
Acara resepsi pernikahan Om James sudah berlangsung dan Justine terus mengandeng tangan istri nya, lebih tepatnya Almira yang tidak mau melepaskan tangan Justine.
"Bisakah kau tidak terus memegang tanganku" bisik Justine pelan.
"Tidak bisa, aku harus memperlihatkan kepada semua orang bahwa kita adalah pasangan yang sangat romantis" balas Almira sambil tersenyum.
Justine melongo mendengar jawaban menyebalkan istrinya, yang benar saja ingin kelihatan romantis sampai membuat dia tidak nyaman.
"Ayo kita menyapa Om James" ajak Almira.
"Nanti saja, aku mau menemui Jord dan Luke" balas Justine.
"Ck, aku mau menyapa istri Om James, dia cantik" bisik Almira lagi.
"Ya sudah kau kesana sendiri, aku akan menemui Luke dan Jord" kekeh Justine.
Dan pada akhirnya keduanya berpencar, Justine meninggalkan Almira dan pergi mendekati kedua sepupu nya.
Sedangkan Almira dia terlihat tak nyaman saat ada beberapa orang melirik nya, bagaimana pun Almira masih mencoba untuk nyaman di pesta ini.
"Halo manis" sapa seorang pria mendekati Almira.
Almira yang mencari Viona dan mertuanya kaget melihat pria tampan yang seumuran dengan nya menyapa.
"Maaf aku sudah menikah" Almira mencoba menjauh.
"Kamu sudah menikah? usia kita sama seperti nya" ucap pria muda itu lagi.
"Hem aku 21 tahun" balas Almira sedikit tak nyaman.
"Aku 22 tahun, kau menikah di usia muda kenapa?" tanya pria itu, berbahasa Indonesia.
Maka dari itu Almira takut karena bisa saja pria di depan nya itu adalah rekan bisnis suaminya atau keluarga Chris yang dari Indonesia.
Almira mencoba menjauh hingga akhirnya dia tak sengaja menubruk seseorang dan membuat wanita yang di tubruk Almira jatuh.
"Help me!" teriak wanita itu.
Almira merasa bersalah dia berniat mendekati wanita itu tapi wanita itu menatap tajam Almira.
Wanita yang jatuh itu di tolong teman nya, dan Almira ingin meminta maaf tapi secara kasar langsung di dorong wanita itu.
__ADS_1
Brugkkk !
Almira terjatuh dan wanita itu tersenyum puas karena impas dengan apa yang terjadi padanya.
"Aduh bokong ku" Almira meringis sakit.
Pria muda itu kabur karena melihat tiga wanita yang berjalan dengan wajah galak nya, takut jika dia akan menjadi sasaran empuk ketiga wanita itu.
"Sorry" pria muda itu berjalan menjauh tapi langsung di jewer oleh Viona.
"Kau membuat ulah, bersiap di pukuli emak-emak" kata Viona.
"Hey kak aku tidak melakukan apapun" ucap pria itu tak mau di salahkan karena niatnya hanya menguji kesetiaan Almira yang menikahi sepupunya.
Sedangkan Almira dia berdiri tapi saat Almira membenarkan gaun nya di saat bersamaan wanita yang tadi di tubruk nya itu berniat memberikan pelajaran lagi pada Almira.
Tapi tangan nya yang memegang gelas berisi minuman itu di tahan seseorang.
"Berani nya kau mendorong mantu ku dan ingin memperlakukan nya dengan kasar hah!" Mam Gina menahan tangan wanita itu.
"Nyonya" wanita itu seketika gelagapan.
Terlihat jelas jika dia ketakutan apalagi setelah melihat dua wanita lain nya yang ada di belakang Almira.
"Seperti nya kau salah satu kolega suami ku, ahk siapa nama suami mu?" tanya Aunty Belgina.
"Nyonya, maaf kan teman saya" ucap wanita itu dengan bahasa Inggris.
"Tidak ada maaf, pergilah dan tinggalkan wajah kalian di bagian cctv agar aku bisa memastikan kalian bertiga mendapatkan hasil dari ketidaksiapan kalian" timpal Aunty Diandra.
Ketiga wanita itu menciut dan langsung bergegas meninggalkan Almira yang di bela ketiga istri pengusaha sukses itu.
"Kau tidak apa sayang?" tanya Aunty Diandra.
"Tidak Aunty, makasih" ucap Almira tersenyum.
"Kau cantik, jangan mau kalah dengan orang lain" kata aunty Diandra lagi.
Aunty Diandra memeluk Almira dan membuat Mam Gina merasa cemburu karena merasa di lupakan.
"Kau cemburu? astaga Gina kau sangat kekanakan" Aunty Belgina menyibakkan rambut panjang nya yang berwarna pirang.
__ADS_1
"Cih, so cantik" dengkus Mama Gina.
"Terserah aku, syirik aja anda" ketus Aunty Belgina.
Mam Gina melirik Almira yang nampak nyaman bersama sepupunya, matanya melihat ke semua sisi mencari keberadaan putra bule bahlul nya.
"Dasar jugsine bahlul, kemana dia sampai istrinya di tindas dia tidak tau" batin Mam Gina kesal.
Almira di ajak untuk bergabung dengan keluarga Justine yang lain nya, dan Almira merasa nyaman karena keluarga Chris sangat baik dan tidak mempermasalahkan nya yang dari kalangan bawah.
Sedangkan di tempat lain Justine sedang duduk dan dia melihat Harkew dan Cessy yang baru datang.
"Fokus kan pandangan mu" kata Luke.
"Ingat istri" timpal Jord.
"Siapa yang melihat nya, aku bahkan membenci nya" ketus Justine sambil mengadahkan pandangan mencari sosok istrinya.
Karena tak menemukan sang istri akhir nya Justine pun memilih pergi mencari Almira, hingga dia bertemu dengan Viona yang akan berdansa dengan Harry.
"Aku melihat istrimu" kata Harry.
"Dimana?" tanya Justine.
"Dia di dekati Mark, seperti nya Mark menyukai nya" Harry memanasi.
Bukk !
Viona memukul tangan Harry.
"Almira sedang bersama singa-singa galak, tadi dia di ganggu wanita-wanita rese dan di tolong singa" jelas Viona.
"Bersiaplah di serang singa, awww! " lanjut Viona menakut-nakuti sepupu nya.
Justine yang mendengar ucapan Viona seketika melirik ke meja dimana keluarga besar nya berkumpul.
Glekk..
Dia menelan ludahnya kasar melihat Almira yang tertawa di sana.
"Mati aku" batin Justine menyesal meninggalkan istrinya sendirian.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏