
David datang membawa makanan dan mereka pun akhirnya makan bersama di meja makan.
Mila juga ikut makan karena dia memang belum makan sejak siang, dan selama makan David terlihat curi-curi pandang ke arah Mila.
Almira melihat itu, dia nampak berpikir untuk mendekatkan keduanya.
Selesai makan Mila membantu Almira di dapur mencuci piring, sedangkan para lelaki duduk di sofa ruang tengah.
"Jadi kenapa pria itu mengejar mu?" tanya Almira masih kepo.
"Gue nggak bisa jelasin karena itu bukan urusan Lo" Mila menolak menjelaskan.
"Ya sudah kalau tidak mau ya aku juga tidak mau menerima mu numpang" balas Almira memberikan piring pada Mila untuk di cuci.
Mila menjatuhkan piring nya membuat Almira kaget.
"Kalau begitu aku akan pergi sekarang" Mila mencuci tangan nya.
"Stop, kamu lanjutin cuci piring nya enak aja habis makan langsung pergi" ketus Almira.
Mila akhirnya melanjutkan mencuci piring nya, Almira melihat Mila dari atas sampai bawah.
Dia nampak berpikir untuk membuat Mila bertahan bersama nya.
"Andi pasti senang kalau melihat orang yang mirip kakak nya, kenapa aku nggak bawa Mila ke Andi saja" batin Almira yang seketika mendapatkan ide.
Selesai cuci piring keduanya kembali ke ruang tengah, Almira melihat semua mata yang melihat ke arah nya.
"Kenapa?" tanya Almira.
"Dia tinggal di sini?" tanya Justine menatap istrinya.
Almira jelas langsung menggelengkan kepalanya.
"Mila akan menginap di apartemen David, bolehkan honey?" tanya Almira pada suaminya.
Justine melirik David yang syok dengan ucapan istrinya.
"Tidak!" tegas David.
__ADS_1
"Honey dia jomblo karatan, nanti yang ada arwah nya bangkit" kata Justine tak setuju.
"No honey, aku rasa apartemen David lebih bagus dari pada di sini Mila akan terganggu dengan kebiasaan kita" sahut Almira lagi.
Jelas Almira tidak sembarangan menyuruh Mila tinggal dengan David, Almira hanya tidak mau jika Mila tinggal di sini dia terganggu dengan suara desaahaaan mereka.
Almira tidak mau privasi nya dan sang suami di lihat orang, apalagi mereka selalu lupa mengunci pintu jika sudah bergairah.
Justine yang paham dengan apa yang di maksud kebiasaan kita langsung melirik David.
"Jangan so nolak, kau senang kan punya teman tidur" ketus Justine.
"Tidak sama sekali tuan" balas David agak kesal.
"Halah, so nolak" ucap Justine lagi.
David menghembuskan nafasnya kasar, dia menyesal karena menerima telpon Bos nya, harus nya tadi dia tidur saja dan tidak menghiraukan telpon dari Bos nya.
"Mila kamu pergi sama Om ini ya" titah Almira.
"Makasih, gue nggak akan lupain kebaikan lo" ucap Mila bangkit.
Mila melirik David yang nampak kesal.
David melongo mendengar ucapan Mila yang sangat tidak sopan itu.
"Aku kamu, bukan Lo gue" tegas David berdiri.
"Ya" Mila mengikuti kemana David pergi.
"Hati-hati Mila dia jomblo dan tidak kenal wanita" teriak Almira.
Dan David yang mendengar itu menggerutu kesal, dia akhir nya keluar dan masuk ke dalam lift karena apartemen nya ada di dua lantai Bos nya.
Mila hanya diam dan tidak mengatakan apa-apa, hingga terdengar suara David.
"Jangan geer, aku masih tidak memaafkan mu yang mengotori sepatu ku" tegas David.
Mila sontak melihat ke arah David.
__ADS_1
"Lo masih membahas itu? yang benar saja gue juga udah lupa" ucap Mila sambil keluar dari Lift.
Mereka memang pernah bertemu sebelumnya di bandara, dan saat itu kebetulan David dan Mila satu taksi.
David berjalan meninggalkan Mila, tentu Mila tidak diam dia mengikuti kemana David pergi hingga mereka sampai di apartemen David.
"Itu kamar kamu" tunjuk David pada kamar yang lebih kecil.
"Oke, meski kecil tapi nggak masalah" ucap Mila.
Mila pun pergi begitu saja tanpa berniat basa-basi pada David sang pemilik unit apartemen.
"Gadis itu, dia benar-benar tidak di ajari kesopanan" gerutu David sambil berjalan ke dapur.
Kebiasaan David sebelum tidur adalah minum susu hangat dulu, dan David langsung pergi untuk memanaskan susu untuk nya.
Sedangkan Mila dia langsung tidur di ranjang minimalis nya, entah kelelahan atau apa tapi Mila nampak tertidur dengan posisi yang tidak nyaman.
Pagi harinya..
David bangun pagi seperti biasanya, dia juga nampak sedang memanggang roti sambil memanaskan susu.
"Apa yang dia lakukan, apa dia belum bangun" gumam David sambil melihat jam yang sudah jam 5 lebih.
Dan David selalu bangun di pagi buta, terlihat sekarang David sudah rapih bahkan dia sekarang sedang sarapan di meja makan nya.
Mila bangun dan dengan rambut acak-acakan Mila keluar dari kamar, dia menguap dan saat keluar Mila melihat apartemen yang sangat asing.
Mila mencium bau roti panggang dia pun mengikuti bau nya hingga sampai di dapur dan melihat David yang sedang sarapan.
"Minta" ucap Mila ikut makan.
"Kau bisa sopan sedikit? kau di sini numpang setidaknya bersikap seperti orang numpang pada umum nya" kata David tak suka dengan sikap Mila.
"Oh, oke" Mila mengambil susu milik David dan meminum nya.
"Gue akan membereskan apartemen Lo, itu seimbang bukan?" ucap Mila.
David tak menjawab, dia melihat jam di tangan nya yang sudah menunjukan pukul 6 kurang 5 menit, David langsung pergi begitu saja meninggalkan Mila yang sedang makan roti panggang buatan David.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏