
Makan malam itu menjadi sangat indah...ada banyak makanan mahal yang di sajikan, dan perlakukan manis Arden yang berbeda dan menyentuh hatinya..
Seina tanpa sadar mulai menikmati kebersamaannya dengan Arden..bagaimana pria itu memperlakukannya dengan sangat manis..karna bagaimanapun ada kerinduan besar di hati Seina kalau ia mendapat prhatian dari seorang pria..
Selama ini hidupnya keras di jalan hingga sang kakak menemukannya...cinta ia tak pernah mendapatkannya jangankan cinta seorang pria...cinta keluarga sama sekali jauh dari pikiran Seina..namun setidaknya dia bersyukur kakak menemukannya tepat waktu..kak Serena dan Sean memberinya perhatian yang begitu ia rindukan selama ini..karna itulah Seina mau membantu kak Sean agar cepat menikahi kak Serena dengan membuat kakaknya hamil..
Seina akan mengambil alih semua masalah kak Serena termasuk, Dirly..tuan Jarvis dan juga Arden...yah,...ia akan mengorbankan dirinya demi sang kakak yang akan menikah..
''Bagaimana makan malamnya kau suka Serena..''
''Yah...terimakasih...'' balas Seina dengan mata berbinar..
Sementara Arden tampak ingin mengungkapkan sesuatu yang sudah di duga oleh Seina..
''Arden...aku ingin menanyakan sesuatu..''
''Yah...tanyakan saja Serena...''
''Bagaimana kalau aku bukan Serena....''
Deg!!!
Arden mengangkat wajahnya..keduanya bertatapan dengan dalam...dan pria itu kemudian tertawa ringan karna dia mengangap Serena lucu..jelas dia adalah Serena lalu menyangkal diri....
''Leluconmu bagus Serena..'' Arden menyesap anggurnya pelan-pelan..
__ADS_1
Sementara wajah Seina berubah sedih walau hanya beberapa detik..
''Aku hanya ingin bertanya saja...jika aku punya saudara kembar...apakah kau akan tetap menyukaiku ataukah mungkin saja kau bisa bertemu saudara kembarku...lalu kau menyukainya..''
''Tidak.....'' tegas Arden menggeleng..
''Tidak....'' ulang Seina dengan wajahnya yang memucat..
Arden mengangguk..
''Aku hanya akan mencintai Serena Wilson, bukan Sherin, atau mungkin Seina, atau Serina...entahlah jika memang kau punya saudara kembar....aku mengenal Serena dan akan terus mencintainya..walau ada seribu saudara kembar yang identik sekalipun aku hanya mencintai Serena,...''
Deg!!!
''Mengapa kau diam Serena...''
''Tidak aku hanya memikirkan pilihanmu kau sangat setia...''
''Tentu saja...di hari aku mengenalmu, ketika tubuhmu meluncur dan jatuh di pangkuanmu sejak saat itu aku sudah menyukaimu Serena..''
''Bagus...''Seina mencoba tersenyum..
''Arden....aku hanya ingin kau tau jika kau pantas bahagia..''
''Tentu saja aku akan bahagia..tapi denganmu Serena..''
__ADS_1
Seina tersenyum pasrah,...mau bagaimana lagi, dia sedang berperan sebagai kakaknya...sebagai kakak yang sedang terikat hutang..dan Seina akan membayarnya, melunasinya setelah itu menghilang..
********
''Kau darimana Seina...'' cecar Serena ketika Seina membuka pintu apartement..
Seina tersenyum ketika melihat sang kakak sedang berbaring di pangkuan kak Sean...
''Jalan-jalan..setelah aku pulang dari rumah sakit, dan apakah kakak sakit...''
Seina mengerutkan kening...namun wajahnya berubah ketika melihat Sean memberi isyarat...
dan mata Seina melebar senang..
''Kakak merasa pusing Seina..bagaimana kalau kita ke dokter saja...''tanya Serena memegang kepalanya..
Sean berdehem...
''Serena,...kau hanya kelelahan..setelah pernikahan aku akan membawamu ke dokter bagaimana...."
"Mengapa aku harus menunggu sampai pernikahan..."
"Karna saat itu terjadi aku akan mendampingimu sebagai suami dan aku bangga Serena...."
Sementara Seina merasa lega luar biasa,....kak Serena akan menikah dan hidup bahagia...
__ADS_1