Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Isi kado


__ADS_3

Pagi harinya..


Almira bangun dengan tubuh yang terasa remuk, bagaimana tidak remuk Justine semalaman menghukum nya dengan permainan mereka yang hot.


Ya meski Almira menikmati tapi jika lama seperti tadi malam dia juga yang tersiksa, dan sekarang Almira merasa sangat malas bahkan hanya untuk ke kamar mandi sekali pun.


"Honey" panggil Almira.


"Hem" Justine hanya menjawab dengan deheuman.


"Honey, bangun" ucap Almira lagi.


Justine yang mengantuk masih tidur membuat Almira sebal dan memukul pantat suaminya dengan kesal.


"Astaga!" Justine membuka matanya karena kaget.


"Bantu aku untuk pipis" ucap Almira yang melihat Justine sudah bangun.


Justine mengucek matanya dan melihat istrinya yang terlihat kesal.


Huh..


Mau tak mau Justine akhirnya membawa tubuh istrinya ke kamar mandi.


Almira pipis dan setelah itu dia meminta Justine untuk menyalakan air di bathub karena dia ingin berendam.


"Apa aku boleh ikut?" tanya Justine matanya seketika cerah karena ingin mandi bersama.


"Tidak!" balas Almira singkat padat dan jelas.


"Honey aku tak akan memaksamu lagi, aku hanya ingin man__" ucap Justine terhenti karena Almira melotot padanya.

__ADS_1


"Huh.. baiklah, aku akan keluar tapi mandi nya cepat ya soalnya kita ke rumah Mom nanti siang" kata Justine lagi.


Almira hanya mengangguk lalu setelah memastikan suami omes nya pergi Almira pun akhirnya membuka satu persatu pakaian nya.


Merasakan air dingin Almira memejamkan mata nya, segar itu yang dia rasakan, untuk sesaat Almira memilih bersantai untuk sementara waktu.


Sedangkan di kamar nampak Justine duduk di tepi ranjang, dia menguap karena kantuknya memang belum sepenuhnya hilang.


Justine mengingat percintaan keduanya tadi malam, dia tersenyum karena telah membuat istrinya jera.


"Dia pasti jera dan tidak akan meninggalkan ku lagi, ya itu pasti secara aku hebat di ranjang dan juga tampan pastinya" gumam Justine seperti biasnya selalu menjunjung tinggi kepercayaan diri nya.


Justine tidak akan mempertanyakan kemana istrinya pergi selama 3 hari ini, selagi istrinya pulang Justine tak akan memperpanjang masalah nya dia hanya ingin Almira pulang dan menjadi wanita nya.


Dia sadar jika kepergian sang istri tercinta adalah karena kesalahannya sendiri, dan Justine berusaha untuk tidak membahas itu karena dia tidak mau berlarut-larut dalam masalah nya.


"Apa itu" gumam Justine melihat kado berukuran sangat kecil di meja dekat sofa.


Karena penasaran Justine akhirnya berjalan mendekati sofa, Justine memegang kado itu dan membuka isi dari kado tersebut.


Hingga tangan Justine memegang hasil USG dan saat itu lah Justine baru sadar akan apa yang sedang dia pegang.


"Al hamil? istriku hamil?" Justine begitu specles melihat dua garis merah di alat tes kehamilan.


Dan jangan lupakan hasil USG, wajahnya berkaca-kaca karena melihat titik kecil yang bisa di pastikan adalah calon buah hatinya yang ada di rahim istrinya.


"Honey!" teriak Justine.


"Honey yuhu" teriak Justine lagi.


Justine berdiri dan langsung berlari ke kamar mandi dengan terburu-buru..

__ADS_1


Brugkkk !


Karena tidak hati-hati Justine yang terlalu senang itu tergelicir dan jatuh dengan kepala nya membentur lantai.


Almira yang mendengar suara orang jatuh begitu keras langsung membuka matanya, dan alangkah terkejutnya dia melihat suaminya yang tergeletak di lantai.


Aaaaa !


"Tidak!" teriak Almira melihat darah yang berasal dari kepala Justine.


Keadaan Justine pingsan yang membuat Almira semakin panik, Almira keluar dari bathub dan bergegas membersihkan tubuhnya di shower.


Setelah itu Almira menutupi tubuhnya dengan kimono, Almira mencoba membangunkan suaminya tapi nihil Justine pingsan karena benturan di kepala nya.


Almira bergegas memakai pakaian nya kembali setelah itu baru dia menelpon David meminta pertolongan.


Satu jam berlalu..


Almira begitu terlihat panik karena Justine masih mendapatkan tindakan di dalam UGD.


Akibat macet di perjalanan mereka baru sampai beberapa menit yang lalu, dan Almira sangat khawatir akan kondisi sang suami.


"Nona tenang lah, ini minum dulu" kata Mila memberikan minum.


"Makasih" Almira menerima minuman itu, dan meminumnya sambil duduk.


Mila menenangkan Almira jika Justine akan baik-baik saja, tapi Almira yang melihat darah segar di kamar mandi jelas tidak bisa menahan diri untuk tidak khawatir.


David melihat Almira yang sedih bingung harus melakukan apa, lagi pula dia sangat heran kenapa Bos nya bisa jatuh di kamar mandi.


Justine bukan anak kecil bukan yang akan berlari saat masuk ke kamar mandi bukan? begitu pikir David yang berpikir.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2