
Kembali Justine dibuat pusing untuk mencari keberadaan Almira, dia kembali pulang larut malam ke hotel nya.
Pun dengan David yang menemaninya mencari Almira seharian di luar, dan hasilnya mereka tidak menemukan Almira di manapun.
"Halo"
"Bagaimana apa Almira sudah ketemu?" tanya Mama Gina.
Huh..
"Mam jujurlah dan katakan jika Almira sedang bersama Mam dan yang lainnya" ucap Justine yang sudah putus asa.
"Hey jadi kau menuduh Mam mu sendiri? dasar anak kurang garam, lagi pula untuk apa Mam menculik istri mu hah!" terdengar suara Mama Gina yang meninggi karena tidak suka di tuduh asal oleh putra nya.
Justine lalu jika bukan Mam nya siapa yang menyembunyikan istrinya? apa mungkin Almira pulang bersama yang lain? tapi siapa?
Justine bener-bener dibuat kalang kabut dengan menghilangnya Almira, dia juga sedikit menyesal karena telah membuat istrinya kabur.
"Minta bantuan polisi saja Almira sudah menghilang lewat 24 jam mereka pasti membantu kita" jelas Mama Gina.
"Itu terlalu ribet" balas Justine menolak.
"Lalu kau mau sampai kapan membiarkan istrimu terlunta-lunta di jalanan, ini bukan Indonesia dia tidak mengenal siapa pun, bahkan untuk berbahasa Inggris pun Almira tak bisa" kata Mama Gina lagi.
Terdengar helaan nafas Justine, ia juga berpikir hal yang sama jika Almira pasti tidak akan bisa bertahan di jalanan yang sama sekali bukan tempat tinggalnya.
"Mam benar, aku akan menghubungi polisi kalau begitu" balas Justine setuju untuk meminta bantuan kepolisian.
"Baiklah, kalau ada apa-apa nantinya tolong hubungi Mam karena Mam harus pergi menghadiri acara pernikahan teman Pap di new York" jelas Mam Gina.
Dan setelah itu panggilan pun terputus.
Justine menelpon David untuk melapor ke kantor kepolisian atas kehilangan Almira yang sudah hampir 2 malam tidak pulang.
Setelah selesai meminta David untuk melapor Justine pun langsung masuk ke kamar mandi dan dia menjerit sesaat melihat sosok yang ada di kamar mandinya.
__ADS_1
"Hantu!" teriak Justine.
Almira yang sedang maskeran sambil berendam langsung membuka matanya dan dia melihat wajah lebay suaminya.
"Hantu kepala mu, kemana saja dari tadi di ditungguin nggak balik-balik, jangan bilang kamu habis jajan bule ya" cerocos Almira menuduh.
Justine yang semula kaget tiba-tiba wajahnya berubah menjadi kesal dengan ucapan istrinya, dua hari dia kecapean karena mencari keberadaan istrinya.
Alih-alih bertanya tentang ke mana Almira pergi selama dua hari Justine malah membuka kancing jaket jeans nya.
Sorot matanya begitu terlihat penuh bergairah, Justine membuka semua berpakaiannya hingga tak tersisa.
Glekk..
Almira menelan ludahnya kasar saat melihat apa yang dilakukan Justine saat ini.
"Kamu mau apa?" Almira dengan wajah takutnya.
"Tentu saja melakukan apa yang kau tuduhkan" balas Justine sambil masuk ke dalam bathtub.
Justine benar-benar menghukum Almira yang pergi meninggalkannya selama dua hari, dan dia tidak mendengarkan keluhan istrinya yang meminta stop karena yang ada di dalam pikiran Justine saat ini hanyalah menghukum Almira.
Beberapa jam berlalu..
Justine mengangkat tubuh Almira yang sudah dibalut dengan kimono ke luar dari kamar mandi.
Lalu Justine mendudukkan Almira di ranjang, tak ada suara yang keduanya ucapkan Alami dan Justine sama-sama diam.
"Kau pergi ke mana dua hari ini?" tanya Justine tiba-tiba.
"Aku hanya pergi satu hari, kemarin malam saat aku kesal aku di ajak ke mansion dan sore nya berniat pulang, tapi sebelum pulang aku bertemu dengan Cessy dan Harkew aku melihat Cessy yang kesakitan dan ikut bersama mereka semalaman" jelas Almira panjang kali lebar.
Almira memang bertemu dengan Cessy dan Harkew dia bahkan menemani Cessy yang di rawat semalaman karena Harkew pergi entah kemana.
__ADS_1
Justine hanya diam karena masih ingin mendengarkan penjelasan dari istri nya.
"Dan aku pulang sejak siang tadi, kamu yang kemana pergi dari siang dan pulang larut malam seperti ini" lanjut Almira kali ini dengan nada yang tidak santai lagi.
"Aku mencari mu" balas Justine singkat.
"Mencari ku? aku pikir kau akan berhubungan dengan bule-bule" cibir Almira.
"Aku serius, kau pergi dan aku __" ucap Justine terhenti, tidak mau mengakui jika dia cemas.
"Kau cemas aku tidak pulang?" tanya Almira.
Dan Justine hanya diam membuat Almira tersenyum kecut.
"Aku sudah memutuskan bulat-bulat, aku akan melakukan tugasku sebagai istri mu dua bulan dan setelah itu aku minta bayaran ku karena aku akan memulai kehidupan baru dengan membuat usaha kecil-kecilan" jelas Almira sambil melirik Justine.
"Kau tidak akan melakukan itu" tegas Justine.
"Bisa, aku bahkan akan menikah lagi dengan pria baik yang mau menerima semua kekurangan ku" balas Almira dengan wajah santainya.
Justine melirik Almira dan langsung mencium bibir Almira dengan sangat cepat.
"Kau milik ku" ucap Justine.
"Ya hanya dua bulan" balas Almira.
"Tidak, kau selamanya milik ku" jawab Justine tegas.
"Enak saja, aku tidak mau selamanya hidup bersama pria yang suka ganti-ganti wanita, itu mengerikan" tolak Almira terang-terangan.
Justine menatap Almira dan mencium bibir Almira lagi yang membuat Almira kebingungan dengan sifat aneh suaminya.
"Pokok nya kau milik ku, dan aku tak akan membiarkan mu meninggalkan ku" tegas Justine.
"Ck, dasar tuan gengsi. kenapa tidak bilang saja kalau kau nyaman dan sudah suka aku mungkin aku akan senang mendengar itu" gerutu Almira dalam hati.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏