Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Janji Sean


__ADS_3

Serena sayang.....'' bisik Sean membelai rambut Serena sementara jemarinya yang lain mengusap punggung Serena untuk menenangkan gadis ini dari rasa malunya....


''Tidak mau...aku mau begini saja...'' balas Serena keras kepala, ia sungguh sangat malu..bisa-bisanya dia tergoda...wajahnya memerah malu membayangkan tadi dia merintih karna rasa nikmat yang membuatnya candu..


''Serena...kita harus bicara,..''ucap Sean menjauhkan tubuh Serena walau masih berada di atas pangkuan Sean..


Serena masih berusaha menutup wajahnya dengan tangan sementara Sean hanya terkekeh melihat tingkah Serena yang lucu..


''Jadi kau tidak mau melihatku...''


Serena mengangguk masih belum menujukan wajahnya...ya ampun ia harus bersikap bagaimana...pria ini sudah menyentuhnya lagi....


''Tidak...bisakah paman pergi saja...aku ngantuk...''ucap Serena..


Sean tersenyum lagi...


''Baiklah...aku hanya ingin mengatakan kepadamu, kau adalah milikku sekarang....''ucap Sean dengan ketegasan sempurna di wajahnya...


Deg!!!!!


Saat itulah Serena membuka tangannya dan menujukan wajahnya...ia tampak sangat terkejut...matanya melebar tak percaya...


''Paman..apakah paman juga mencintaiku...''


Sean menyipitkan matanya...


''Serena sayang, cinta terlalu berat untukkmu sayang, aku sangat menyayangimu dengan segenap jiwaku...kau tau mengapa aku benar-benar tidak menjadikanmu milikku seutuhnya...''

__ADS_1


Serena menggeleng....


''Itu karna aku ingin kau meraih masa depanmu dulu....namun sementara itu aku ingin membuatmu mengerti bahwa tubuhmu adalah milikku sekarang...hanya milikku....itu artinya kau tak boleh berhubungan dengan pria manapun selain aku Serena,....''


''Lalu bagaimana denganmu paman...apakah itu hanya berlaku untukku...''


Sean menggeleng..jemarinya naik dan mengusap bibir Serena yang sedikit bengkak karna ulahnya....


''Aku pun akan melakukan hal yang sama Serena, aku tak akan mendekati wanita lain...''


Serena tersenyum lega...lalu mengalungkan tangannya di leher Sean....ia mendekatkan wajahnya.,...


''Aku akan mengawasimu...kau juga adalah milikku paman.......''


Sean tertawa menatap wajah Serena yang kemerahan...


''Baik...aku berjanji...setelah kau lulus kuliah aku akan menyatakan cinta dan menikahimu bagaimana...''ucap Sean lembut...


''Nakal..'' desah Sean bahagia...


''Aku mencintaimu..'' bisik Serena tersenyum...


Sementara Sean sungguh bahagia....hatinya menjadi lega luar biasa...


''Aku pun akan bekerja dengan giat Serena, demi masa depan kita...namun aku ingin kita merahasiakan ini dulu,.....aku tak mau membuat gempar dan membuat skandal Serena...''


Serena mengangguk...

__ADS_1


''Yah...aku mengerti pamanku sayang, aku akan menutup mulutku...''


''Bagus...saatnya kau tidur sekarang, besok kau akan ke kampus...aku akan mengantarmu...''


''Baiklah....dengan senang hati paman...''


Sean mengangkat tubuh Serena dalam pelukannya dan membaringkannya di ranjang, menyelimuti tubuh Serena dan mengecupnya...


Sean lalu mematikan lampu tidur dan keluar dari kamar Serena..


*************


Pagi hari...Serena dan Sean sudah sarapan di ruang makan, mereka bersikap seperti biasa seolah tidak terjadi apapun semalam..


Bunyi mesin mobil memasuki garasi membuat Sean mengerutkan kening...


Tamu mana yang datang sepagi ini....??


''Caleb...tolong liat siapa yang datang......''pinta Sean,...


Namun belum sempat Caleb pergi sosok Axel muncul di tengah ruangan dengan 5 koper besar yang di bawa pelayan...


''Selamat pagi paman......''


Sean membeku melihat koper-koper besar yang di bawa Axel...


''Axel apa masksudmu ini...''

__ADS_1


''Aku ingin tinggal disini bersamamu dan Serena paman...'' ucap Axel sembari menatap Serena dengan tajam....


Deg!!!!


__ADS_2