
Justine membawa Almira ke salon yang kemarin, dia juga memilihkan beberapa dress untuk di pakai Almira.
"Kok nggak make up?" tanya Almira.
"Make up nya nanti saja, sekarang pilih dulu dress nya lalu treatment" jelas Justine.
"Oh." Almira mangut-mangut dan melihat 10 dress cantik di bawa pegawai salon.
"Oh dia mulai lagi!" batin Almira ingin berteriak.
Dia paling malas melakukan hal yang tidak di sukai nya, Almira biasanya memakai pakaian yang panjang-panjang tidak seksi-seksi seperti gaun yang di pilihkan Justine.
"Memang kalau hobby jajan ya selera baju nya juga pasti kerendahan" gerutu Almira pelan.
"Aku mendengar nya! cepat pilih jangan banyak bicara" tegas Justine menatap tajam Almira.
Huh..
"Baiklah tuan muda yang tampan dan berkharisma" Almira mengatakan nya dengan wajah di tekuk nya.
Membuat Justine langsung mengusap rambut nya.
"Ya aku memang tampan dan berkharisma, kau orang ke seribu dua ratus yang mengatakan nya" ucap Justine dengan wajah menyebalkan nya.
Almira mendengar itu ingin muntah karena Justine terlalu hobby memuja ketampanan nya, pun dengan pegawai salon yang terkikik geli berada di antara pasangan aneh ini.
"Cepat ganti atau aku akan menggantikan mu" kata Justine yang duduk di sofa dengan wajah menyebalkan nya.
"Nggak usah, aku bukan bayi yang di pakein baju sama engkong nya" sahut Almira lalu masuk ke dalam ruangan ganti.
"Apa tadi? dia bilang engkong siapa engkong? apa itu mantan pacar nya" gumam Justine melihat ke ruangan ganti di mana kaki Almira terlihat di bawah sana.
__ADS_1
Di dalam ruangan ganti Almira terus menggerutu, bagaimana tidak Justine memilihkan pakaian kurang bahan untuk nya.
"Oh dia memang penjahat ranjang, aku seperti tidak memakai baju" gumam Almira sambil mengganti dress yang menurutnya terlalu seksi karena tak memiliki tangan.
Satu jam berlalu, akhirnya Almira selesai mencari pakaian nya dan dia memilih baju yang lebih simpel kotak-kotak.
Justine sebenarnya tidak setuju dengan pilihan Almira, dia lebih suka dengan dress yang memperlihatkan bahu Almira karena menurutnya itu sangat cocok dengan tubuh Almira.
"Sudah jangan banyak komentar terus aku haus tau" kata Almira semakin berani.
"Kau semakin melunjak ya mentang-mentang di dukung Mam ku" sahut Justine sinis.
"Ya itu harus soalnya aku tidak boleh di tindas oleh mu" sahut Almira dengan wajah datar nya.
Lalu pegawai salon membawa dua gelas es jeruk, Almira meminum nya sampai habis karena dia memang sangat haus.
"Benar-benar kampungan" batin Justine.
Almira melihat minuman Justine yang belum di ambil, karena tak ada tanda-tanda Justine minum Almira pun mengambil dan meminum setengah nya.
"Aku pikir kamu nggak mau, ya udah minum aja bekas aku kan bentar lagi kita jadi suami istri" Almira menjawab dengan wajah menyebalkan nya.
Membuat Justine sangat kesal tentunya, dan Almira melihat Justine yang kesal hanya tersenyum dia merasa ini hiburan.
Lalu Almira pun melakukan beberapa treatment kecantikan nya, di mulai dari luluran, medi pedi dan lain nya Almira menikmati apa yang di suruh Justine untuk hal menyenangkan tubuh seperti ini.
Bahkan Almira sampai tertidur lelap saat tubuhnya di pijat oleh pegawai salon, untuk sejenak Almira bisa melupakan semua beban pikiran dalam dirinya.
Malam nya..
Justine membawa Almira ke acara party yang di adakan Cessy dan Harkew.
__ADS_1
"Aku tidak biasa dengan acara seperti ini" bisik Almira pada Justine.
Justine melirik Almira yang menurut nya sudah tidak terlihat Upik abu lagi.
"Aku sudah mempermak mu, setidaknya jangan buat aku malu atau aku tidak akan menikahi mu" ancam Justine membuat Almira menghembuskan nafas nya kasar.
Almira di bawa Justine ke keramaian, satu hal yang tidak di sukai Almira karena kebanyakan dari mereka menatap nya dengan wajah seolah mencari celah untuk menghina.
Justine mengenalkan Almira sebagai calon istrinya, tak hanya itu Justine yang ternyata sudah menyiapkan undangan juga memberikan undangan pada teman-teman nya.
"Apa, kenapa aku tidak tau dia sudah sejauh itu menyiapkan semuanya" batin Almira kaget melihat undangan yang di pegang teman-teman Justine.
Cessy melihat Justine dia meminta ijin pada Harkew untuk menyapa Almira.
"Jangan membuat dia kembali menyukai mu" kata Harkew mencium Cessy dengan santai.
"Haha, iya sayang dia akan menikah jangan cemburu lagi. oke" Cessy memegang tangan Harkew lalu melepaskan tangan Harkew.
Cessy mendekati Almira dan mengulurkan tangannya.
"Halo, aku Cessy" sapa Cessy ramah.
"Em aku Almira" balas Almira membalas jabatan tangan itu.
"Selamat untuk pernikahan kalian, semoga langgeng ya" ucap Cessy dengan senyuman nya yang manis.
"Terimakasih" Almira hanya tersenyum kikuk.
Almira dapat melihat perubahan raut wajah Justine yang agak berbeda, dia tau Cessy adalah mantan Justine tapi yang Almira bingungkan kenapa Cessy tak menyapa Justine jika hubungan mereka baik-baik saja.
"Apa dia wanita yang membuat Justine nakal, jika ia pantas saja Cessy sangat cantik dan juga seksi" batin Almira yang memang merasa kagum dengan kecantikan yang di miliki Cessy.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏