadi pendamping hidup mu . Apa kau bersungguh sungguh dengan niat mu? ". Surya berucap dengan mantab.


" Kau tau , aku lah cinta pertamanya . Aku laki-laki pertama yang memberikan pelukan juga kasih sayang penuh dengan setulus hati . Apa kau sudah siap menggantikan posisi saya ? Apa kau sudah siap menerima semua kebaikan juga keburukan nya? Dan jika kau tidak mampu nantinya . Mohon kau kembalikan lagi dia tanpa sedikitpun rasa luka , tanpa setetes pun air mata . Jangan kau sakiti dia bahkan luka sedikitpun nantinya yang kau beri aku yang akan memberi mu hukuman ". Lagi Surya berucap dengan suara lembut namun penuh penekanan.


Lala menangis tersedu , air mata yang ia tahan sedari tadi luruh lantah tanpa permisi .


Menangis dengan nafas tersengal , kedua tangannya menggenggam erat , di ambilnya tissue agar tak membanjiri wajahnya namun sayang , air mata itu seolah keluar bak mata air.


Daniel melirik ke arah Lala sejenak , menghela nafas sejenak lalu kembali menatap Surya .


" Aku siap , aku akan bertanggung jawab atas semua yang ada di tubuhnya , dari ujung rambut hingga ujung kaki . Tidak ku biarkan sedikit pun ia terluka , dan nyawa ku yang akan menjadi taruhannya ". Ucap Daniel penuh ketegasan.


" Baik , bisa kita lanjutkan niatnya". Ucap pak penghulu begitu Surya menyampaikan pesan kepada Daniel.


Surya menjabat erat tangan Daniel di atas meja , matanya menatap lekat pupil berwarna biru milik calon menantu di depan nya.


Sejenak Surya menghela nafas .


Daniel menarik nafas dalam lalu menjawab .


" Saya terima nikah dan kawin Claudia Ayunda binti Surya Wardana dengan mas kawin tersebut tunai ". Dengan lantang Daniel menjawab dalam satu tarikan.


Bapak penghulu menoleh ke kiri dan kanan .


" Bagaimana para saksi _____ ? " . Ucapnya.


" Sah? "


" Sahh ".


" Sahhhhhhhh".


Ucap saksi juga tamu yang menyaksikan


" Allhamdulillah ".


Daniel melepas genggaman tangan pada Surya Lala mengangkat tangannya di barengi do'a oleh penghulu .


Acara akad nikah berjalan dengan lancar , do'a juga di berikan kepada mereka , lalu menandatangani surat-surat yang sudah di sediakan .

__ADS_1


Kini jari manis masing-masing sudah terpasang cincin kawin sebagai tanda.


Di letakkan telapak tangan Danial di atas kepala Lala sembari mengucap do'a lalu di kecupannya hangat dahi Lala dengan lembut cukup lama hingga.


" Sudah nanti kalian bisa lanjutkan di kamar ". Ucap penghulu sontak membuat semua tertawa bersama.


Selesai dengan surat-surat Lala bangkit dari duduknya di bantu Daniel yang kini sudah berubah status menjadi suaminya.


Berjalan mereka perlahan mendekat ke orang tua mereka.


" Ibu". Ucap Lala begitu ia meraih tangan Indah , air matanya sudah menggenang di pelupuk mata dan kini mengalir deras tanpa permisi.


" Jadilah istri yang shalihah nak , kini surga mu sudah berpindah , jangan kau membangkang ucapan nya , jangan kau keluar rumah tanpa seizinnya , berbahagialah bersamanya anak ku". Ucap indah lirih sembari terisak , di kecupannya sayang pipi Lala bergantian.


selesai bersalaman dengan Ayah ibu juga Mommy nya , kini Daniel tengah berjongkok sembari menggenggam tangan David.


" Dad ".


Ucap Daniel dengan lirih.


David menunduk dengan senyum lembut , wajah yang sudah menua kini tersenyum hangat sembari menggenggam erat tangan anaknya.


" Anak ku , kau sudah dewasa kini status mu juga sudah berganti , jaga lindungi dan bahagia kan lah istri mu , jangan kau sakiti dia , kau yang memilihnya kau meminta nya di saksikan oleh para malaikat jadi jangan sesekali kau mengingkari janji mu , tanggung jawab mu kini semakin bertambah , jadi tolong kau jaga kepercayaan orang tuanya juga aku sebagai orang tua mu ". Surya berucap sembari mengusap rambut Daniel.


" Hiduplah dalam kebahagiaan anak-anak ku , Daddy akan selalu mendo'akan kalian semua". Ucapnya lalu memeluk pundak anak laki-lakinya.


" Terima kasih Daddy , Daniel berjanji tidak akan mengingkari janji ku". Ucap Daniel lalu bangkit berdiri.


Ucapan demi ucapan selalu terdengar dengan senyum di bibir masing-masing Lala juga Daniel bersalaman pada sanak saudara yang memberi selamat .


" Selamat ya". Ucap Alex lalu memeluk Daniel.


" Jangan lupa janji mu dengan Mommy dan Daddy". Ucap Daniel menyunggingkan senyumnya.


" Kau jangan khawatir , aku sudah punya rencana". Alex tak kalah sengit.


" Cihh , sombong sekali ".


" Aku hanya belajar dari mu saja". Alex kembali menjawab.


" Haduhh , kalian ini kenapa ribut terus , kau lupa ini hari pernikahan mu". Ucap Anna menepuk punggung Daniel lalu menatap ke arah Alex.


" Segera kau kenalkan dengan Mommy atau Mommy yang akan menyelidiki nya". Ucap Anna sedikit mengancam.


Alex hanya memberi senyuman dengan sedikit menampakkan gigi putihnya.


_______


Tinggal part terakhir ya , semoga kalian suka 🤗

__ADS_1


Salam sayang 💌 semoga harimu menyenangkan 🥰


Salam sayang dari Mama kecil ❤️🥰


__ADS_2