
Hari pernikahan tiba Almira nampak sudah cantik dengan balutan gaun nya, kemarin seharian dia melakukan treatment sebelum hari pernikahan.
Sayang sekali di hari pernikahan nya dia hanya sendirian tanpa keluarga ataupun teman, Livia satu-satunya teman dekatnya masih terbaring tak berdaya di rumah sakit.
Dan paman nya harus mendekam di penjara selama 5 tahun karena melakukan penusukan kepada Livia, sedangkan bibi Mona dia juga di penjara selama 2 tahun karena tidak mencegah penusukan.
"Tidak, aku tidak boleh sedih karena ini adalah awal dari kisah ku, aku akan memperjuangkan ini untuk masa depan ku" gumam Almira mencoba untuk tidak memikirkan hal-hal yang belum terjadi.
Tak lama kemudian Mama Gina masuk dengan senyuman nya.
"Waw, ayo cantik semuanya sudah menunggu kamu" ucap Mama Gina sambil melihat Almira.
"Hey ada apa?" Mama Gina memegang tangan Almira.
Almira yang menunduk menatap wajah calon mertuanya.
"Aku hanya sendiri_" Almira menjeda ucapan nya.
"Cup-cup tidak apa, jangan sedih setelah ini keluarga Justine adalah ke keluarga mu juga" jelas Mama Gina.
Almira memeluk tubuh mertuanya, dia merasa senang karena mendapatkan mertua yang baik hati seperti Mama Gina.
"Jangan sedih lagi, sekarang tatap masa depan mu Mam titip Justine pada mu jangan buat anak Mam jajan di luar ya" lanjut Mama Gina sambil mengusap punggung Almira.
"Iya Mam, aku akan membuat Justine menjadi pria baik" balas Almira sambil tersenyum.
"Bagus itu baru mantu Mam" Mama Gina membawa Almira keluar dari kamar hotel.
Keduanya berjalan ke pelaminan, dan sesampai nya Almira di buat gugup karena melihat banyak kamera yang tertuju pada nya.
__ADS_1
"Jangan tegang, keluarga kita sudah biasa masuk tv" bisik Mama Gina.
Almira hanya diam dan saat dia duduk di pelaminan Justine yang duduk di sebelahnya mengusap paha nya.
"Ternyata Upik abu cantik kalau di make over" bisik Justine meledek.
"Sekarang saja menghina, lihat nanti malam aku akan menghajar mu di ranjang" batin Almira melirik sinis Justine.
Akad pun di mulai Justine dengan satu tarikan nafasnya Justine yang belum pernah mengucapkan ijab kabul karena ini pernikahan pertamanya kini telah berhasil melafalkan nya.
Dan..
SAH!!
Beberapa orang yang menjadi saksi mengucapkan kata SAH bersamaan, membuat sudut Justine terangkat ke atas.
Almira mencium punggung tangan suaminya, tentunya itu adalah inisiatif dirinya sendiri.
Kini hubungan Justine dan Almira sudah Sah menjadi suami istri, status nya berubah dalam satu Minggu dan menjadi nyonya Justine Alexander.
"Kau senang bukan" bisik Justine.
Saat ini keduanya sedang duduk sambil menunggu makanan nya di bawakan pelayan.
"Hem sedikit" balas Almira matanya melihat ke tamu yang sedikit.
"Apa tamu nya tidak datang?" tanya Almira melirik Justine.
Justine yang mendengar pertanyaan istri nya merasa ingin tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
Dan Almira yang melihat wajah Justine yang menyebalkan mencubit paha suaminya.
"Sakit Upik abu" ringis Justine.
"Rasakan itu" ketus Almira kesal.
"Ck, aku lupa kalau aku memungut preman Upik abu" balas Justine sambil menatap tajam Almira.
"Ya preman Upik abu, rasakan saja jika nanti malam kamu tidak akan mendapatkan jatah" kata Almira ketus.
"Ya nanti malam memang tidak akan dapat jatah karena ada acara resepsi, tapi setelah resepsi selesai kau tidak akan bisa tidur sepanjang malam karena aku tidak akan membiarkan mu istirahat" tegas Justine dengan wajah dingin nya.
Glekk..
Almira menelan ludahnya kasar mendengar ucapan Justine.
Dalam kepalanya dia berpikir akan seperti apa permainan Justine setelah mereka Sah menjadi suami istri.
"Aku hampir lupa rasanya tapi yang jelas milik nya sangat besar" batin Almira yang hanya mengingat bentuk nya tanpa mengingat rasa nya.
Dari kejauhan Mama Gina dan suaminya nampak melihat ke arah Justine dan Almira, keduanya berharap pernikahan Justine dan Almira akan selamanya.
"Mereka cocok ya Pap" bisik Mama Gina.
"Hem, semoga saja ini bukan drama Justine yang mau perusahaan" balas Papa Hans.
"Drama atau tidak Justine tetap anak pertama kita, dia tetap pewarisan harta kita" balas Mama Gina lagi.
"Ya, tapi kalau dia tidak berubah aku tidak janji" sahut Papa Hans membuat Mama Gina kesal dan memukul tangan suaminya.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏