Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Meminta di nikahi


__ADS_3

Saat ini Almira dengan keberanian nya mendatangi Perusahaan Crop Top Grup milik Justine, dengan berbekal tas yang berisi hasil visum dan kamera record nya Almira berani melangkah sampai ke dalam perusahaan besar itu.


Rasa takut nya hilang begitu saja, Almira baru saja kepolisian untuk mempercepat proses penahanan bibi dan paman nya, dan sekarang tugasnya hanya satu mencari uang untuk pengobatan Livia yang sedang kritis.


"Saya mau bertemu dengan tuan Justine Alexander" ucap Almira.


"Maaf apakah mbak sudah membuat janji?" tanya resepsionis.


"Belum, tapi saya tamu kehormatan nya dan ingin memberikan surprise pada nya" balas Almira berbohong.


Resepsionis itu terlihat sedang menelpon sekertaris, bagaimana pun dia harus melaporkan semua yang bersangkutan dengan CEO pada sekertaris.


"Di tunggu sebentar ya mbak, tuan muda sedang dalam perjalanan" jelas resepsionis lagi.


Almira mengangguk dan memilih duduk sembari menunggu kedatangan Justine.


Tangan nya bergetar karena Almira tau yang dia lakukan ini adalah terlalu berani, dia bahkan tak memikirkan konsekuensi apa yang akan dia dapatkan di akhir drama nya nanti.


"Tidak Al, ini adalah benar kamu memang harus melakukan semua ini, Livia membutuhkan mu dan kamu juga harus mengganti uang untuk sekolah adik Livia" batin Almira menegaskan hatinya untuk tidak takut apapun.


Almira tak memikirkan penyakit ginjal nya untuk saat ini, dia hanya ingin teman baik nya kembali sehat dan bisa tersenyum kembali.


Lagi pula sudah seharusnya Justine mau bertanggung jawab, Almira masih memiliki segel nya dan Justine yang mengambil nya harus mau menikahi nya.


Cukup lama Almira menunggu hingga akhirnya dia melihat seorang Justine, tak banyak berpikir Almira langsung mendekati Justine.

__ADS_1


"Aku akan menangih bayaran ku" kata Almira to the poin, dan menghalangi jalan Justine.


Justine di hadapkan dengan gadis yang meminta bayaran nya tentu saja hanya acuh, dia sudah terbiasa menghadapi situasi ini.


Melihat Justine yang pergi begitu saja jelas Almira tidak terima, dia berlari dan ikut masuk ke dalam lift dimana Justine berada.


"Hey kau siapa berani-berani nya masuk ke dalam lift CEO!" Justine menatap tajam pada Almira.


"Kau harus bertanggung jawab" kata Almira membalas tatapan tajam Justine.


"****, David sialan kenapa dia tidak membayar wanita jala*g ini, jangan-jangan dia korupsi" batin Justine kesal.


Pintu Lift terbuka Justine langsung keluar dari lift dan berjalan ke arah ruangan nya, tentunya dengan di ikuti Almira.


"Aku bisa melihat kota di ruangan ini, Astaga ini benar-benar indah" batin Almira melongo melihat kaca besar yang memperlihatkan kota.


"Nora sekali, dia pasti rakyat jelata yang tidak biasa melihat kemewahan" batin Justine melihat Almira dari atas sampai bawah.


"Berapa aku harus membayar mu?" tanya Justine yang membuat Almira tersadar dari lamunan nya.


Justine paling tidak suka ada yang menganggu nya bahkan sampai ke perusahaan nya, dan untuk uang dia tak masalah membayar wanita itu karena menurut nya mungkin dia sudah memakai jasa pelayanan nya.


Almira melihat Justine lalu dia memberikan hasil visum dokter pada Justine, Justine melihat itu dan membuang nya sembarangan.


"Oh kau virgi* kemarin, kau nakal dan buas berapa harga mu?" tanya Justine mengeluarkan cek nya dan bersiap mengisi sejumlah nominal uang.

__ADS_1


"Aku tidak mau uang" tolak Almira.


Yang seketika membuat Justine melirik Almira, lalu dia menyisir rambutnya dengan tangan nya.


"Ahk aku tau kau pasti fans ku kan, aku tau aku tampan tapi percayalah aku tak suka gratisan, jadi berapa aku harus membayar mu" tanya Justine sekali lagi.


Almira melongo mendengar penuturan pria di depan nya, ini kali pertama dia melihat seorang pria dengan tingkat kepedean yang sangat tinggi seperti itu.


"Katakan saja jangan malu-malu, lagi pula aku tau ketampanan ku ini bisa membuat seseorang menjadi tergila-gila, itu sudah biasa aku lihat" lanjut Justine yang hampir saja membuat Almira jantungan.


"Apa-apaan ini, kenapa aku merasa salah kalau aku menghabiskan malam pertama ku untuk pria narsis itu" batin Almira tiba-tiba merasa merinding.


"Maaf tuan tapi saya bukan fans anda, saya tidak mau di bayar dengan uang karena saya ingin anda menikahi saya, hanya itu" ucap Almira dengan wajah tenang nya.


What !


"Apa aku tidak salah dengar? seorang Justine yang tampan dan kaya raya harus menikahi gadis miskin yang pakaian nya lusuh seperti mu? hah! omong kosong apa yang kau mainkan gadis kecil!" Justine memberikan tatapan tajam nya pada Almira.


"Kenapa? bukan kah kau sudah mengambil kesucian ku jadi sudah seharusnya kau bertanggung jawab tuan muda yang terhormat" jawab Almira dengan lantang.


Dia tidak perduli dengan kegilaan nya saat ini, tapi yang jelas Almira akan membuat Justine menikahi nya.


🌹


jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2