
"Oke, kamu juga ingat syarat ku aku minta satu bulan 1M, dan kita menikah hampir satu bulan jadi tinggal satu bulan lebih lagi kan?" Almira menjeda ucapan nya.
"Setelah menjadi janda aku akan menikah lagi dengan David, ya dia cukup baik dan juga pekerja keras aku rasa dia mampu membuat ku hamil di bandingkan Bos nya yang mesum tapi tidak bisa membuat istrinya hamil" lanjut Almira dengan wajah galak nya.
Mendengar ucapan Almira Justine mengeraskan rahang nya dan memberikan tatapan tajam pada Almira.
"Kau pikir kau siapa bisa melakukan itu padaku, hah!" geram Justine mendekati Almira.
Almira yang di dekati terlihat sangat santai, tidak ada ketakutan sedikit pun di wajah nya yang membuat Justine kesal.
"Kau tidak bisa menikah dengan David" tegas Justine.
"Bisa, kenapa tidak dia bahkan terlihat baik pada ku" ucap Almira lantang.
"Tidak bisa!" balas Justine.
"Bisa, jikapun tidak bisa maka aku akan melakukan hal serupa pada David, aku akan menjebak nya bermain ranjang panas dan jika kau mau Vidio nya kau bisa menonton" santai Almira yang semakin berani.
Justine yang mendengar itu sangat marah, dia langsung menarik Almira ke ranjang dan langsung mengungkung tubuh nya.
Almira berontak tapi jelas tenaga nya kalah jauh dengan Justine yang memilki postur tubuh yang lebih besar dari nya.
Justine membungkam bibir Almira dengan ciuman, tak hanya itu tangan nya bergerak liar menerobos kaos Almira.
Membuat pemilik tubuh yang di permainkan itu gelisah, apalagi satu tangan Justine mulai menarik C* ya.
Hemph..
"Bajingan" teriak Almira.
__ADS_1
"Terserah, tapi selama kau masih menjadi istriku kau mainan ku, termasuk tubuh mu yang tidak seberapa ini" Justine membuka paksa baju Almira.
"Kau berengsek" kesal Almira tak suka di paksa.
Justine tak mendengarkan dan masih melanjutkan apa yang saat ini dia lakukan, hingga tanpa terasa Almira sudah tak memakai apa-apa.
Tinggal Justine yang membuka semua pakaian nya, Almira melemparkan bantal dan guling tapi langsung di tangkap Justine.
"Diamlah atau aku akan bersikap kasar" kata Justine yang mulai naik ke tubuh Almira.
"Aku membenci mu" kesal Almira.
"Ya, aku tak perduli" balas Justine yang langsung mencumbu tubuh Almira.
Tak ada satu pun yang terlewat, Justine menikmati Almira dari atas sampai bawah hingga membuat Almira tidak bisa berhenti mendesaaah panjang.
Justine tersenyum melihat istrinya yang terus mendesaaah, dan hasrat nya juga semakin tinggi karena Almira yang terus mendesaaah.
Justine benar-benar menyerang Almira sampai habis, bahkan Almira sudah meringis pun Justine masih melakukan nya.
Hingga tiba pelepasan jugsine yang ketiga kalinya..
Justine berniat melepaskan diri agar cairan nya tak masuk ke milik istrinya, tapi Almira yang setengah sadar langsung menahan pinggang Justine dan mencium bibir Justine dengan ganas.
Hemphh..
Argg..
Justine mengereng dan mempercepat gerakan nya, Almira tersenyum menang karena jugsine untuk pertama kalinya membiarkan cairan itu masuk.
"Sial kenapa kau menahan ku" kesal Justine tak terima.
__ADS_1
"Menahan? siapa? aku bahkan sangat lemas" sewot Almira tak mau di salahkan.
Justine beranjak dari tubuh Almira dan pergi meninggalkan istrinya ke kamar mandi.
Almira yang di tinggalkan masih terbaring lemas tak berdaya di atas ranjang, senyuman masih terlihat di wajah cantiknya.
"Cepat hadir sayang, meski bapak mu yang narsis itu tidak mau kau hadir tau Ibu mau sekali memiliki malaikat kecil ibu" ucap Almira mengusap perutnya yang rata.
Malam semakin larut Almira menyelesaikan mengemasi barang-barang nya karena besok dia akan jalan-jalan ke luar negri.
Justine juga masih belum tidur, wajahnya masih di tekuk karena merasa di mainkan oleh Almira yang menahan nya hingga Justine mengeluarkan di dalam.
"Akhirnya beres juga" Almira menguap karena lelah.
Dua koper sudah dia siapkan yang isinya kebanyakan nya lingerie untuk honeymoon, itu sebenarnya perintah mertuanya agar selama di sana Almira bisa menggoda Justine.
Dan tentunya cepat-cepat memberikan mertuanya cucu, sebenarnya Almira menceritakan semuanya pada Mama Gina dan alhasil Mama Gina pun memberikan saran Almira untuk menahan pinggang Justine atau mencium Justine saat detik-detik pelepasan.
"Aku akan tidur, mau lagi nggak?" tanya Almira untuk pertama kalinya menawari.
"Tidak!" balas Justine singkat padat dan jelas.
Almira merebahkan tubuhnya di samping jugsine, dia menguap sekali lagi masa bodo dengan wajah di tekuk suaminya yang penting dia bisa hamil dan memiliki kehidupan enak.
Sedangkan Justine dia yang melihat Almira tidur nampak terlihat kesal, masih merasa kecolongan karena Almira membuatnya mengeluarkan di dalam, ya meski tak bisa Justine pungkiri rasanya sangat nikmat dan aduhai.
"Dia pasti punya rencana baru, awas saja lain kali aku tidak akan masuk ke jebakan nya lagi" gerutu Justine yang akhirnya memilih tidur dengan wajah yang masih kesal tentunya.
🌹
Ranjang terus perasaan🤣
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏