
Dan di Apartemen Almira saat ini nampak calon ibu itu nampak kepo akan pengalaman asisten nya yang baru menjalani kehidupan rumah tangga.
Tapi bukan nya bertanya akan perasaan Mila pada David Almira malah lebih kepo akan masalah ranjang.
"Jadi bagaimana perasaan mu saat David masuk?" tanya Almira tanpa filter seperti biasanya.
"Apa itu harus di bahas?" tanya Mila merasa ini kurang pantas.
"Tidak, tapi aku kepo apa dia mencium mu dulu?" tanya Almira.
"Hem, itu __" Mila terdiam.
Dia membayangkan apa yang David lakukan pada nya saat malam pertama mereka seminggu lalu.
Almira menaikan sebelah alisnya ke atas melihat Mila yang terlihat diam.
"Aku paham, jangan di teruskan kamu pasti sangat mendalami peran kalian di ranjang, ya itu juga dulu aku rasakan" Almira berkata dengan tanpa filter nya.
Mila yang mendengar ucapan Bosnya hanya bisa menggelengkan kepalanya, sudah dia duga jika bos nya akan berbicara tanpa filter seperti ini.
"Nona, anda mau minum susu sekarang?" tanya Mila.
"Hem, aku akan mandi dulu" balas Almira karena dia memang belum mandi.
Mila berjalan ke arah dapur untuk memasak, dan hal itu di lihat Almira yang tersenyum melihat langkah Mila yang tertarih-tatih.
Dulu Almira juga merasakan hal itu apalagi dia memiliki suami yang mantan Casanova, bahkan setiap ada waktu luang Almira pasti akan berakhir di ranjang.
"David benar-benar hebat, dia pasti memakai berbagai jurus untuk menjinakkan Mila yang datar" gumam Almira sambil berjalan ke arah kamar nya.
Almira masuk ke dalam kamar nya dan saat akan masuk ke dalam kamar mandi Almira mendapatkan telpon.
"Halo"
"Sayang siang nanti kita makan di luar, oke" terdengar suara Justine di di seberang telepon.
__ADS_1
"Kenapa mendadak, aku dan Mila akan membawakan makan siang ke kantor" jelas Almira.
"Aku dan David memiliki urusan di luar sekarang dan kita bertemu di restoran x ya" kata Justine lagi.
Almira manggut-manggut saja, lalu dia pun memilih mematikan panggilannya sepihak karena jika terus berbicara maka obrolannya akan semakin panjang kali lebar.
Almira kembali keluar dari kamar nya untuk memberitahu Mila agar tidak masak terlalu banyak, dia juga mengatakan jika mereka akan makan di luar.
Setelah itu Almira kembali ke dalam kamarnya untuk mandi, sedangkan Mila dia memasak untuk bos nya saja karena dia sudah kenyang.
"Nona ini susu nya" kata Mila menyimpan susu hamil di meja.
"Terimakasih" kata Almira yang rambut nya dibalut dengan handuk karena masih basah.
Mila melihat itu dia mendeuhem, karena seminggu ini dia juga sudah terbiasa keramas di pagi hari.
Almira meminum susu hamilnya sampai habis, dan setelah beberapa menit dia lanjut makan.
"Makan yuk" ajak Almira.
"Tadi sarapan apa emang?" tanya Almira sambil makan.
"Nasi goreng" jawab Mila lagi.
"Oh, makanan berat ya. itu memang penting apalagi tenaga kalian pasti sudah habis mengingat semalaman begadang" sahut Almira yang kembali ke arah sana.
Mila yang mendengar ucapan bosnya hanya diam dan tidak mau menjawab karena dia yakin ujung-ujungnya pasti akan ke arah ranjang lagi yang dibahas.
Almira dan Mila nonton sambil mengobrol, Almira juga menanyakan kapan David dan Mila akan pindah ke rumah yang bertetanggaan dengan dirinya.
"Bagaimana dengan nona?" tanya Mila.
"Aku akan pindah satu bulan lagi, mungkin" balas Almira.
Mila manggut-manggut, dia belum bisa memutuskan untuk kapan pindah karena David dan dirinya belum membahas apapun.
__ADS_1
Mila juga mengucapkan rasa terimakasih nya karena Almira dan Justine memberikan hadiah yang sangat mahal untuk pernikahannya.
Dan siang nya Almira dan dan Mila langsung pergi ke tempat yang dikirimkan oleh Justine, restoran bintang lima yang akan menjadi tempat mereka makan siang.
"Mereka sudah di dalam ayo" ajak Almira sambil turun dari mobil.
Mila menyusul keduanya berjalan bersama, dan perut Almira yang sudah 4 bulan sudah terlihat besar.
Keduanya berjalan masuk ke dalam restoran, keduanya juga melihat dulu semua sisi untuk melihat di mana Justine dan David duduk hingga keduanya menemukan posisi kedua pria itu.
David juga melihat ke arah Mila dan Almira, dia tersenyum karena Mila terlihat cantik hingga matanya menemukan sosok yang sangat dia kenal tengah mendekati istri bos nya.
David langsung buru-buru berdiri dan berjalan ke arah Almira dan Mila, dan di pikiran Almira David akan menjemput Mila yang mana membuat dia berkata..
"Mila, aku tidak percaya jika David__" ucap Almira terhenti karena David mendorong Almira hingga menubruk Mila.
Awww !
Mila meringis sedangkan David dia tiba-tiba ambruk dan darah seketika keluar dan mengotori kemeja di bagian perutnya.
"David!" teriak Mila menjerit.
Pria yang memegang pisau itu langsung buru-buru pergi, tapi dia malah terjatuh karena lemparan heals Almira.
"Hey kau penjahat jangan kabur!" geram Almira berjalan mendekati pria yang terbaring di lantai itu.
Justine buru-buru menghalangi Almira, dan Almira yang di halangi memukul suaminya karena membuat penjahat itu punya kesempatan lari.
"Ini salah kamu!" Almira menatap tajam suaminya.
"Tenanglah, aku tau siapa dia" kata Justine sambil memeluk Almira.
Dia tidak bisa membayangkan jika Almira yang di tusuk dan mengenai janin nya, tidak Justine tidak bisa membayangkan hal mengerikan itu terjadi.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and vote ya♥️🤗🙏