Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Mencari Almira


__ADS_3

Justine dan David sedang di perjalanan ke restoran, Justine yang sangat kelaparan akan makan dulu sebelum liburan.


"Tuan apa tidak apa jika nona Almira menghilang?" tanya David entah kenapa dia merasa khawatir.


"Dia tidak menghilang, paling dia kabur karena aku membuat nya hampir tak berdaya" balas Justine acuh.


"Tapi tuan bagaimana jika__" ucap David terhenti karena suara Justine.


"Kenapa aku merasa kau sangat perhatian pada istri ku? jangan bilang kau suka gadis Upik abu itu" tuduh Justine menatap tajam David.


Mendengar tuduhan Bos nya David menggelengkan kepalanya, dia memang sempat hampir terpesona, tapi itu tak lama setelah dia sadar jika Almira akan menjadi milik Bos nya.


"Itu tidak mungkin tuan, saya tidak berani menyukai apa yang anda suka" jelas David.


"Siapa yang suka? aku suka dia yang benar saja" sewot Justine lagi.


David hanya tersenyum kecut, tidak suka tapi sampai melakukan hubungan se*s yang sangat ekstrim dan lama, apa itu masih bisa di katakan tidak suka.


"Dasar gengsian" batin David menggerutu.


Sesampainya di restoran Justine langsung makan bersama David, dia makan tanpa memikirkan apa Istri nya sudah makan atau belum.


Justine memang sangat acuh pada hal apapun, dia paling gengsian jika ketahuan perhatian pada orang lain.


Sekalipun Almira adalah istrinya, Justine sangat menjunjung tinggi dirinya, dia bahkan tak segan memuja ketampanan nya di kamar mandi.


Drett..


Justine mengintip ponselnya dan melihat nama Mam Gina dia langsung mematikan ponselnya.


"Tuan nyonya Gina menelpon" ucap David memberikan ponselnya.


"Jangan di angkat" tegas Justine.


"Terlambat, sudah di angkat" balas David dengan wajah menyebalkan nya.


Membuat Justine mengumpat kesal, dan terpaksa menerima telpon nya.


"Hal__"


"Kenapa telpon Mam tidak di angkat hah! dasar anak kurang garam" terdengar suara Mama Gina yang marah-marah di sebrang telpon.

__ADS_1


Justine mengusap telinga nya yang terasa sakit karena teriakan Mama Gina.


"Aku tidak mendengar suara telpon" Justine memberikan alasan.


"Halah jangan bohong, mana mantu Mam" suara Mama Gina masih dengan keras.


"Mam pelan-pelan, suara Mam membuat telingaku sakit tau" kesal Justine menjauhkan ponsel dari telinga nya.


"Almira mana?" tanya Mama Gina kali ini sudah tidak keras lagi suaranya.


"Dia pulang ke rumah nya" jelas Justine.


Membuat dia langsung mendapatkan semprotan kemarahan dari Mama Gina, dan Justine yang mendengar itu hanya menghela nafasnya kasar.


"Bukan salah ku kalau dia kabur" kata Justine kesal.


"Kau yang salah, Mam tidak ma tau kamu harus segara mencari Almira kalau tidak Tut*t mu akan benar-benar di cincang" ancam Mama Gina yang sekali lagi mengancam dengan hal menakutkan.


"Mam berhenti mengancam ku!" kesal Justine.


"Diam kau anak nakal, cepat cari istri mu lalu bawa Almira ke tempat yang sudah Mam siapkan, awas saja jika tidak" sahut Mama Gina lagi.


Dan Tut !


"Dasar nenek cerewet" gerutu Justine sambil menyimpan ponsel David.


David mengambil ponselnya sebelum ponselnya di banting sang Bos.


Justine menatap tajam ke arah David yang membuat David yakin jika dia akan mendapatkan masalah lagi.


"Cepat cari istri ku" titah Justine.


"Lalu bagaimana dengan anda? tuan." tanya David.


"Aku akan makan, kau pergi cari dia dan aku akan menunggu di hotel" jelas Justine santai.


David menghembuskan nafas nya kasar, sudah dia duga jika Bos nya hanya mau enak nya tanpa mau mendapatkan susah nya.


Melihat David pergi Justine melanjutkan makan nya, tapi selang beberapa menit setelah dia makan Justine mendapatkan panggilan telpon lagi.


Dan kali ini dari nomer tidak kenal.

__ADS_1


"Halo"


"Apa benar ini bersama bapak Justine suami dari ibu Almira?"


"Aku bukan bapak-bapak, seenaknya memanggilku bapak" seowt Justine.


"Maaf Pak, saya dari pihak rumah sakit ingin mengabarkan jika istri anda sedang melakukan operasi berat, mohon bapak segera ke rumah sakit karena ibu Almira bilang anda yang akan membayar tagihan nya"


Apa !


"Almira operasi apa?" tanya Justine kaget.


"Jangan-jangan dia operasi plastik, Cih pantas saja ngebet banget minta di nikahi" batin Justine.


"Tuan datang saja ke rumah sakit X, nanti akan di jelaskan di sini"


Tut !


"Apa yang di lakukan gadis itu, kenapa sampai melakukan operasi" gumam Justine bingung.


Justine pun langsung menelpon David, dan butuh 5 menit sampai David mengangkat telpon nya.


"Halo tuan?"


"Kau kemana saja, cepat jemput aku ke restoran" titah Justine tegas.


"Tapi tuan saya kan sedang mencari nona Al__" ucap David terhenti.


"Kau lambat, aku sudah tau dimana gadis Upik abu itu" kata Justine.


"Dimana?" tanya David.


"Kau banyak omong sekali, cepat ke restoran sebelum aku membuat mu kehilangan 20% gaji mu" tegas Justine lagi, dan setelah itu Justine mematikan panggilan nya sepihak.


Tut.


Justine membayar tagihan makanan nya, lalu bergegas ke rumah sakit X karena dia penasaran dengan apa yang terjadi pada Almira.


"Apa dia kecelakaan? atau mungkin dia bunuh diri? astaga kenapa gadis itu tidak sayang pada nyawa nya" lanjut Justine yang sedang menunggu David.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2