
Almira di ajak oleh Mama Gina, sedangkan Justine dia menunggu sambil menanti Papa Hans nonton bola.
"Sebenarnya apa yang Mam lakukan di kamar nya, kenapa lama sekali" kesal Justine.
"Wanita saat merumpi suka seperti itu, lama" balas Papa Hans.
"Harusnya Pap membawa Mam ke kamar, bukan malah menonton bola" kesal Justine.
Membuat Papa Hans melirik putra nya heran, karena Justine sangat tidak bisa diam memikirkan Almira yang bersama istrinya.
Dan..
Golll !
Papa Hans langsung bersorak kesenangan saat tim kesukaan nya mendapatkan satu poin.
Justine menghembuskan nafasnya kasar, dia yakin Mam nya pasti sedang merencanakan sesuatu.
Sedangkan di kamar Mam Gina nampak memperlihatkan koleksi barang-barang kesayangan nya, Almira sangat terpukau melihat semua itu.
"Kamu mau lihat keluarga kita?" tanya Mama Gina.
"Mau Mam" sahut Almira cepat.
Mama Gina tersenyum, dia mengambil album foto keluarga besar nya, dari generasi pertama keluarga Chris.
Almira melihat dari foto kakek buyut Justine yang wajahnya sangat mirip dengan Justine, dan Mam Gina memberitahu siapa-siapa saja nama di album keluarga nya.
Keluarga Justine sangat banyak anak kembar bahkan nenek buyut Justine pun kembar tiga, membuat Almira sangat kagum karena Justine memiliki banyak sepupu dari keluarga Chris.
"Apa mereka semua di Indonesia Mam?" tanya Almira.
"Tidak, kami keluarga Chris tidak selalu tinggal di negara sama, ada yang di Korea, Amerika, Swiss, new York dan banyak lagi" jelas Mama Gina.
__ADS_1
"Waw, aku sangat ingin ke Amerika. kata nya di sana ada titik terbesar pembuatan kapal pesiar" ucap Almira sangat specles.
"Ya itu benar, sepupu Mam juga tinggal di sana dan menikah dengan pengusaha kapal pesiar" balas Mama Gina.
"Waw, siapa? yang mana Mam?" tanya Almira sangat kepo.
Mama Gina melihat album nya, lalu dia menunjuk foto gadis sepupunya Diandra dan Diandini (anak Kai, cucu nya Syaka).
"Tante Diandra punya anak kembar juga, tapi salah satu anak nya di culik" jelas Mama Gina menjelaskan.
Almira hanya mangut-mangut, lalu Mam Gina kembali mengenalkan yang lain nya dan berapa anak dan cucunya.
Sangat banyak, bahkan sampai-sampai Almira bingung membedakan apalagi wajah mereka rata-rata mirip karena kebanyakan nya anak kembar.
Malam-malam Almira baru bisa keluar dari kamar Mama Gina, Papa Hans masuk dan melihat istrinya yang memeluk guling.
"Apa yang kalian bicarakan?" tanya Papa Hans.
"Justine marah besar" jelas Papa Hans.
Mama Gina mendengar itu hanya acuh, alasan sebenarnya bukan hanya ingin mengenalkan keluarga nya saja.
Tapi Mama Gina juga ingin Justine berhenti memperlakukan istrinya seperti kucing, yang benar saja Almira yang baru sembuh di paksa terus bercocok tanam, tidak dia tidak akan membiarkan menantu nya kelelahan melayani si mesum Justine.
Almira masuk dan langsung merebahkan tubuhnya di ranjang, tak melihat Justine malah membuat Almira merasa bebas dan nyaman.
Karena sangat mengantuk Almira pun memilih tidur, dan tak lama setelah Almira masuk ke alam mimpi nya Justine keluar dari kamar mandi.
"Ck, kapan dia masuk!" kesal Justine yang baru menyelesaikan kegilaan nya di kamar mandi.
Gara-gara Mam Gina Justine jadi harus berselancar dengan sabun di kamar mandi, dan itu benar-benar menyebalkan untuk seorang Justine.
Justine mendekati ranjang dan dia naik ke ranjang.
__ADS_1
"Kenapa aku baru sadar kalau dia cantik" gumam Justine yang menatap Almira yang tertidur meringkuk seperti ulat.
"Aku mau seafood" suara tidur Almira terdengar.
Justine terkekeh kecil mendengar apa yang di ucapkan istri nya saat tertidur.
Mau seafood?
"Aku akan membelikan seafood untuk mu, tapi layani aku dulu" kata Justine sambil mengusap kepala Almira.
Usapan itu sangat lembut, sehingga membuat Almira semakin merasa nyaman dalam tidurnya.
Justine yang mendengar suara Almira tertidur dengan pulas entah kenapa merasa tenang.
"Tidurlah, karena aku baik aku tidak akan meminta hak ku. tapi jika kamu ingin aku memeluk mu baiklah aku akan melakukan nya" ucap Justine berbaring dan menarik Almira ke pelukan nya.
Almira yang ada di pelukan Justine mengeliat kecil, membuat Justine menepuk pantat Almira pelan.
"Tidur kembali, aku sudah baik tidak membuat mu kelelahan malam ini" lanjut Justine sambil mengecup kening sang istri.
Tidak tau apa yang Justine rasakan saat ini, tapi Justine merasa jika dia bersama Almira hidup nya menjadi berbeda, dimana Almira sedikit-sedikit merubah kebiasaan nya bercinta dengan banyak wanita.
Justine melonggarkan pelukannya, dia menatap wajah cantik Almira yang sangat dekat.
Cup..
Justine mengecup bibir Almira singkat.
"Jangan geer, aku mengecup bibir mu agar kau bisa tidur nyenyak. bukan karena aku suka" ucap Justine yang bicara sendiri, tentunya dengan segala kenarsisa nya yang haqiqi.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1