
Rintik hujan membasahi bumi , hembusan angin terasa begitu menusuk , tirai gorden bergerak pelan seolah sedang di mainkan . Tepat pukul 11.50 Daniel yang baru saja keluar dari ruangan kerja di buat kelimpungan , pasalnya suara petir menggelar mengagetkan seluruh penghuni rumah . Daniel teringat Lala yang takut dengan suara kilatan cahaya langit malam pun bergegas meninggalkan ruangan .
Brak .
Suara pintu tertutup denan keras membuat David dan Alex terperangah , melihat bagaimana raut wajah panik Daniel yang tiba-tiba pergi dimana suara petir berbunyi.
" Astaga Daniel , kau mengejutkan Mommy ". Ucap Anna yang berpapasan dengan Daniel hendak menengok suami dan anak nya , pasalnya jam sudah menunjukkan tengah malam namun David belum kembali ke dalam kamar nya.
David keluar bersama Alex dengan rasa penasaran dan hampir menabrak istrinya.
" Astaga , kalian kenapa sih , jantung ku mau copot mas". Ucap Anna sembari memegangi dadanya.
" Maaf sayang , kita terburu-buru". Ucap David sembari mengusap lengan istrinya.
" Heii, kalian kenapa sih". Ucap Anna dengan berteriak .
" Aneh , tadi Daniel sekarang mereka juga ikut-ikutan ". Anna penasaran lalu berlari mengikuti arah suami dan anaknya pergi.
Disisi lain Lala sedang meringkuk , memeluk erat kedua kakinya , air mata mengalir deras sama seperti hujan yang sedang turun . Bibirnya terbungkam menahan rasa takut yang bercampur tangis .
" Ibuu, aayyah, Lala takut". Ucapnya sembari menutup matanya rapat-rapat.
" Daniel , kemana kamu". Ucap Lala mengingat dirinya ada di mansion utama milik Daniel.
Huhuuuu.
" Bagaimana ini , aku sangat takut". Ucap Lala lirih sembari memejamkan matanya rapat-rapat.
Ceklek.
Suara pintu terbuka , Daniel bergegas membuka pintu lalu masuk tanpa permisi . Dilihat nya raut wajah pucat Lala .Di rengkuh nya tubuh kecil Lala yang meringkuk di ujung ranjang tamu .
" Are you ok?". Ucap Daniel cepat lalu memeluk erat tubuh dingin Lala yang ketakutan.
Hikss hikkss .
" Aku takut Daniel , aku takut suara petir". Ucapnya lirih sembari memeluk tubuh Daniel dengan erat.
__ADS_1
" Sudah , kau sudah aman , ada aku di sini , maaf meninggalkan mu terlalu lama". Ucapnya degan wajah menyesal.
Dari luar pintu sudah berdiri David , Alex juga Anna yang menyaksikan adegan mengharukan.
Anna masuk dengan menerobos tubuh Alex yang menghalangi pandangannya.
" Astaga sayang , Tante melupakan mu , Tante kira kamu sudah pulang sedari tadi". Ucap Anna cemas melihat wajah cantik Lala yang memucat.
" Apa ini alasan Daniel tadi berlari terburu-buru Lex". Ucap David tida percaya.
" Iya , mungkin Daniel lupa jika dia kemari bersama Lala Dad ". Ucap Alex membenarkan ucapan Daddy nya.
Hujan semakin deras , suara gemuruh di atas langit semakin sering terdengar . Lala tidak melepas pelukannya di tubuh kekar Daniel seolah sedang mencari perlindungan . Di usap lembut punggung Lala sembari bersandar di sofa ruang keluarga .
Tidak kalah juga dengan Anna dan David yang saling memeluk di seberangnya sembari mengamati wajah takut calon menantunya.
Bagaimana dengan Alex ? Sudah menjadi nasib nya yang hanya mampu memandangi ke dua pasangan yang seolah sedang memamerkan kemesraannya.
Wajah Alex seketika murung , saat dia lagi-lagi hanya menjadi obat nyamuk.
Anna tersadar jika di antara mereka , Alex duduk sendirian dengan kedua tangan yang menempel pada pahanya .
Alex menegakkan kepalanya mengarah ke mommy Anna " Ya Mom '.
" Setelah ini , kau bawa juga calon menantu untuk Mommy dan Daddy".
" Lihatlah , disini cuma kamu yang tidak memiliki pasangan ". Ucap Anna tanpa beban.
Alex hanya melongo dengan ucapan Mommy nya , bisa-bisa dia di pojokkan .
Tawa semua yang berada di ruang keluarga.
Hufff.
Hela nafas Alex kasar.
" Alex usahakan Mom , tapi setelah kakak ku menikah ". Ucap Alex sembari menatap ke arah Daniel.
__ADS_1
" kau masih saja membawa nama ku". Ucap Daniel sinis.
" Sial , gue lagi yang jadi korban , haduhh ". Ucap ya dalam hati sembari memijit pangkal hidung nya.
Lala sudah terlihat tenang , hari pun semakin larut jam 1 malam tepatnya namun guyuran air dari langit masih setia membasahi bumi.
" Son , bawalah Lala ke kamar mu , kalian tidak mungkin bisa pulang , dan Lala juga tidak mungkin kita tinggalkan sendiri di kamar tamu". Ucap Anna memberi usul.
" Tapi Tan ". Ucap Lala ambigu lalu menatap ke arah Daniel meminta pendapat. Daniel terdiam dengan usulan Mommy .
" Sudah lah tidak apa-apa , Tante percaya dengan kalian , Tante tau bagaimana Daniel walaupun dia sering keluar masuk club tapi Tante yakin dia tidak akan merusak sesuatu yang berharga sebelum ia mendapatkan nya , apa lagi mengenai seseorang yang ia sayang , Tante yakin kalian bisa menjaga diri masing-masing ". Ucap Anna sembari tersenyum hangat , yang seolah tahu ke arah kerisauan Lala.
David juga tampak menyetujui pendapat istrinya , melihat kondisi Lala , tidak tega juga jika harus meninggalkan nya seorang diri.
" Kalian sudah besar , sudah bisa membedakan mana yang baik dan tidak". David mengimbuhi ucapan Anna.
Lala hanya mampu mengangguk kecil , ia juga tida yakin akan berani sendiri dengan kondisi cuaca yang mengerikan menurutnya.
" Ya sudah , kalian naiklah , sudah sangat larut".
Lala dan Daniel pun melangkah menuju lantai 3 dimana letak kamarnya yang tepat berada di lantai paling atas.
" Boy , apa kamu tidak ingin seperti kita, cepatlah carikan calon menantu untuk Mom and Dad, biar kamu tidak kesepian seperti sekarang ". Ucap Anna berdiri sembari menoel lengan Alex lalu pergi menaiki tangga.
" Mom , senang sekali kamu menggoda Alex, sudah Lex jangan kau dengarkan Mommy mu, tapi jika kamu membawa calon menantu dengan cepat , itu jauh lebih bagus". Ucap David lalu pergi menyusul istrinya dan meninggalkan Alex sendiri di ruang keluarga.
Alex hanya melongo menikmati setiap ledekan dari mereka , lalu menghempaskan bantal kecil di tangannya dengan kesal.
" Aarhh , apa-apaan ini , ". Kesal Alex lalu pergi menuju kamarnya.
Anna tahu Alex tidak akan marah , pasalnya sifat Alex yang suka bercanda , tidak seperti Daniel yang sedikit keras kepala , apa lagi jika harus di goda seperti tadi , sudah pasti dia akan mengamuk.
>>>>>
Hai 🤗,,
Salam hangat dari Mama kecil ❤️, jangan lupa like dan komen ya , biar makin semangat nulisnya 🥰
__ADS_1
salam sayang 💌 semoga harimu menyenangkan 🥰.
Muuuaahhhh😘😘