Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Ajarkan aku suhu


__ADS_3

Dan benar saja apa yang Justine takutkan terjadi dimana dia mendapatkan serangan dari ketiga macan galak yang sangat di takuti di keluarga nya.


"Dasar bule tua, istri cantik gini masih di anggurin. emang ya kalo otak ************ harmonis nya cuman di ranjang aja" cerocos Aunty Belgina.


"Aunty kalian sangat berisik" kesal Justine mengusap telinga nya yang terasa panas karena mendengar ocehan dari ketiga singa betina di depannya.


"Lihat dia benar-benar mirip dengan mu Gina, sama-sama menyebalkan" dengkus Aunty Diandra gemas dengan sikap acuh Justine.


"Bukan aku, tapi Hans yang menyebalkan. gen ku sangat manis tidak mungkin seperti ini" Mama Gina menyalahkan suaminya, dan tidak mau mengakui Justine ikut gen nya.


Justine memutar bola matanya jengah, sebelum ketiga singa betina itu melebarkan mulut nya lagi dia langsung membawa Almira menjauh.


Almira yang di bawa oleh Justine wajahnya masih terlihat sangat kesal, Justine meninggalkan nya di tempat yang bahkan masih terasa asing untuk Almira sendiri.


"Kau mau makan?" tanya Justine.


Justine melirik Almira yang nampak bete itu.


"Hufh, kau punya mulut bukan? setidaknya jawab pertanyaan ku jangan diam saja." kesal Justine.


"Mulut untuk makan bukan bicara" balas Almira.


"Ya tapi kau bicara juga menggunakan mulut dan bibir, sama saja bukan" sewot Justine emosi.


Huh..


"Aku sudah kenyang" akhirnya Almira menjawab.


"Kita pulang" ucap Justine memegang tangan Almira.


"Tidak, aku belum mau pulang" balas Almira menolak.


"Cih, kau mau di ganggu orang lagi?" sahut Justine kesal.


"Tentu tidak, aku mau memperlihatkan pada semua orang bahwa aku memiliki suami yang tampan, kaya dan berkarisma seperti mu" bisik Almira sambil mengecup pipi Justine singkat.


Mata Justine melotot mendengar ucapan istrinya, tapi sebelum belum dia menjawab Justine sudah di tarik paksa oleh Almira mendekati Cessy.

__ADS_1


Justine jelas tak suka dengan apa yang di lakukan Almira, apalagi Almira terang-terangan membawa nya ke meja dimana ada Cessy dan Harkew.


"Bisakah aku bergabung?" tanya Almira yang langsung duduk.


Cessy melirik Harkew yang tidak senang, dia bingung tapi tetap memilih membolehkan.


"Tentu, silahkan" ucap Cessy.


Almira menarik tangan Justine untuk duduk di dekatnya, dan jangan lupakan wajah di tekuk Justine dan Harkew yang sama-sama terlihat tidak senang.


"Aku dengar kamu hamil, selamat ya" ucap Almira memberikan selamat.


"Makasih" balas Cessy tersenyum.


"Sudah berapa bulan?" tanya Almira layaknya ibu-ibu kampung yang kepo akan kehidupan orang.


"Sudah satu bulan, kamu sudah isi?" tanya balik Cessy pada Almira.


Dan Almira menggelengkan kepalanya lalu melirik Justine suaminya.


Uhukk..


Uhukkk..


"Kamu tak apa sayang?" tanya Cessy panik.


Justine melihat betapa perhatian nya Cessy pada Harkew.


"Dia pasti pamer, Cih.. dasar Cepu" batin Justine menatap tajam ke arah Harkew.


"Makanya minum pelan-pelan, keselek ludahkan" berbanding terbalik dengan Cessy yang perhatian Almira malah terlihat acuh.


Membuat Harkew dan Cessy agak aneh karena bagaimanapun Justine dan Almira adalah pasangan pengantin baru.


Justine langsung menarik tangan Almira untuk ikut bersama nya, Cessy dan Harkew hanya melihat tanpa mau bertanya kenapa.


"Ini mau kemana-mana sih, kenapa tarik-tarik gini" Almira yang masih betah di acara resepsi menolak pulang.

__ADS_1


"Kita pulang buat bikin anak" kata Justine akhirnya.


Bikin anak?


Almira langsung tersenyum dan menggandeng tangan Justine.


"Ayo, mau berapa ronde?" tanya Almira.


Justine melongo mendengarkan ucapan istrinya, benar-benar sangat terobsesi akan memiliki anak dari pernikahannya.


Tidak mau menjawab jugsine membawa Almira ke mobil, dan David ternyata ada di sana yang membuat mereka bisa pulang dengan cepat.


Sesampai nya di hotel Almira langsung bersih-bersih dan mengantikan pakaian nya dengan lingerie.


"Ayo" ajak Almira sudah siap.


Justine melihat Almira yang memakai lingerie seksi, dan sialnya dia tidak bisa mengabaikan keseksian tubuh Almira.


Justine langsung langsung menarik Almira ke ranjang nya dan dia menindih tubuh Almira.


"Aku mau anak" kata Almira.


Justine tak membalas dan membungkam bibir Almira dengan ciuman.


Pagi harinya..


Almira bangun dengan tubuh yang terasa remuk, semalaman di paksa melayani birahi suaminya yang agak gila.


"Demi masa depan" gumam Almira sambil meregangkan otot-otot nya yang terasa pegal.


Almira melirik Justine yang tertidur dengan dada polos nya, Almira ingat jika tadi malam dia kembali menahan Justine hingga menanamkan semuanya di dalam.


Almira tak perduli dengan kegilaan nya, karena dia ingin segera punya anak, setelah beberapa menit Almira pun akhirnya memilih masuk ke kamar mandi sebelum Justine menyerang nya lagi dengan alasan mandi dan menggosok punggung.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2