Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Sesuatu yang akan di bicarakan


__ADS_3

"Awww! pelan-pelan" David meringis sakit karena kerokan itu begitu terasa sakit.


"Tahan, ini merah banget" balas Mila masih mengerok.


"Ngerok nya jangan pake tenaga banget, pelan-pelan" David memejamkan matanya saking sakit nya.


"Berisik banget" Mila menghentikan gerakan tangan nya dan melihat punggung David yang sudah merah keunguan.


Setelah di rasa sudah selesai Mila turun dari bokong David, dan duduk di ranjang.


David membenarkan posisi menjadi terlentang, Mila melihat itu dan sial mata nya malah fokus pada perut kotak-kotak David.


"Perut nya juga?" tanya Mila.


"Nggak!" balas David yang tiduran.


"Ya udah, aku keluar" Mila berniat bangkit tapi tangan nya di tahan David.


Dan membuat Mila berakhir jatuh ke dada David.


Mila diam saat merasakan detak jantung David yang tak beraturan, begitu cepat seperti sedang mengikuti lomba lari.


Lama keduanya saling terdiam hingga Mila merasakan tangan David menyentuh pundak nya, dan Meila mendongkakkan wajahnya menatap David.


"Jangan cari kesempatan" kata Mila ketus.


"Siapa juga yang cari kesempatan, segera enyah dari tubuh ku" titah David tak kalah ketus.


Mila langsung buru-buru turun dari ranjang David, dan saat akan pergi terdengar suara David.


"Jangan lupa kunci pintu" kata David.


"Iya bawel" balas Mila sambil menutup pintu.


David menghela nafasnya panjang lalu melihat tangan nya.

__ADS_1


"38D, lumayan" gumam David sambil berdiri.


David ingin minum tapi dia malah melihat gelasnya kosong yang membuat David akhirnya memilih keluar dari kamar.


Dan saat David keluar dia melihat Mila yang sedang bermain ponsel di sofa.


"Ini sudah malam, segera istirahat besok kamu harus bekerja keras menjaga pasangan suami istri yang menyebalkan itu" kata David.


Mila yang baru duduk itu melihat ke belakang, dimana David berdiri dengan memegang gelas kosong.


"Kamu tidur aja sendiri, aku belum ngantuk" balas Mila.


Mendengar itu David akhirnya pergi ke dapur, dan langsung pergi ke kamar nya.


Mila mendengar suara pintu tertutup menghembuskan nafas nya panjang, lalu bangkit dari sofa.


"Dia benar aku harus segara tidur karena besok aku harus bekerja keras untuk pekerjaan ku yang super sibuk itu" gumam Mila yang langsung berjalan ke kamar nya.


Pagi harinya Mila dan David bangun pagi-pagi sekali, dan kali ini David melihat rambut basah Mila yang di tutupi handuk.


"Kamu keramas?" tanya David yang tinggal memakai dasi nya.


Dan setelah roti bakar jadi Mila menyiapkan susu hangat, lalu menarik kursi dan duduk.


David ikut duduk dan menerima roti yang diberi selay oleh Mila.


"Terimakasih" kata David.


"Hem, lain kali aku akan memasarkan nasi goreng" kata Mila.


"Aku tidak suka makan makanan berat di pagi hari" balas David.


"Kau harus terbiasa, aku juga tidak biasa makan roti. tapi sekarang lihat aku terbiasa bukan?" sahut Mila sambil mengigit roti yang sudah dia beri coklat di dalam nya.


"Kita beda" jawab David lagi.

__ADS_1


"Ya sangat berbeda, kamu laki-laki dan aku perempuan mana bisa sama" balas Mila lagi.


David terdiam sejenak mendengar ucapan Mila, benar yang Mila katakan keduanya berbeda Mila wanita dan dia pria, mereka tidak sama dan tidak seharusnya satu atap.


Ya meski David masih bisa bertahan sampai sekarang, tapi dia tidak bisa janji jika pada akhir nya dia tidak akan salah ranjang bersama Mila.


"Ini tidak benar" kata David tiba-tiba.


Membuat Mila yang makan menghentikan gerakan mengunyah nya.


"Apa yang tidak benar?" tanya Mila dengan mulut yang penuh.


David melihat Mila dan dia menggelengkan kepalanya melihat Mila yang bicara dengan mulut yang penuh.


"Selesaikan makan kita dulu, nanti malam kita bahas masalah kita" ucap David tak mau membahas nya sekarang karena akan sangat panjang.


Belum lagi sebentar lagi di harus segera ke apartemen Bos nya, menunggu Justine yang akan berangkat bekerja.


"Baiklah" Mila akhirnya lanjut makan.


Dan setelah itu David akhirnya pamit, dan Mila sedikit aneh karena biasanya pria itu akan pergi tanpa pamitan.


"Apa dia salah makan? kenapa aku merasa dia banyak perubahan, banyak bicara dan juga tidak ketus lagi" gumam Mila merasa David banyak berubah.


Sedangkan David dia yang sedang menunggu Bos nya keluar dari sarang hanya bisa tahan nafas, bukan hal baru lagi jika dia akan menunggu lama di luar pintu apartemen.


"Ini masih pagi tapi kenapa kepala ku terasa meledak sekarang" gumam David sambil melihat jam yang sudah jam 7.


Dan benar saja Justine di dalam sana sedang di pakaikan dasi oleh sang istri, dan begitu banyak drama dari calon ayah itu dimana Justine terus meminta di cium oleh Almira.


"Honey David menunggu mu di luar, kasihan" kata Almira sudah jengah dengan drama pagi yang di buat suaminya.


"Tidak apa honey, aku membayar nya mahal, jika dia menunggu ku lama itu salahnya karena tidak punya istri jadi dia tidak bisa berlama-lama di apartemen nya" balas Justine santai.


Dan Almira hanya menggelengkan kepalanya mendengar alasan suaminya, lalu kembali memberikan apa yang di minta suami lebay bin narsis nya.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2