Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Tidak romantis


__ADS_3

David nampak masih melakukan percobaan menerobos gawang pertahanan Mila, dia berusaha untuk bermain santai dan pelan-pelan agar tidak membuat lawan nya kesakitan.


Mila di bawah Kungkungan David hanya bisa menggigit bibir nya, dan entah kenapa itu membuat David kurang meresapi permainan nya.


"Apa kau tidak mau bersuara?" tanya David memperlambat gerak nya.


"Tidak, ini bukan konser bernyanyi" balas Mila.


"Kamu yakin?" David menaikan sebelah alisnya ke atas.


"Seribu yakin" sahut Mila dengan wajah datarnya yang jelas-jelas terlihat menahan sakit.


David melihat Mila, lalu tangan nya meraba dua bulatan kenyal itu.


Grep..


Jleeb..


"Awww !" Mila menjerit karena David sudah berhasil masuk sepenuhnya.


"Ini masih permulaan" kata David masih mencoba pelan.


"Ya" balas Mila masih gengsi untuk mendesaah.


David yang kesal akhirnya mempercepat gerakan nya, tidak memberi celah untuk Mila bisa bernafas lega.


Mila di yang berada di bawah kungkungan David itu tidak bisa mengatakan seberapa sakit dan enaknya yang dia rasakan.


"Ahk"


Kata itu lolos begitu saja, David tersenyum kecil mendengar nya dan semakin bersemangat.


Mila terus mendesaaah karena David melakukan gerakan itu dengan cepat, hingga Mila merasa dia akan melepaskan pelepasan pertamanya.


Dia tidak menahan apapun dan begitu saja Mila merasakan pelepasan pertama nya, begitu enak dan yang terakhir dia merasa tubuhnya begitu lemas untuk beberapa saat.


Ahk..


Tidak, ini belum selesai David masih terus menghujamkan miliknya ke milik Mila, sehingga membuat Mila hanya bisa pasrah di buatnya.


Beberapa jam berlalu..


David yang sudah merasakan pelepasan kedua nya dengan jarak yang cukup jauh itu akhirnya berhenti.


Dia melepaskan dirinya dan menggulingkan tubuhnya ke samping Mila.


Hah..

__ADS_1


Deru nafas Mila begitu cepat, Mila benar-benar merasa berlari karena di kejar-kejar setan.


"Mau kemana?" tanya David melihat Mila yang duduk.


"Aku mau minum" kata Mila tanpa melirik David.


"Duduklah, aku akan mengambil air minum untuk mu" ucap David berdiri.


Dan saat David berjalan Mila membuang wajahnya nya ke samping karena melihat sesuatu yang menggelantung di sana.


Sial..


Pantas saja sakit, ternyata sangat besar.


"Sakit" ucap Mila meringis dan mengintip ke sana.


Mila melongo melihat darah virg*n nya yang ada di karpet, David benar-benar telah menjadikan istri sepenuhnya.


Lalu apa yang harus dia lakukan setelah ini.


"Apa setelah ini aku juga harus memulai mencintainya?" gumam Mila berbicara sendiri.


"Dia suami ku, tentu saja aku harus menyayangi nya bukan?" lanjut Mila sambil melihat ke arah pintu.


Dan tak lama kemudian pintu terbuka terlihat lah David yang berjalan membawa dua gelas berisi air minum.


"Ini untuk mu" David memberikan gelas satu nya lagi untuk Mila.


"Bisakah kamu memakai celana? milik mu membuat aku takut" kata Mila keceplosan.


"Kenapa? bukan kah kamu suka dia?" tanya David duduk di pinggir ranjang.


Suka?


"Yang benar saja, tidak!" ketus Mila.


"Ya sekarang kamu bisa bohong, tapi tadi kamu tidak bisa berbohong apalagi dengan desaaahan itu" sahut David santai.


Tapi berhasil membuat Mila malu, dia langsung menyimpan gelas kosong itu di nakas.


"Jangan bahas itu lagi, aku mengantuk" kata Mila tegas, lalu merebahkan tubuhnya di ranjang.


David tersenyum kecil melihat tingkah istrinya, dia langsung berjalan ke samping dan ikut merebahkan tubuh nya di ranjang yang sama.


Saat keduanya sama-sama menarik selimut kulit Mila dan David bersentuhan.


."Pakai celana mu" kata Mila.

__ADS_1


"Tidak, siapa tau nanti bangun tidur kita akan melakukan nya lagi" balas David santai.


Apa?


"Jangan mimpi" kata Mila ketus.


"Haha, Baiklah selamat malam dan tidur lah yang nyenyak" ucap David akhirnya.


Mila tak menjawab dia memilih memejamkan matanya dan perlahan tidur, David yang tak mendengar suara Mila lagi hanya diam.


Matanya melihat ke atap David tersenyum karena dia sudah berstatus menjadi suami dan kini dia sudah memiliki istri.


"Aku tidak berjanji untuk bisa mencintai mu dalam waktu dekat, tapi aku berjanji untuk selalu membahagiakan mu dan tidak akan membiarkan mu sedih selama bersamaku" ucap David sambil melirik Mila yang di samping nya.


Dan setelah itu David pun akhirnya ikut terlelap ke dalam mimpi indahnya.


Pagi hari nya David terbangun dengan Mila yang tidak ada di samping nya, dia bangkit dari ranjang dan saat mendengar suara gemercik air di kamar mandi David langsung masuk.


"Hey kenapa masuk?" Mila yang sedang berendam di dalam bathtub kaget.


"Yang harus bertanya itu aku, kenapa kamu mandi pagi-pagi sekali?" tanya David mendekati bathub.


"Tentu saja karena aku akan bekerja" sahut Mila sambil menaikkan sabun.


"Kita cuti untuk seminggu ke depan" jelas David.


Hah?


"Kenapa aku tidak di beritahu?" tanya Mila heran.


"Aku yang meminta cuti seminggu" sahut David santai.


"Kenapa?" tanya Mila lagi.


David diam dan melihat Mila yang sedang berendam.


Mila sadar akan tatapan aneh David padanya, dia menelan ludahnya kasar dan teringat akan kejadian tadi malam.


"Tentu saja karena aku ingin membuat anak, ayo" David menarik Mila dari air.


Membuat anak?


Mila akan mengeluarkan suaranya, tapi fokusnya teralihkan oleh benda panjang itu.


"Kenapa aku baru sadar kalau milik nya bertambah besar saat terangsang" batin Mila yang sedang mandi di bawah guyuran shower.


🌹

__ADS_1


Siang-siang panas gini enaknya makan rujak ya😁


Jangan lupa like coment and Vote ya ♥️🤗🙏


__ADS_2