
Setelah selesai makan Mila langsung pergi ke kamar nya dan melihat itu David jelas ikut ke kamar Mila.
"Kamu mau apa?" tanya Mila karena David terus mengikuti nya.
"Tentu saja mengajak mu ke kamar" balas David singkat.
"Mengajak ke kamar? tapi wajahnya begitu sangat datar" batin Mila.
"Ayo" ajak David.
Mila mendengar ajak kan David melongo, dan melihat wajah datar itu.
"Aku harus berkemas dulu" Mila beralasan.
"Kamu bukan pindah rumah, hanya tidur di kamar berbeda" balas David lagi.
"Ya, tapi aku harus pakai skincare dulu" Mila terus memberikan alasan.
David menghela nafas nya panjang, lalu duduk di pinggir ranjang.
Mila melongo apa yang di lakukan David, merasa kesal karena David tak pergi dari kamar nya.
"Aku akan menunggu di sini" jelas David.
"Oke" Mila tak punya pilihan.
Dia langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci wajah nya.
Dan setelah selesai Mila duduk di kursi depan meja riasnya, dia memakai skincare tapi matanya sesekali melihat ke arah David yang duduk dengan wajah tenang nya itu.
"Ada apa dengan ku kenapa aku merasa menjadi salah tingkah seperti ini" batin Mila tiba-tiba merasa gelisah.
David yang menunggu akhir nya berdiri dan Mila yang melihat itu seketika menegang.
"Aku tunggu di luar" akhirnya David mengalah.
Mila hanya mengangguk dan lanjut memakai rangkaian skincare nya, dan setelah selesai Mila tak langsung keluar dari kamar nya.
Entah kenapa Mila merasa gelisah, padahal seharusnya dia biasa saja karena David dan dirinya hanya menikah untuk status saja.
David di dapur sedang memanaskan susu, dan setelah panas David membawa segelas susu itu ke kamar nya.
Ceklek..
David masuk dan tidak melihat Mila di sana, membuat dia yang baru meletakan gelas berisi susu hangat itu di nakas.
"Apa yang sedang di lakukan nya di dalam kamar, kenapa lama sekali" gumam David nampak kesal.
David berniat keluar untuk menjemput Mila tapi di saat dia membuka pintu di saat bersamaan juga Mila masuk.
__ADS_1
"Kenapa lam?" tanya David.
"Aku pipis dulu" balas Mila bohong.
Mila masuk dan David tiba-tiba menutup pintu membuat Mila kaget.
David berjalan melewati Mila dan mengambil susu hangat nya, dia meneguk susu itu sampai habis dan semua itu tak lolos dari pandangan Mila.
"Kenapa?" tanya David karena sadar akan tatapan Mila pada nya.
"Nggak" balas Mila menggelengkan kepala nya dan langsung tiduran di ranjang.
Mila menarik selimut hingga menutupi separuh tubuhnya, lalu melihat ke langit-langit dengan perasaan nya yang masih gelisah itu.
David melihat Mila dia duduk di pinggir ranjang dan membuka pakaian nya.
"Kamu mau ngapain?" tanya Mila karena David membuka pakaian nya.
"Kenapa?" tanya balik David.
"Pakai lagi baju mu, dan itu celana mu juga pake" kata Mila tegas.
"Kalau aku tak mau?" tanya David dengan alis terangkat sebelah ke atas.
Mila mendengar pertanyaan itu diam, tidak mungkin dia bilang kalau dia takut dan gugup.
David mematikan lampu nya yang seketika membuat Mila menjerit-jerit.
Aaaa !
"Kenapa lampunya di matikan!" Mila berteriak.
David menyalakan kembali lampu nya dan melirik Mila.
"Apa kamu mau kita bermain dengan lampu yang di nyalakan?" tanya David.
Main?
"Main apa?" tanya Mila.
David menaikan sebelah alisnya ke atas, tidak mungkin Mila sepolos itu sampai tidak paham dengan apa yang akan mereka lakukan di malam pertama mereka.
"Ini malam pertama kita, jika kamu lupa" ucap David masih dengan wajahnya yang datar.
Degg..
Jantung Mila berdebar kencang.
Malam pertama? apa itu tanda nya mereka akan..
__ADS_1
"Kamu mau apa?" Mila kaget karena David menyibakkan selimut nya.
"Tentu saja melakukan malam pertama" balas David sambil membalikkan badan Mila hingga menjadi berbaring.
"Apa tidak bisa besok saja?" Mila merasa belum siap.
Entahlah dia merasa takut padahal Mila sudah paham akan prosesnya, hanya saja dia masih takut.
"Tidak, aku tidak bisa menundanya karena aku ingin sekarang" balas David lagi.
Mila sangat takut apalagi saat David menarik celana nya tanpa basa-basi, benar-benar sangat tidak ada manisnya.
"Apa cara seperti ini untuk kamu meminta hak suami?" Mila kesal.
"Kau mau cara yang berbeda?" tanya David.
Dan Mila reflek mengangguk.
David melihat Mila lalu langsung menindih tubuh Mila, dan hal itu membuat Mila kaget karena David menahan pergerakan nya.
"Maksud ku bukan seperti ini" kata Mila menatap David dengan kesal.
"Kamu bisa romantis nggak sih!" lanjut Mila.
"Tidak, aku bukan tipe pria seperti itu" balas David yang langsung mendekatkan wajahnya dengan wajah Mila.
Hemph...
Belum sempat Mila berontak tapi David sudah membungkam mulut nya dengan ciuman, keduanya berciuman cukup lama hingga akhirnya..
"Kamu curang!" Mila mencoba berontak lagi.
"Ya, katakan lah apapun yang kamu mau dan aku akan tetap meminta hak ku" balas David lagi.
Dan David membuka pakaian Mila hingga hanya meninggalkan c* saja, Mila yang sudah terlanjur polos itu tidak bisa berontak lagi apalagi saat tangan nakal David sudah menyentuh bagian sensitif nya.
"Kamu memberi ijin kan?" tanya David tiba-tiba.
"Hem" balas Mila menggigit bibir bawahnya karena tangan David menarik c* nya dan di susul dengan gerakan tangan nya di bagian sensitif nya membuat Mila tidak bisa berkata apa-apa.
"Hem artinya iya kan?" tanya David lagi.
Hah!
"I-iya" Mila menahan bibirnya agar tidak mengeluarkan suara desaahan.
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya♥️🤗🙏
__ADS_1