Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Musuh


__ADS_3

David di bawa ke rumah sakit karena dia terluka di bagian perutnya, Mila menunggu bersama Almira dia terlihat gelisah akan kondisi suaminya.


Justine juga ikut menemani istrinya, dia sedang menelpon pengacara nya.


"Pastikan dia harus mendekam lama di penjara" kata Justine pada pengacara nya.


"Baik tuan" balas pengacara Justine di sebrang telpon.


Setelah itu Justine mematikan panggilan nya, dia duduk di dekat istrinya.


"Bagaimana?" tanya Almira.


"Dia sudah di tangkap" balas Justine sambil mengusap perut istrinya.


Saat mengusap perut istrinya Justine merasakan gerakan kecil di perut istrinya, dia terhanyut dalam perasaan nya.


"Sebenarnya siapa pelaku nya?" tanya Almira kepo.


Justine pun langsung menjelaskan jika yang melakukan penusukan terhadap David itu adalah Jordan.


Jordan adalah mantan manager nya yang pernah di pecat secara tidak terhormat oleh Justine, dan seperti nya dia memiliki dendam pada Justine sehingga ingin mencelakai Almira.


"Jadi target nya aku?" tanya Almira lagi.


"Hem, dia sangat marah padaku mungkin karena itu dia menargetkan kamu, istri ku" jelas Justine lagi.


Almira mangut-mangut mendengar penjelasan suaminya, dia melirik Mila yang terlihat gelisah.


"Mila maaf suami kamu menjadi seperti ini karena aku" kata Almira meminta maaf.


"Tidak apa nona, David melakukan tugasnya. seharusnya saya yang melindungi nona tapi David mengorbankan dirinya" jelas Mila tak menyalahkan siapapun.


Dia malah merasa sedikit tertegun karena David membantu pekerjaan nya, andai dia sadar akan kejahatan yang mendekat mungkin Mila yang akan mengorbankan dirinya.


Setelah menunggu setengah jam lama nya dokter keluar dari UGD.


"Bagaimana kondisi suami saya dok?" tanya Mila.


"Kondisi pasien baik-baik saja, tusukan itu tidak sampai menembus organ dalam nya dan hanya sampai di bagian perut luar nya saja" jelas dokter menjelaskan.

__ADS_1


"Berapa jahitan dok?" tanya Justine.


"Hanya 8 jahitan" jawab dokter lagi.


Justine mendengar itu merinding, pernah di jahit di bagian kepalanya jelas dia tau rasanya dijahit.


"Kamu kenapa?" tanya Almira melirik suaminya.


Justin melihat istrinya dan menggelengkan kepalanya.


"Kita belum makan siang, ayo makan" ajak Justine tidak mau mengatakan jika dia takut mendengar kata jahit.


"Mila juga belum makan" Almira melirik Mila.


"Saya akan makan nanti, nona" balas Mila.


"Baiklah aku akan membawakan makanan untuk mu dan David" ucap Almira lagi.


Mila hanya mengangguk lalu Almira pun pergi bersama suaminya untuk makan.


Setelah Almira dan Justine pergi Mila pun melihat David yang sudah dipindahkan ke ruangan intensif.


"Kenapa kamu melakukan itu?" tanya Mila.


"Melakukan apa?" David melirik Mila.


"Kamu mengorbankan dirimu untuk menyelamatkan nona Almira, seharusnya aku yang melakukan itu bukan kamu" jelas Mila.


"Dan membiarkan kamu yang di tusuk?" tanya David.


"Memang itu yang harus terjadi, pekerjaanku menjaga nona Almira jadi seharusnya aku yang bisa menjaga keselamatan nona Almira" sahut Mila lagi.


David melihat Mila tangannya terulur untuk memegang tangan Mila.


"Aku suami mu, tentu saja aku akan melindungi mu karena kamu, dan jika kamu sakit yang ada aku tidak bisa meminta jatah malam ku" ucap David yang seketika membuat Mila melotot karena ucapan David nya.


"Jangan mengatakan itu nanti ada orang yang mendengar" kesal Mila menepis tangan David.


"Tidak ada orang di sini" balas David memegang tangan Mila lagi.

__ADS_1


"Ya, tapi ucapan mu terlalu horor" sewot Mila dengan wajah sebal nya.


David yang melihat itu hanya tersenyum, lalu dia meminta minum.


Tak lama kemudian datang Almira dan Justine yang membawa makanan untuk Mila dan David.


"Astaga honey sepertinya kita datang di waktu yang tidak tepat" kata Justine.


"Ya kamu benar honey, seharusnya tadi kita berjalan lambat saja karena kita mengganggu keromantisan pasangan pengantin baru itu" timpal Almira sambil tersenyum.


Mila dan David hanya diam tak mengerti apa yang diucapkan kedua bosnya itu, hingga keduanya sadar akan tangan keduanya yang saling bertautan tangan.


Segera Mila melepaskan pegangan tangan David, yang membuat Almira dan Justine tertawa melihat itu.


"Ini pesanan kalian, suapi suami mu Mil" kata Almira memberikan makanan yang di bawanya pada Mila.


Mila menerima nya, dan mengucapkan terimakasih dengan wajah nya yang terlihat merona karena malu.


Setelah itu Almira dan Justine memilih pulang karena mereka tidak mau mengganggu pendekatan antara Mila dan David.


Setelah beberapa menit bos nya pulang Mila pun akhirnya menyuapi David, tidak ada obrolan di antara keduanya hingga..


"Aku akan pulang sekarang" kata David sambil mengunyah.


"Tidak, kamu masih sakit" balas Mila tegas.


"Ini hanya luka ringan, dokter sudah menjelaskan jika luka ini akan mengering setelah 2 Minggu" jelas David.


Huh...


"Baiklah, kita pulang" balas Mila sambil ikut makan dan kembali menyuapi David lagi.


🌹


Yang belum mampir ke cerita baru author yuk mampir, ^^Skandal Hamil Anak Duda^^



Jangan lupa like coment and vote ya♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2