
Rasa kecewa selalu Almira rasakan di saat percintaan di ranjang nya selesai, Justine benar-benar serius dengan ucapan nya waktu itu.
Justine tak pernah membuang di dalam, dia selalu mengeluarkan nya di luar atau menggunakan bantuan kondominium.
Jelas hal itu sangat menyakiti Almira, dia wanita dan saat di perlakukan seperti itu tentu Almira merasa tidak senang karena dia ingin memiliki anak dari Justine.
"Aku akan mandi" Justine bangkit setelah dia puas.
Meninggalkan Almira yang perlahan air matanya jatuh karena merasa di samakan seperti jalaang Justine lain nya.
"Kenapa rasanya sesakit ini" gumam Almira mengusap air mata nya.
Dia mencoba untuk tidak terlalu baper dengan situasi ini, tapi semakin Almira mengabaikan rasanya dia semakin merasa tersiksa.
Beberapa menit berlalu..
Justine keluar dan langsung berpakaian, Justine kembali sibuk dengan pekerjaan nya.
Almira bangkit dia memilih mandi, mencoba kembali melupakan perasaan sakit hati nya pada sang suami.
Setelah selesai mandi keduanya pun makan, Justine menyempatkan untuk makan dan selama makan Almira tak mengatakan sepatah kata pun.
"Kenapa dia" batin Justine bingung.
Dan saat hari sudah menjelang sore keduanya pun pulang, Almira kembali mendiamkan nya membuat Justine kebingungan.
Selama di mobil Almira hanya melihat keluar jendela, dan gengsi Justine pun sangat tinggi sehingga dia memilih ikut diam.
Hingga di pertengahan jalan Almira mengeluarkan suara nya.
"Berhenti" kata Almira.
"Why?" tanya Justine.
"Ya berhenti aja" balas Almira kekeh.
Justine akhirnya berhenti di pinggir jalan, dan Almira keluar untuk membeli es yang di jual menggunakan gerobak dorong.
__ADS_1
Almira membeli es dug-dug atau biasa di sebut juga es lilin hanya beda bentuk saja, tanpa menawari suaminya Almira memakan es itu dengan menggunakan sendok.
"Kenapa membeli makanan seperti itu, di depan sana ada es krim yang lebih sehat" kata Justine sambil menyalakan mesin mobilnya.
Dan mobil kembali melaju, Almira tak membalas pertanyaan Justine yang tak penting itu.
"Berapa harga nya?" tanya Justine lagi.
"Lima ribu" balas Almira singkat padat dan jelas.
Mendengar jawaban itu Justine menggelengkan kepalanya, entah terbuat dari apa bahan es krim itu sampai harga nya semurah itu, begitu pikirnya.
"Buang makanan itu" titah Justine mendadak berhenti.
"Nggak!" Almira menolak dengan tegas.
"Aku suami mu jadi cepat buang makanan tidak sehat itu" ucap Justine tak kalah tegas.
Membuat Almira melirik Justine dengan wajah menantang nya.
"Aku akan membuang paksa makanan itu, kau harus ingat kalau sekarang ini kau bukan rakyat jelata, kau sudah menikahi keturunan Chris yang kaya raya dan tampan, seharusnya kau bisa memilih makanan mana yang sehat dan mana yang tidak" kata Justine panjang kali lebar.
Tampan kaya, dan keturunan Chris.
Rasanya Almira ingin menyumpal mulut pedas Justine yang menghina makanan murah.
Tidak semua makanan murah terbuat dari bahan yang tidak sehat, ya mungkin untuk gizi tak sebanding dengan makanan yang di patok dengan harga mahal.
Tapi bukan berarti harga murah tidak memiliki kualitas, demi apapun Almira ingin mencincang mulut pedas suaminya.
"Habis" Almira dengan sengaja memakan nya langsung sampai habis, ya meski gigi nya agak ngilu.
"Ck, kau memang tidak bisa mendengarkan perkataan suami" kesal Justine yang kembali melajukan mobilnya lagi.
Almira tak mendengarkan dia memilih menyalakan musik di ponselnya di bandingkan mendengarkan ocehan suaminya yang tidak penting.
Dan sesampainya di apartemen Almira masih bersikap dingin pada Justine, sebenarnya Justine tak terlalu memikirkan masalah itu karena dia tau sifat istrinya memang agak menyebalkan mood nya.
__ADS_1
"Siapkan air hangat" titah Justine.
Almira melakukan nya tanpa banyak basa-basi, dan setelah menyiapkan air hangat Almira bermain ponsel di sofa.
"Siapkan baju nya" kata Justine yang baru masuk kamar.
"Ada di atas ranjang" balas Almira tanpa melirik suaminya.
Justine yang melihat Almira yang asyik bermain ponsel seketika memiliki pikiran untuk mengajak istrinya mandi bareng.
"Bagaimana kalau kita mandi bareng, bukan aku yang mau tapi aku tau kau lelah dan pasti malas mandi. aku menawari mu yang mungkin malu untuk di mandikan" ucap Justine dengan wajah percaya dirinya.
Almira menyimpan ponselnya dan melirik sinis ke arah suaminya.
"Tidak!" balas Almira singkat padat dan jelas.
"Tawaran ku hanya satu kali, tapi kalau tidak mau ya tidak apa" sahut Justine yang lain di mulut lain di hati.
Tentu nya ajakan mandi hanya alasan karena Justine baru melihat link video panas yang di kirimkan si mesum Harry.
"Tidak!" ucap Almira kekeh.
Hufh..
"Baiklah, aku mandi dulu jika mau mandi masuklah pintunya tidak di kunci" kata Justine lagi.
Dan setelah itu Justine pun langsung masuk ke kamar mandi.
Sedangkan Almira dia lanjut berselancar di akun sosial media nya untuk mencari ide usaha, dia merasa bosan tiap hari harus ikut ke kantor dan melayani suami mesum nya yang selalu bersikap seenaknya.
🌹
Satu kata untuk Justine 🤣
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1