Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Si lebay


__ADS_3

Pagi harinya di kamar nya Mila merasa heran dengan David yang tiba-tiba di lamar nya, dan saat ini Mila sedang melihat cincin di jari manisnya.


"Oh aku benar-benar sudah menerima nya, tapi kenapa aku menerimanya" gumam Mila bingung.


Saat sedang melihat cincin nya tiba-tiba Mila mendengar suara orang jatuh, dia langsung keluar dari kamarnya.


"Astaga" Mila kaget melihat kekacauan di dapur.


"Aku sedang membuat kue" kata David langsung berdiri.


Mila tak bisa menahan tawa nya karena di wajah dan rambut David penuh dengan terigu putih.


David yang tau dia tertawakan langsung mengusap pipinya dan benar saja tepung terigu membuat wajahnya kotor.


"Kenapa tidak membangunkan ku, ayo aku bantu" Mila menarik tangan David untuk duduk.


David duduk dan Mila mengambil tisue basah untuk membersihkan tepung di wajah David.


David melihat Mila, wajah mereka begitu dekat yang membuat David bisa merasakan hembusan nafas panas Mila.


Tiba-tiba tangan David reflek memegang bagian pinggang Mila, membuat Mila menatap wajah David.


"Lepaskan" kata Mila tak nyaman.


"6 hari lagi kita menikah" kata David.


"Lalu aku harus menjadi murahan dengan membiarkan kamu sembarangan menyentuh ku? oh itu bukan aku David" tegas Mila sambil menatap David tajam.


Dan saat itulah David melepaskan tangan nya dari pinggang Mila.


"Jangan berpikiran aneh, aku hanya memegang pinggang mu agar kau tak jatuh" kata David berasalan.


Dan alasan tak masuk akal David tak di terima Mila yang kini berjalan ke arah tong sampah untuk membuang bekas tisue basah.


Setelah itu Mila mengambil sapu dan membereskan kekacauan yang di ciptakan David, David melihat Mila yang sedang menyapu dan dia melotot karena saat Mila membungkuk dia dengan jelas melihat bagian dada Mila yang menggantung.


"Astaga, squisy" gumam David yang langsung membuang wajahnya ke samping.

__ADS_1


Mila melirik David yang terlihat menghindari nya, dia mengerutkan keningnya aneh hingga Mila melihat mata ke bagian dada nya.


"Oh sial, jadi dia melihat dada ku" batin Mila menggerutu.


Mila langsung berdiri tegak, dia lupa memakai kembali br* nya karena saking buru-buru nya mendengar suara orang jatuh tadi.


Karena Weekend Mila akhirnya kembali ke kamar, dia berniat mandi sedangkan David dia tidak jadi membuat kue, tadinya dia mau membuat kue untuk mereka nikmati siang nanti.


Sedangkan di unit apartemen lain nampak Almira yang baru selesai mandi, Justine baru bangun dan terlihat kesal karena tidak bisa mandi bersama.


"Cepat mandi, aku tidak sabar melihat David" kata Almira.


"Malas" balas Justine dengan wajah bete nya.


Huh..


Almira menarik nafasnya panjang, heran kenapa dari sekian banyak pria dia malah memilih pria seperti ini.


"Untung sayang, huh" gumam Almira mengusap perutnya.


Almira keluar dari kamar nya dan melihat itu Justine melotot.


"Honey! aku mau mandi" kata Justine.


"Mandi saja sendiri, aku malas memandikan bayi gajah" balas Almira di luar kamar.


Justine mendengar itu terlihat kesal, dia bangkit dari tempat tidur nya dan ikut keluar dari kamar nya.


Justine mencari Almira ke dapur dan sesampai nya di dapur dia melihat istrinya yang sedang mengikat rambutnya.


"Jangan drama, mandi sendiri aku akan memasak sarapan" kata Almira tegas.


"Honey, tapi___"


"Tidak ada tapi-tapian, cepat mandi aku akan membuatkan sarapan enak untuk mu" balas Almira cepat.


Huh..

__ADS_1


"Baiklah tapi cium dulu" kata Justine.


"No, aku malas" balas Almira.


"Honey" Justine memelas.


"Baby seperti nya Mommy sudah bosan dengan Daddy mu, bagaimana kalau kita mencari Daddy baru? yang lebih baik dan tentunya tidak lebay seperti Daddy mu" ucap Almira sambil mengusap perutnya.


Justine mendengar ucapan istrinya jelas langsung melotot tajam.


"Jangan harap, baby kamu tidak akan mendapatkan Daddy baru" sahut Justine tegas.


"Dia mau" balas Almira.


"Tidak, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi, kau dan anak kita milik ku dan selamanya tetap milik ku!" sewot Justine lagi.


Almira memutar bola matanya malas, suaminya mulai lagi, tidak ada pilihan lain yang waras harus mengalah.


Dia mendekati Justine dan langsung mencium bibir suaminya.


"I love you, cepat mandi atau aku akan memotong belalai gajah mu!" ucap Almira menekan kata belalai gajah mu pada suaminya.


Glekk..


"Honey.."


"Aku serius, cepat pergi atau ini" Almira berjalan mengambil pisau.


Justine menelan ludahnya kasar melihat pisau, Almira memegang sosis dan pisau yang membuat Justine melihat itu bergedik ngeri.


Dan mau tak mau Justine langsung ke kamar nya dan mandi, sedangkan Almira dia melihat suaminya masuk kamar hanya menarik nafasnya kasar.


"Kuatkan hamba mu ini Tuhan" gumam Almira sambil memotong sosis menjadi beberapa bagian untuk di jadikan teman nasi goreng.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2