
Emak mau cerita dikit . Jujur ya , sebenarnya di bab atas , sedikit tidak setuju dengan kata-kata nya , karena tiba-tiba tulisan nya ilang 😭 dan harus ngulagin lagi 😭😭, semoga kalian tetep suka ya 🤧
________
Di ketuk pengeras suara di depannya , dengan suara lembut Lala pun mulai berbicara.
" Untuk sahabat ku yang disana, ini lagu untuk mu". Ucap Lala sembari menunjuk sopan ke arah meja di mana Nanda dan Alex berada.
Nanda yang mendengar suara Lala , langsung mendongak menatap mata sahabatnya.
Alunan musik mulai terdengar , suara dentingan piano memecah keramaian di dalam kafe , Lala mulai bernyanyi dengan tenang.
Andai aku bisa memutar waktu
Aku tak ingin mengenal mu
Mengapa ada pertemuan itu
Yabg membuat aku mencintaimu
Lirik demi lirik pun mulai di nyanyikan , bagai terhipnotis semua pengunjung menikmati suara lembut milik Lala , Nanda mulai terisak menikmati setiap lirik yang keluar dari mulut sahabatnya ,meratapi kejadian yang baru menimpanya . Alex yang berada di sebelahnya pun merasa iba , di ambilnya sapu tangan yang berada di saku jasnya lalu mengulurkan nya arah Nanda.
" Pakai ini" . Ucap Alex singkat.
" Terima kasih pak". Ucap Nanda pelan lalu mengusap air mata yang mengalir tanpa pamit .
Lagi ,, Lala melanjutkan liriknya. Dengan mata terpejam seolah sedang menikmati setiap kata yang ia ucapkan. Menikmati sakit dari lagu yang ia nyanyikan , hingga terasa begitu menyentuh di hatinya. Setiap kata yang ia keluarkan bagai nyata .
Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja
__ADS_1
Trus mengingat mu memikirkan mu
Semua tentang diri mu
Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja
Tak seperti kamu yang mampu tanpa ku
Bagaimana.
Riuh tepuk tangan terdengar saling bersahutan .
Nanda semakin terisak saat bait terakhir di nyanyikan . Dengan gerakan refleks di peluknya erat lengan Alex ,hingga tanpa sadar jas yang Alex kenakan pun basah dengan air matanya. Alex menepuk pundak Nanda dengan lembut , seolah sedang menenangkan . Lala pun tersenyum ke arah wajah cantik sahabatnya , dengan tatapan sayang Lala pun sedikit menambahkan kata-kata.
" Gwenchana,, mamkkeot ureo himdeuittaen , ureoyaji ". (" Tidak apa-apa , menangis lah sepuasnya saat mengalami kesulitan , kita harus menangis ") . Ucap Lala penuh perhatian.
" Gomawa Lala , salanghae". Ucap Nanda sembari rersedu.
Lala beranjak pergi dari atas podium , berjalan perlahan menuju sahabatnya lalu memeluk sayang . Daniel Menatap Lala penuh perhatian , hatinya semakin yakin dengan keputusan yang ia buat .
Di balik sikap Lala yang pecicilan namun disitulah terdapat kelembutan yang tidak bisa di artikan .
Di sodorkan nya gelas berisi jus buah berwarna merah di dalamnya , Lala menerima dengan senang hati lalu meneguk nya hingga setengah.
" bagaimana kamu tahu bahasa itu?". Tanya Daniel heran , pasalnya tidak sekalipun mendengar Lala berucap menggunakan bahasa asing.
Lala menatap Daniel dengan senyum manis.
" Dari oppa tampan yang sering Lala tonton". Ucap enteng Lala , sengaja menekan kata tampan karena masih kesal dengan Daniel.
__ADS_1
" Saya tidak kalah tampan , bahkan melebihi dia". Ucap Daniel sedikit tidak suka , saat gadisnya memuji pria lain.
" Pede sekali ". Ucap Lala menutupi kebenaran . Di akui , siapa yang tidak membenarkan bahwa Daniel tampan , bahkan hampir mendekati sempurna , namun kali ini Lala harus sedikit memberi pelajaran.
Daniel menatap ke arah Alex , sudah seperti peramal , sedikit kode dari Daniel Alex pun mengangguk tanda mengerti.
________
Mereka pulang dengan kendaraan terpisah , Lala yang menyadari sahabatnya sedang berduka , ia berinisiatif meminta bantuan Alex untuk mengantar Nanda pulang ke rumah , waktu pun sudah larut , tidak baik jika wanita pulang sendirian.
" Makasih waktunya la". Ucap Nanda sembari memeluk Lala dengan erat.
Senyum manis mengembang di wajah cantik Lala ,
Pertemuan malam ini di akhiri dengan tawa dari kedua wanita yang berada di luar kafe.
" Gue duluan ya ''. Ucap Lala berpamitan pada Nanda.
" Pak Alex , maaf merepotkan mu". Ucaap Nanda tidak enak , pasalnya tidak sekalipun ia pernah di antar laki-laki kecuali Abang dan mantan kekasihnya.
" Tidak masalah , mari". Ucap Alex lalu membuka pintu mobil depan untuk Nanda.
>>>>>>
Semoga kalian suka ya dengan ceritanya.
salam manis dari Mama kecil ❤️
semoga hari mu menyenangkan 🥰
__ADS_1