Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Kedatangan Mila


__ADS_3

Karena tak mau membuat suasana menjadi tegang Almira pun memilih pulang di sore hari.


Mama Gina tak bisa melarang atau pun membuat Almira dan Justine menginap mereka harus bisa menenangkan Andi.


Dan Almira yakin Mam Gina dan Papa Hans pasti bisa membuat Andi paham akan apa yang telah terjadi dan tidak lagi menyalahkan Almira.


"Kamu sedih?" tanya Justine.


"Tidak" balas Almira.


Keduanya sudah sampai di apartemen, dan saat ini Almira sedang menyiapkan pakaian ganti.


Justine mendekati istrinya dan memeluk Almira dari belakang.


Cup..


Justine mengecup bahu istrinya.


"Kamu tidak sendiri, ada aku suami mu yang tampan" ucap Justine.


Almira hanya tersenyum, lalu melepaskan pelukan nya.


"Kita mandi bersama oke" lanjut Justine membuka baju.


"Tidak, malam kita akan melakukan nya setidaknya biarkan aku bisa merasakan kebebasan sekarang" kata Almira menolak.


Justine mengembungkan pipi nya sebal, dia mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi sendirian.


Milik nya tak bisa menahan diri, dan Justine paling tidak bisa mengabaikan hal itu karena dia selalu tidak nyaman jika miliknya berdiri.


"Dasar" gumam Almira menggelengkan kepalanya melihat suaminya yang masuk ke kamar mandi dengan terburu-buru.


Almira yakin jika milik suami nya kembali berdiri.


Sambil menunggu Almira memilih memainkan ponselnya, dan saat sedang memainkan ponselnya tiba-tiba Almira mendengar suara bel.


"Tumben ada tamu" gumam Almira menyangka jika itu adalah David.


Almira pun keluar dari kamar nya dan berjalan ke arah pintu, Almira membukakan pintu nya dan kaget melihat kedatangan Mila.

__ADS_1


Mila yang belum di suruh masuk malah masuk begitu saja ke dalam apartemen Almira dan Justine.


"Hey ada apa?" tanya Almira keheranan.


"Tutup pintu nya" titah Mila memerintah.


Almira melongo mendengar ucapan Mila, tapi dia tetap melakukan nya meski agak kesal karena Mila sangat tidak sopan.


Mila langsung berjalan ke sofa, dia duduk dan sekali lagi membuat Almira semakin di buat bingung dan kesal juga.


"Kau belum menjawab pertanyaan ku" kata Almira.


Mila melihat Almira dengan yang wajah santainya.


"Gue sedang di ikuti seseorang" ucap Mila.


"Dan gue harap Lo bisa membuat gue tinggal di sini satu malam saja" lanjut Mila dengan wajah tanpa dosa nya.


Almira duduk, dia memegang dahi Mila lalu menepuk paha Mila pelan.


"Lo gila ya" Mila melotot.


"Maaf" Mila menunduk.


"Ngomong nya pake kata aku kamu aja jangan lo gue karena itu terkesan sangat kasar" jelas Almira.


Mila hanya diam, dia juga tidak mengatakan siapa yang mengejar nya sampai Mila kepikiran untuk menemui Almira.


Almira yang melihat Mila hanya diam memilih untuk mengambilkan air minum, dan setelah itu dia kembali duduk.


Mila ragu-ragu mengambil gelas berisi air minum dan meminumnya sampai habis karena dia memang sangat kelelahan, mengingat dia terlalu jauh berlari.


"Siapa yang mengejar kamu?" tanya Almira.


"Lo nggak usah tau karena ini masalah gue" sahut Mila ketus.


"Ya udah itu masalah kamu kenapa kamu masih ada di sini sana pergi aja" ketus Almira merasa jengah dengan sikap nilai yang Arogant.


Mila mendengar ucapan Almira sedikit kesal tapi dia pun tetap memilih untuk diam di tempat karena dia tidak punya pilihan lain.

__ADS_1


"Sorry" ucap Mila lagi.


"Honey"


Terdengar suara Justine membuat Almira langsung berdiri dan berlari ke kamar.


"Apa itu David?" tanya Justine yang mendengar suara Almira yang sedang mengobrol.


"Bukan, dia Mila wanita yang sangat mirip dengan Livia sahabat ku" jelas Almira.


Justine yang akan memakai pakaian nya melirik istrinya.


"Dia di sini mau ngapain?" tanya Justine.


"Aku juga nggak tahu alasan nya, tapi yang aku tahu dia dikejar-kejar seseorang katanya" jelas Almira.


Justine agak aneh mendengar jawaban sang istri dia pun langsung bergegas memakai pakaiannya, lalu berjalan mendekati istrinya.


Keduanya pun akhirnya kembali ke ruang tengah, dan Justin melihat nilai yang sedang duduk sambil melihat-lihat apartemen Justine.


"Dada nya rata, aku tidak merasa pernah menggaulinya" batin Justine mengingat-ingat siapa saja teman ranjang nya.


Justine takut jika mantan teman ranjangnya kembali mengganggu kehidupannya meski itu tidak mungkin, tapi karena sudah ada beberapa wanita yang menjadi teman ranjang nya di masa lalu yang kembali bertemu lagi dengannya membuat Justine sedikit panik.


"Apa yang kamu pikirkan?" bisik Almira.


"Tidak ada" balas Justine cepat.


Almira menatap suaminya dengan tatapan tajam, dia tidak langsung percaya begitu saja melihat gelagat suaminya yang aneh.


"Jangan macam-macam, dia temanku dan dia akan aku jodohkan dengan pria baik-baik bukan pria yang suka celap celup seperti kamu" bisik Almira lagi.


"Siapa juga yang tertarik dengan tubuhnya, aku lebih tertarik dengan milikmu yang sangat indah" bisik Justine mesum.


Almira tidak menjawab, dia memilih mendekati Mila untuk mencari tahu masalah Mila sebenarnya.


Sedangkan untuk Justine dia memilih menelpon David untuk membawa makanan karena dia yakin istrinya tidak akan masak.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2