
"Jangan macam-macam" bisik Almira di telinga suaminya karena Madina masuk ruangan nya.
"Iya" balas Justine yang membenarkan pakaian nya.
Madina memberikan map berisi berkas yang harus di tandatangani Bos nya, dia duduk sambil menunggu.
Ekhem !
Suara deheuman terdengar, siapa lagi kalau bukan Almira yang melakukan nya.
"Sudah tuan?" tanya Madina.
"Hem" balas Justine.
Madina mengambil map berisi berkas penting nya lalu berdiri, dan saat sedang berjalan langkah nya di hentikan oleh suara istri Bos nya.
"Lain kali pake baju nya yang lebih sopan lagi ya, jangan yang kebuka kaya gitu" ucap Almira dengan wajah nya yang terlihat sinis.
"Iya nona" Madina menjawab dengan nada cetusnya, lalu keluar dari ruangan CEO.
Almira melihat Medina hanya geleng-geleng kepala, lalu mendekati suaminya.
"Berdiri nggak?" tanya Almira melihat ke bagian sensitif suaminya.
Justine melihat ke bawah dan dia mengacungkan jempol nya ke atas pertanda aman.
Huh..
"Akhirnya dia ingsyaf" gumam Almira tersenyum.
Dan dengan santai Almira mencium Justine yang membuat paha Almira bergesekan dengan bagian sensitif Justine.
"Jangan di__" ucap Justine terhenti.
"Muach" Almira melepaskan ciuman nya.
"Kau membangunkan nya" ucap Justine menahan pinggang Almira.
Hah?
__ADS_1
"Jongkok" Justine menyuruh Almira jongkok.
Dan Almira terpaksa jongkok, dan saat melihat ke atas Almira melotot melihat kelakukan suaminya.
"Apa-apaan ini, nggak ya jijik" Almira menolak.
"Tanggung jawab siapa suruh nyosor terus" ucap Justine yang terus mendekatkan wajah istri nya ke bagian sensitif nya.
Almira menolak tapi dia tidak punya pilihan lain karena Justine begini karena dirinya, mau tak mau Almira pun mengikuti kemauan Justine dengan wajah jijik nya.
Hufh..
"Baru juga mau kasih acungan jempol, ehk malah semakin menjadi emang ya nasib jadi istri mantan Casanova harus siap mental hadapi si belalai gajah yang suka berdiri nggak kenal waktu" batin Almira menggerutu sambil melakukan kegiatan yang sangat menyebalkan itu.
Sedangkan Justine dia nampak keenakan dan sesekali menenggelamkan wajah istrinya, semakin merasakan kenikmatan yang tiada tara dengan permainan yang di lakukan istrinya.
"Terus Al, uh" ucap Justine sambil memejamkan matanya ke enakan.
Sore nya mereka pulang tentu nya dengan di antar David, dan sepanjang perjalanan Almira hanya diam sambil memikirkan Mila yang mirip dengan sahabatnya.
"Mas" bisik Almira.
"Yang, aku boleh minta sesuatu nggak" ucap Almira menatap Justine.
"Panggil nama saja" kata Justine.
"Ya sudah, Jus mau minta sesuatu boleh?" tanya Almira dengan wajah menahan kesal nya.
Dan Justine melirik Almira lagi.
"Jangan Jus, kamu pikir aku jus jeruk dan jus mangga apa" Justine menolak, membuat Almira mengeretakan gigi nya menahan kesal.
"Lalu mau di panggil apa?" tanya Almira masih bisa sabar.
Justine diam nampak sedang berpikir, dan Justine diam cukup lama membuat David yang menyupir geleng-geleng kepala.
Tidak heran jika Bos nya memang menyebalkan, bahkan jika Bos nya tidak melakukan hal yang menyebalkan David merasa itu bukan Bos nya.
"Pasangan aneh, perihal nama panggilan suami istri saja harus di permasalahkan" batin David merasa aneh.
__ADS_1
"Aku tau, bagaimana kalau sayang" ucap Almira.
"Itu terlalu lebay" tolak Justine, dulu Cessy juga memanggilnya sayang tapi ujung-ujungnya Justine di buang.
Huh..
"Sabar Al, bukan Justine nama nya jika tidak menyebalkan" batin Almira yang stok sabar nya hampir habis.
"Bagaimana dengan Honey" usul Justine.
Almira mendengar itu serasa ingin menjedotkan kepalanya ke tiang besi.
Meski dia tidak sekolah tinggi tapi Almira juga tau jika arti dari Honey adalah Sayang, suaminya benar-benar sangat menguji kesabarannya.
"Kamu suka? itu tidak kampungan bukan begitu David" lanjut Justine melirik David.
"Iya tuan, itu bagus sangat bagus" jawab David yang sedang menyupir.
"Iya suka, bagus banget" Almira mengacungkan kedua jempol nya, tapi wajahnya nampak seperti sedang menahan kesal.
"Malahan saking bagusnya mau nonjok kamu sayang ku yang mesum" lanjut Almira dalam hati nya.
Justine tersenyum dan menunjuk pipi nya, Almira melihat itu pura-pura tersenyum dan mencium pipi Justine.
"Kau seperti nya senang honey sampai-sampai mencium pipi ku" Justine tersenyum.
Dan kali ini Justine menunjuk ke bibir nya, membuat Almira menghembuskan nafas nya kasar dan mencium bibir Justine.
Cup..
"Sudah" ucap Almira dengan senyuman nya yang terlihat menahan diri.
"Hem, aku tau kamu sangat menyukai wajah ku yang tampan. aku memang pantas di cium dan di puja wanita, ya aku sangat mempesona tak heran kamu sangat gemas dan selalu mau mencium ku" ucap Justine dengan tingkat kepercayaan diri nya yang diri.
"Apa-apaan, dia sendiri yang menyuruh" batin David geli melihat tingkah Bos nya.
🌹
NT nya lagi eror, jadi kalau lama nunggu aku up lama tapi nggak up, maafin ya. aku up nya jam 7 malam kok🥱
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏