GADIS TENGIL MILIK CEO

GADIS TENGIL MILIK CEO
Kelembutan di balik tingkahnya


__ADS_3

Emak mau cerita dikit . Jujur ya , sebenarnya di bab atas , sedikit tidak setuju dengan kata-kata nya , karena tiba-tiba tulisan nya ilang 😭 dan harus ngulagin lagi 😭😭, semoga kalian tetep suka ya 🤧


________


Di ketuk pengeras suara di depannya , dengan suara lembut Lala pun mulai berbicara.


" Untuk sahabat ku yang disana, ini lagu untuk mu". Ucap Lala sembari menunjuk sopan ke arah meja di mana Nanda dan Alex berada.


Nanda yang mendengar suara Lala , langsung mendongak menatap mata sahabatnya.


Alunan musik mulai terdengar , suara dentingan piano memecah keramaian di dalam kafe , Lala mulai bernyanyi dengan tenang.


Andai aku bisa memutar waktu


Aku tak ingin mengenal mu


Mengapa ada pertemuan itu


Yabg membuat aku mencintaimu


Lirik demi lirik pun mulai di nyanyikan , bagai terhipnotis semua pengunjung menikmati suara lembut milik Lala , Nanda mulai terisak menikmati setiap lirik yang keluar dari mulut sahabatnya ,meratapi kejadian yang baru menimpanya . Alex yang berada di sebelahnya pun merasa iba , di ambilnya sapu tangan yang berada di saku jasnya lalu mengulurkan nya arah Nanda.


" Pakai ini" . Ucap Alex singkat.


" Terima kasih pak". Ucap Nanda pelan lalu mengusap air mata yang mengalir tanpa pamit .


Lagi ,, Lala melanjutkan liriknya. Dengan mata terpejam seolah sedang menikmati setiap kata yang ia ucapkan. Menikmati sakit dari lagu yang ia nyanyikan , hingga terasa begitu menyentuh di hatinya. Setiap kata yang ia keluarkan bagai nyata .


Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja

__ADS_1


Trus mengingat mu memikirkan mu


Semua tentang diri mu


Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja


Tak seperti kamu yang mampu tanpa ku


Bagaimana.


Riuh tepuk tangan terdengar saling bersahutan .


Nanda semakin terisak saat bait terakhir di nyanyikan . Dengan gerakan refleks di peluknya erat lengan Alex ,hingga tanpa sadar jas yang Alex kenakan pun basah dengan air matanya. Alex menepuk pundak Nanda dengan lembut , seolah sedang menenangkan . Lala pun tersenyum ke arah wajah cantik sahabatnya , dengan tatapan sayang Lala pun sedikit menambahkan kata-kata.


" Gwenchana,, mamkkeot ureo himdeuittaen , ureoyaji ". (" Tidak apa-apa , menangis lah sepuasnya saat mengalami kesulitan , kita harus menangis ") . Ucap Lala penuh perhatian.


" Gomawa Lala , salanghae". Ucap Nanda sembari rersedu.


Lala beranjak pergi dari atas podium , berjalan perlahan menuju sahabatnya lalu memeluk sayang . Daniel Menatap Lala penuh perhatian , hatinya semakin yakin dengan keputusan yang ia buat .


Di balik sikap Lala yang pecicilan namun disitulah terdapat kelembutan yang tidak bisa di artikan .


Di sodorkan nya gelas berisi jus buah berwarna merah di dalamnya , Lala menerima dengan senang hati lalu meneguk nya hingga setengah.


" bagaimana kamu tahu bahasa itu?". Tanya Daniel heran , pasalnya tidak sekalipun mendengar Lala berucap menggunakan bahasa asing.


Lala menatap Daniel dengan senyum manis.


" Dari oppa tampan yang sering Lala tonton". Ucap enteng Lala , sengaja menekan kata tampan karena masih kesal dengan Daniel.

__ADS_1


" Saya tidak kalah tampan , bahkan melebihi dia". Ucap Daniel sedikit tidak suka , saat gadisnya memuji pria lain.


" Pede sekali ". Ucap Lala menutupi kebenaran . Di akui , siapa yang tidak membenarkan bahwa Daniel tampan , bahkan hampir mendekati sempurna , namun kali ini Lala harus sedikit memberi pelajaran.


Daniel menatap ke arah Alex , sudah seperti peramal , sedikit kode dari Daniel Alex pun mengangguk tanda mengerti.


________


Mereka pulang dengan kendaraan terpisah , Lala yang menyadari sahabatnya sedang berduka , ia berinisiatif meminta bantuan Alex untuk mengantar Nanda pulang ke rumah , waktu pun sudah larut , tidak baik jika wanita pulang sendirian.


" Makasih waktunya la". Ucap Nanda sembari memeluk Lala dengan erat.


Senyum manis mengembang di wajah cantik Lala ,


Pertemuan malam ini di akhiri dengan tawa dari kedua wanita yang berada di luar kafe.


" Gue duluan ya ''. Ucap Lala berpamitan pada Nanda.


" Pak Alex , maaf merepotkan mu". Ucaap Nanda tidak enak , pasalnya tidak sekalipun ia pernah di antar laki-laki kecuali Abang dan mantan kekasihnya.


" Tidak masalah , mari". Ucap Alex lalu membuka pintu mobil depan untuk Nanda.


>>>>>>


Semoga kalian suka ya dengan ceritanya.


salam manis dari Mama kecil ❤️


semoga hari mu menyenangkan 🥰

__ADS_1


__ADS_2