
Serena masih duduk di pangkuan Sean dan memeluknya dengan erat sambil menyandarkan kepalanya dengan airmata yang menetes. sementara Sean sama sekali tidak bisa bergerak..
''Serena,....''
''Yah.......''
''Katakan apa yang terjadi mengapa kau malah diam....''
Serena tersenyum...
''Pelukanmu benar-benar nyaman Sean, aku merasa ngantuk...''
''Bagaimana dengan tinggal bersama...atau kita menikah saja...dengan begitu setiap hari tubuhku akan menjadi sandaranmu...bagaimana...''
Serena menaikan pandangan dan menatap wajah Sean yang di tumbuhi bulu-bulu halus di sekitar dagu..gadis itu membelainya..
''Modus..tapi baiklah...tapi Sean...apakah kau bisa menolongku...''
''Kita akan tinggal bersama..''
''Yah....aku belum bisa menikah sebelum mendapat restu dari Dirly...setidaknya...aku menunggu dia sadar..''
Mata Sean berbinar,....ia pun segera memeluk tubuh Serena sekali lagi dan mencium kening Serena dengan lembut...
''Baiklah aku mengerti dan akan menunggu, jadi sekarang katakan apa yang membuatmu bersedih...''
__ADS_1
Serena tertegun....
''Dirly mengalami koma, tapi sialnya Jarvis tak ingin bertanggung jawab...mata Serena menjadi panas....dulu ketika aku pergi darimu, Dirly pria pertama yang menolongku...dia...menolongku tanpa meminta imbalan ataupun dia menjebakku....Dirly pria yang paling baik dan dia sangat menjagaku selama dua tahun ini....isakan Serena mulai terdengar pilu...sementara Sean masih mendengar perkataan Serena....dokter bilang akan butuh biaya yang besar untuk mempertahan kehidupannya...Serena menjauhkan tubuhnya dan menatap Sean dengan ekspresi memohon....''
''Jadi karna biaya jadi kau terlihat sedih...''
Serena mengangguk.....
''Sean..bisakah aku meminjam uang darimu...potong saja gajiku setiap bulan...bagiku tidak masalah yang penting Dirly harus tetap hidup..''
Sean membelai rambut Serena dengan lembut, jemarinya bergerak turun dan menyentuh ujung dagu Serena yang lancip....dan tersenyum...
''Aku bahkan bisa memberikan segala yang aku punya untukmu sayang...jangan bicara seolah hubungan kita adalah atasan dan bawahan..aku tidak keberatan jika harus menanggung biaya rumah sakit Dirly...demi dirimu...''
Serena terkejut...
''Jangan khawatir Serena, kau punya aku tempatmu bersandar dan jangan pernah meragukan itu...aku sungguh mencintaimu, dan akan selalu melakukan apapun untuk dirimu......''
Serena membeku mendengar pernyataan cinta yang manis dari Sean yang begitu indah di telinganya...Serena kemudian kembali menghambur untuk memeluk tubuh Sean kali ini lebih erat dari biasanya...
''Terimakasih Sean, kau adalah penyelamatku...kau segalanya....''
'''Bersandarlah kepadaku jika kau lelah sayangku..''
''Yah.....tentu....'' balas Serena tersenyum...
__ADS_1
Sean semakin mempererat pelukannya...ia tersenyum lega dengan penerimaan Serena kepadanya
*****************
Arden masuk ke dalam ruangannya dan duduk di kursi kebesarannya sementara anak buahnya mengikutinya dari belakang dan berhenti..
''Saya sudah mendapatkan informasi tentang gadis itu..''
''Katakan.......''
''Namanya Serena Wilson, usianya 20 tahun dan ia saat ini punya tunangan yang sedang koma bernama Dirly,...''
''Dirly yang koma...lanjutkan..'' ucap Arden tak sabar...
''Namun saat ini Nona Serena sebenarnya dia sedang berhubungan dengan seorang pria dewasa bernama tuan Sean Smith, berusia 37 tahun pemilik Hotel SS....''
Arden mengerutkan kening, sedikit kecewa dengan informasi tentang Serena,..
''Dia seorang playgirl begitu...''
''Mengenai hubungannya dengan tuan Sean, sudah terjadi dua tahun yang lalu sebelum ia bertunangan dengan tuan Dirly...''
Arden tersenyum....
''Baiklah aku suka kompetisi dan aku pastikan akulah pemenangnya...''ucap Arden lalu menatap anak buahnya dengan seringai tajam,..
__ADS_1
Anak buahnya menunduk dan meninggalkan ruang kerja Arden, dan pria itu lalu mennyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dan menelfon Serena..
Hallo....Serena...........