Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Kedatangan calon mertua


__ADS_3

James nampak cemas sepanjang perjalanan nya, dia takut Mommy nya akan marah besar pada Lily.


Sekalipun James tidak akan membiarkan hal itu terjadi, tapi bagaimana pun Mommy nya adalah ibu nya, James tak akan bisa memilih jika harus memilih terlebih lagi dia dan Mommy nya baru saja menjalin komunikasi baik.


"Mom berjanjilah untuk tidak memarahi nya, dia masih terlalu muda dan tidak bisa di marahi" kata James mencoba mengambil hati Mommy nya.


"Bersisik, lihat saja nanti apa dia akan membuat aku marah atau tidak. dan kamu jangan harap Mommy akan mengampuni mu! kau benar-benar bersikap kekanakan" sewot Mommy Anissa kesal.


Huh..


Sekarang James malah semakin khawatir akan mental Lily mengahadapi Mommy nya, dulu saja dia memilih kabur karena Mommy nya memarahi Lidia habis-habisan dan James tak terima akan hal itu.


Mommy Annisa diam-diam melihat putra nya yang terlihat prustasi, dia senarnya kasihan tapi mengingat kelakuan putranya Mommy Annisa tidak bisa diam saja.


"Ini rumah nya?" tanya Mommy Annisa.


"Iya, Mommy tidak boleh berteriak" kata James memperingati.


"Terserah Mommy, kamu anak nakal jangan harap bisa Mommy ampuni" tegas Mommy Anissa berjalan ke teras rumah.


Mommy Annisa memencet bel, beberapa kali.


Di dalam kamar Lily mendengar suara bel mengerutkan keningnya aneh.


"Bukan nya Mas James nggak pulang?" gumam Lily.


Tadi Lily di beritahu bi Narti jika James menelpon nya, dan memberitahu jika dia tidak pulang.


"Tapi sepertinya nya itu Mas James, aku yakin apalagi dia kan sudah janji buat ajak aku ngedate" gumam Lily lagi.


Karena penasaran akan siapa yang memencet bel rumah Lily pun berjalan mendekati pintu.


Di luar Mommy Annisa terlihat kesal karena pintu nya tak kunjung ada yang membuka.


Ceklek..


"Mas!" Lily tersenyum melihat James yang datang.


Tanpa basa basi Lily langsung memeluk dan mencium pipi James.

__ADS_1


Membuat Mommy Annisa melongo melihat itu, kaget akan apa yang di lakukan Lily pada putranya.


"Ternyata dia agresif juga, pantas James yang sudah tua bisa cepat jatuh cinta lagi" batin Mommy Annisa.


Sedangkan James yang di peluk membalas pelukan itu, dan memberikan kode pada Mom nya untuk tidak bicara hal-hal aneh.


Ekhem !


"Apa kalian tidak malu memperlihatkan kemesraan pada ku?" tanya Mommy Annisa menatap James dan Lily.


Lily mendengar suara langsung melepaskan pelukan nya, dan melihat ke arah wanita tua di depan nya.


"Mas nenek ini siapa Mas?" tanya Lily pada James.


Nenek?


"Aku bukan nenek, aku Mommy nya James! jadi kamu yang namanya Lily?" Mommy Annisa melihat Lily dari atas sampai bawah.


Deg..


Jantung Lily serasa ingin berhenti saat itu juga saat tahu jika wanita tua di depan nya adalah Mommy James, yang berarti nenek dari putrinya.


James yang melihat situasi seperti ini memilih mengajak kedua wanita berbeda usia itu masuk, mereka duduk di sofa ruang tamu.


"Kenapa kau menyukai putraku?" tanya Mommy Annisa bertanya.


Lily ragu-ragu menjawab, dia melirik James dan hanya di balas dengan anggukan kecil.


"Itu karena aku nyaman, Mas James juga adalah Ayah dari putri ku" cicit Lily pelan.


"Ayah dari putri mu, dan juga mantan suami mu begitu?" Mommy Annisa menyahut.


Dan Lily hanya diam saat nama Xeni secara tidak langsung di bawa-bawa.


"Mom!" James yang diam saja akhirnya bersuara.


Tidak suka dengan ucapan Mommy nya yang seolah-olah menyudutkan Lily.


Mommy Annisa menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat Lily dan James.

__ADS_1


"Lily berapa usia mu?" tanya Mommy Annisa.


"20 tahun" bukan Lily tapi James yang menjawab.


"Aku bertanya pada dia, bukan pada mu bule!" kesal Mommy Annisa.


Membuat Lily semakin takut, dia semakin mengeratkan pegangan tangan nya dengan James.


"Lily, kau masih 20 tahun kenapa mau pada James yang tua?" tanya Mommy Annisa lagi.


"Mom, pertanyaan apa itu, Mom secara tidak langsung mengatai aku tua!" James yang tidak terima menjawab dengan wajah kesalnya.


Huh..


"Kau bisa diam tidak, pergi mandi sana biarkan Lily bersamaku aku akan bertanya pada nya" kata Mommy Annisa lagi.


James menggelengkan kepalanya, tidak akan membiarkan Lily di interogasi dengan pertanyaan Mommy nya yang terlalu keras.


Sejauh ini dia sudah memperjuangkan Lily bahkan menunggu masa idah Lily selesai meski satu bulan lagi, dan James tak akan melepaskan Lily karena dia mencintai Lily.


"Pergi atau Mommy tak akan merestui hubungan kalian!" ancam Mommy Annisa.


Hah?


"Maksud Mom?" James tak mengerti.


"Kau semakin tua ternyata semakin bodoh, cepat pergi atau Mom akan benar-benar tidak merestui kalian menikah!" ulang Mommy Annisa lagi kesal.


"Jadi Mom merestui hubungan aku dan Lily?" tanya James kaget dan senang.


"Ya tapi itu jika kau pergi, dan itu hanya berlaku satu kali" jelas Mommy Annisa.


James tersenyum dan melepaskan tangan Lily, lalu memeluk Mommy nya dengan erat.


"Terimakasih Mom, aku sangat bahagia" kata James sangat kesenangan.


Mommy Annisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan putra nya, dia melirik Lily yang melihat ke arah nya.


"Lihat kelakuan nya seperti ini, kau harus berpikir 1000 kali untuk menerima pria tua yang lebay ini" celetuk Mommy Annisa yang membuat senyuman James luntur.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2