
Justine keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggang nya, dan saat dia melihat ke ranjang Justine melotot melihat Almira yang sudah tidur.
"Apa-apaan dia, seenaknya tidur duluan ini kan malam pertama ehk malam kedua kita" ucap Justine terlihat kesal melihat Almira yang tidur.
Justine mendekati ranjang dan dia langsung duduk di samping Almira.
Justine berniat membangunkan Almira, tapi matanya malah tertuju pada botol obat di nakas.
"Obat apa ini" gumam Justine melihat obat itu.
"Sakit.." ringis Almira yang tertidur.
Justine menjatuhkan obat nya dan melirik Almira yang terlihat tidak nyaman dalam tidurnya.
Lama Justine melihat Almira lalu dia pun memilih memakai baju nya, setelah itu Justine merebahkan tubuhnya di samping istrinya.
"Apa dia sakit?" gumam Justine bertanya-tanya.
Tapi karena rasa empati nya kurang Justine pun memilih mengabaikan nya, Justine tertidur tanpa meminta hak nya yang harusnya dia dapatkan malam ini.
Pagi hatinya..
Almira terbangun dengan wajah yang pucat, akibat dari obat penahan rasa sakit ini membuat nya merasa lemas.
Saat Almira akan bangun sebuah kaki menindih perutnya yang sontak membuat Almira menjerit sakit.
"Sakit!" jerit Almira.
Justine membuka matanya dan melirik Almira yang pagi-pagi sudah menjerit.
"Kau berhutang malam kedua pada ku" kata Justine sambil menarik Almira ke pelukan nya.
Almira yang di tarik ke pelukan Justine mencoba berontak, dan Justine tak perduli dia tetap memeluk Almira.
"Katanya aku bukan tipe mu, tapi kenapa masih suka dengan tubuh ku" Almira menggerutu di pelukan Justine.
__ADS_1
"Tubuh mu memang bukan tipe ku, tapi aku suka milik mu yang sempit" sahut Justine tangan nya meraba tubuh istrinya.
Almira mengeliat karena Justine meraba tubuh nya, bahkan rabaan itu sampai di titik yang membuat Almira mengigit bibir bawahnya.
Sttt..
"Ini masih pagi" kata Almira menahan tangan Justine.
"Ya memang masih pagi, tapi apa perduli ku dengan semua itu, aku akan membuat mu pingsan" kata Justine yang terus memainkan tangan nya di bawah sana.
Tangan Justine bermain di bagian sensitif Almira, membuat mengeliat karena tak kuasa menahan rasa yang saat ini dia rasakan.
Ahkk..!
"Terus mendesaaah" titah Justine.
"Aku mo_hon ahk Justine" Almira menggelengkan kepalanya saat tangan Justine semakin gencar di bawah sana.
Justine tersenyum bangga karena dia merasakan Almira sudah kalah satu babak hanya dengan permainan tangan nya.
"Ya aku menang raja nya dalam hal ini" sahut Justine.
"Dan ini masih belum seberapa, aku masih bisa melakukan hal-hal yang lebih dari ini yang pastinya akan membuat mu terbang keenakan" lanjut Justine sambil menyibakkan selimutnya.
Dan Justine melongo melihat Almira yang ternyata hanya menggunakan lingerie, tau begitu dia akan melakukan nya dari semalam.
Justine membuka semua pakaian nya dan setelah polos dia langsung menindih tubuh Almira.
"Lingerie seksi yang bagus, ternyata kulit tubuh mu tidak buruk juga" Justine menatap wajah Almira.
"Mulut mu belum sikat gigi ya bau tau" celetuk Almira yang langsung mendapatkan pelototan dari Justine.
"Beraninya kau menghina seorang Justine, kau akan tau betapa hebat nya aku setelah aku mencampakkan mu" sungut Justine sangat kesal.
"Ya ya, itu tidak akan terjadi karena aku akan mengikat mu dengan anak" balas Almira asal.
__ADS_1
Almira bahkan tak memikirkan masalah anak, dia hanya fokus untuk Livia dan pengobatan nya.
Justine yang mendengar kata anak seketika ingin tertawa.
"Dengar ini baik-baik, aku seorang Justine tidak akan membuang benih ku di sembarang tempat, apalagi ladang Upik abu seperti mu, tidak akan" tegas Justine.
Dan ucapan Justine sangat menghina Almira, entah kenapa Almira merasa sakit hati meski dia tidak benar-benar menyukai Justine.
Justine membantu Almira membuka lingerie nya dan setelah itu dia langsung tancap gas menciumi tubuh Almira.
Di mulai dari bibir turun ke leher dan dada kecil Almira, Justine benar-benar menjadi si pemain handal untuk Almira yang pemula.
Desaaahan panjang terus keluar dari Almira, dia benar-benar tidak bisa menolak sentuhan Justine yang memabukkan.
Satu jam berlalu..
"Stop, aku lapar" kata Almira yang sudah lelah.
"Aku masih belum merasakan nya" balas Justine masih menambah ritme permainan nya.
Posisinya yang di bawah Justine membuat Almira bisa merasakan kenikmatan dan sakit yang berkali lipat.
"Aku mau di atas saja" kata Almira yang sudah tidak tahan dengan posisi nya yang di bawah.
"Baiklah, tapi goyangan harus lebih hot ya" sahut Justine sambil melepaskan penyatuan mereka.
Lalu Almira pun mengubah posisi nya di atas, dan dia melakukan apa yang pernah Almira lakukan, bahkan Almira merasa ini bukan dirinya.
"Masa bodoh, Justine suami ku aku dan dia sudah Sah jadi hal seperti ini tidak memalukan" batin Almira yang memimpin permainan panas nya.
🌹
Hot nggak sih🤣 aduh bumil🙈
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1