Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Kejujuran


__ADS_3

Keesokan harinya Justine pun mengajak Almira pulang karena takut Almira kabur-kaburan lagi.


David yang duduk tak jauh dari tempat Justine dan Almira sesekali melirik dengan wajah kesal, dia masih marah karena Bos nya membuat dia tidak tidur semalaman untuk mencari Almira dan kepolisian.


Sedangkan Bos nya? David yakini Bos bahlul nya itu mendapatkan kenikmatan ranjang sepanjang malam terlihat dari wajah mengantuk keduanya pasutri itu.


Huh..


"Lain kali aku harus bodo amat dengan perintah nya, ya harus" gumam David masih sangat kesal dengan apa yang dilakukan Justine padanya semalam.


Sedangkan Almira dan Justine selama di perjalanan memilih tidur karena mengantuk, tadi malam Justine menyerang Almira di malam dan di saat pagi hari yang membuat Almira begitu lelah.


Beberapa jam berlalu..


Mereka sampai di Indonesia dan di jemput supir.


"Tuan saya akan pulang saja" kata David memilih tidak masuk.


"Apartemen kita sama, kita pulang bersama saja" jawab Justine yang memeluk Almira.


"Saya ada urusan lain tuan" David memberikan alasan lagi.


Justine melihat David, lalu dia pun memilih mengangguk.


"Jalan pak" titah Justine.


Dan setelah mobil Justine menjauh saat itu David bisa bernafas lega, alasan David tak mau satu mobil tentu saja karena dia tidak mau di suruh-suruh oleh Justine.


David masih kesal dengan kejadian di Paris tadi malam, dan sekarang dia ingin menikmati cuti satu hari nya dengan tidur di hotel tentunya dengan menonaktifkan ponsel nya agar tidak di ganggu Bos menyebalkan nya.


"Saat nya menikmati hidup" gumam David sambil tersenyum lalu menghentikan taksi untuk mengantarkan nya ke hotel terdekat karena jujur saja saat ini David membutuhkan ketenangan.


Sesampainya di apartemen Almira langsung ke kamar nya untuk bersih-bersih, dan Justine yang mengetahui istrinya masuk ke kamar mandi tentu saja langsung ikut ke kamar mandi.


"Jangan lagi, aku cape" kata Almira tau akan akal busuk suaminya.

__ADS_1


"Siapa yang mau masuk gawang, aku hanya mau menggosok punggung kamu" balas Justine dengan wajah santainya.


Dan tentu saja Almira tidak percaya begitu saja dengan ucapan Justine yang kebanyakan modus nya.


Almira yakin jika suaminya yang mesum pasti memiliki niat terselebung di balik niat menggosok punggung nya.


"Aku tidak percaya" Almira melirik Justine dengan wajah penuh kecurigaan nya.


"Hey jangan menatap ku seperti itu, aku suami yang baik dan pengertian harus nya kau bangga memiliki suami seperti ku" Justine masuk begitu saja ke kamar mandi.


"Kalau begitu kamu saja yang mandi, aku nanti setelah kamu selesai" ucap Almira yang keluar.


Tapi jelas Justine tak membiarkan mangsanya kabur, Justine menangkap Almira dan menutup pintu kamar mandi.


"Aku akan memandikan mu" Justine menarik Almira ke pinggir bathub.


Mereka tidak akan berendam, Justine membuka pakaian Almira dan lanjut pakaian nya.


"Aku mau hamil" ucap Almira.


"Kenapa harus memiliki keturunan jika tidak sekalipun kita bisa bersama dan bahagia" Justine menjawab sambil melepaskan ciumannya.


Banyak kisah cinta orang miskin dan orang kaya, dan rata-rata nya mereka di campakkan karena tak bisa memberikan kesempatan keturunan.


Almira tidak mau bernasib sama, dia ingin hidup di sayang banyak orang apalagi Almira sudah merasakan kasih sayang dari Mama Gina dan keluarga Justine lainnya.


"Tapi tidak untuk ku, aku akan tetap mencintai mu jika kau tidak melahirkan sekalipun" jelas Justine sambil menatap Almira.


Almira menatap Justine dengan wajah kagetnya.


"Kamu mencintaiku?" tanya Almira mendengar kata cinta.


Jedar !


Hah ?

__ADS_1


Justine terlihat bingung, lebih tepatnya malu mengakui jika itu memang benar.


"Katakan jika kamu mencintaiku, dan kenapa kamu tak mau memiliki bayi dari ku" ucap Almira menatap wajah Justine penuh harap.


Huh..


"Ya kamu benar aku mencintai mu, tapi itu baru bukan dari lama" jelas Justine.


"Lalu masalah bayi kenapa?" tanya Almira menahan tangan Justine yang mulai nakal.


Justine mencium bibir Almira sebentar lalu menahan tengkuk Almira agar ciuman nya lebih dalam.


"Jawab" Almira mendorong Justine.


"Aku tidak mau kamu mati" teriak Justine akhirnya mengatakan alasan mengapa dia tidak mau memiliki anak.


"Aku tak akan mati karena melahirkan, kenapa kamu berpikiran seperti itu?" tanya Almira sedikit kaget.


Justine pun akhirnya menceritakan semuanya, cerita Mam nya yang kehilangan adik Justine karena penyakit.


"Aku tidak mau di suruh memilih diantara kalian, aku tidak bisa karena aku nyaman bersama mu dan aku mencintai mu" jelas Justine akhirnya mengatakan semuanya.


Almira bingung harus merasa bahagia atau apa, tapi dia tidak menyangka jika Justine memikirkan sampai sejauh itu akan keselamatan nya.


"Tapi aku mau punya anak dari mu" ucap Almira memeluk Justine.


Hingga Almira meraskaan tangan Justine yang sudah memegang intinya, jelas saja hal itu membuat Almira seketika tegang dan merasa geli.


"Dia mau masuk" ucap Justine mengarahkan milik nya.


"Baiklah, keluar di dalam ya" balas Almira mencium Justine


Dan setelah itu keduanya bermain panas di bawah guyuran shower, yang membuat Almira menyesal karena dia tidak buru-buru mengunci pintu saat masuk ke dalam kamar mandi tadi.


🌹

__ADS_1


Perasaan panas Mulu ya🤣


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2