
Malam ini Justine dan Almira pulang ke rumah Mama Gina dan Papa Hans, keduanya akan ikut makan malam.
"Selamat datang sayang" Mama Gina langsung memeluk Almira.
"Apa kabar Mam" tanya Almira basa-basi.
"Seperti yang kau lihat Mam sehat dan semakin cantik" balas Mama Gina sambil tersenyum.
Almira tersenyum kecil, tidak heran jika Justine memiliki sifat narsis terlalu tinggi, ternyata biang nya adalah Mam Gina yang juga suka memuji diri sendiri.
"Makin cantik dan makin tua" timpal Justine yang memeluk Mam nya.
Mam Gina memukul kepala Justine karena kesal di katai tua.
Pletuk !
"Mam!"
"Kau yang tua, dasar bandit tua tidak tau malu, Al jangan dengarkan suami mu bule mu ini memang harus di basmi otak nya, apalagi sifat mesum nya" ucap Mama Gina kesal.
"Enak saja, aku seperti ini ikut Mam tau" sewot Justine.
"Mana ada, jangan mimpi" ketus Mama Gina tak mau mengakui nya.
Bahkan Justine yang bule pun ikut gen nya, karena Papa Hans asli Indonesia bahkan kulit nya sawo matang.
Almira hanya tersenyum kecil melihat pertengkaran kecil antara ibu dan anak itu, dia suka situasi ini karena terasa sangat hangat.
Tapi yang Almira bingung kan adalah kenapa Justine yang terlahir di keluarga hangat bisa sampai terjerumus ke dalam se* bebas.
"Sudah, sudah sekarang kita makan. Almira pasti sudah sangat lapar" kata Papa Hans menengahi.
Justine melirik Almira yang diam saja, lalu dia menggandeng tangan Almira melewati Papa dan Mama nya.
__ADS_1
"Lihat Pap, yang romantis dong" Mama Gina tak mau kalah menggandeng tangan suaminya.
Tapi Papa Hans terlihat tak nyaman.
"Sudah tua Mam, ingat umur kita sudah hampir 60 tahun" kata Papa Hans mengingatkan.
"Enak aja 60, kamu aja Pap yang 60 tahun aku sih masih muda. masih 56 tahun" tegas Mama Gina.
Mam Gina menikah di usia 23 tahun, dan dia mengandung Justine di usia 26 tahun. lain dengan Papa Hans yang menikah di usia nya yang ke 30, itupun karena dijodohkan.
"Iya masih muda" tak mau memperpanjang masalah Papa Hans memilih mengalah.
Sesampainya di meja makan Mama Gina menyuruh bibi membantu nya menyiapkan makanan, Almira ikut membantu meski dia di larang oleh sang mertua karena tidak mau Almira kelelahan.
"Tidak apa Mam, aku sudah sehatan kok" balas Almira tak mau di perlakukan layak nya ratu.
"Ya sudah tapi bawa yang gampang-gampang aja, yang berat biar bibi aja" ucap Mama Gina dan Almira hanya mengangguk.
Justine melihat Mam Gina dan Almira yang membawa makanan ke meja, dia memperhatikan Almira yang bisa dengan mudah mendekati Mama nya.
"Lihat apa?" tanya Papa Hans.
"Apa sih Pap" Justine melirik Papa nya malas.
"Kamu pintar cari istri, Mam kamu suka kelihatan banget suka sama Almira" ucap Papa Hans lagi.
Justine tak menjawab, ya Almira memang berhasil mengambil hati keluarga nya bahkan di hari pertama Almira di kenalkan.
Tapi kenapa hal itu masih belum membuat Justine menyukai Almira, ya dia akui Almira sangat cantik bahkan jauh lebih cantik dari Cessy. tapi hal itu jelas tidak membuat Justine mudah jatuh hati.
"Mau apa lauk nya?" tanya Almira.
Bukk !
__ADS_1
Mama Gina memukul lengan Justine yang bengong.
"Di tanya malah bengong" kata Mama Gina.
"Udang asam manis" ucap Justine sambil melirik Mama nya sebal.
Almira mengambilkan makanan untuk Justine, dan saat akan mengambilkan lauk pauk untuk Papa Hans jutsine pun langsung bersuara.
"Duduk Al, Pap punya istri biarkan Mam saja yang mengambilkan makanan Pap" kata Justine tegas.
Membuat Papa Hans langsung melirik tajam ke arah Justine, tapi Justine nampak santai memakan makanan kesukaan nya.
Almira tidak mendengarkan larangan Justine, dia tetap mengambilkan makanan untuk Papa Hans dan Mama Gina, dan setelah itu mereka pun makan.
"Malam ini kamu nginep ya sayang" kata Mama Gina.
"Tidak, kami pulang" balas Justine cepat.
"Mam tidak bertanya pada mu bule, Mam bertanya pada mantu Mam yang cantik" sewot Mam Gina dengan wajah menyebalkan nya.
"Almira akan pulang bersama ku, iya kan sayang?" Justine melirik istrinya.
Almira yang di lirik terdiam, dia nampak berpikir sejenak.
Jika Almira pulang dia pasti harus menuruti keinginan Justine, melayani Justine sampai tubuhnya lemas tak berdaya.
"Iya Mam, aku nginep" balas Almira memilib jalan aman.
"Bagus, habis ini ikut Mam ya kita lihat-lihat koleksi barang kesukaan Mam sama foto-foto keluarga besar kita" jelas Mama Gina.
Almira hanya mengangguk setuju, membuat Justine sebal karena Mam nya selalu punya cara membuat nya tersiksa.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏