Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Godaan Clara


__ADS_3

Sean membeku melihat Clara masuk ke ruangannya dengan sangat berani, dengan bermaksud menggoda dirinya..


Sean melonggarkan dasinya gerah, ketika Clara mulai menunjukan sebagian tubuhnya yang terbuka dan mendekati Sean dengan sangat berani...


''Clara.....apa yang coba kau lakukan...'' seru Sean masih berusaha tenang..


Clara tersenyum...


''Paman Seanku sayang...aku sangat tau, rasanya menduda dalam waktu yang lama pasti sangat kesepian paman.....''


Sean hanya diam saja ketika Clara mendekat dan mulai menyentuh jasnya dan bergerak turun dengan gerakan membuka..


Sialan...aapakah menjadi duda terlihat menyedihkan hingga saudara jauh pun bahkan rela merayunya...demi apa Clara melakukan ini...? meski Sean kesepian namun ia hanya menginginkan percintaan dengan Serena saja..bukan yang lain, bahkan para mantan kekasihnya berjejer untuk merayunya namun hanya di tanggapi Sean dengan sangat dingin...


Clara tersenyum ketika menyadari kalau Sean diam saja, dalam hatinya tak berhenti bersorak ketika ia sudah membayangi jika ia berhasil tidur dengan paman Sean maka ia berpura-pura hamil untuk mempercepat pernikahan dengan paman Sean lalu menjadi nyonya Sean Smith dan menjadi nyonya kaya raya...mata Clara berbinar nekat, bahkan ibunya sudah berpesan agar merayu paman Sean dengan segala cara...ia harus bisa menjadi istri Sean,


jadi ketika pertama kali sampai dirumah itu Clara semakin jatuh cinta dengan sosok Sean yang tampan dan dewasa...ia bahkan sudah menghayal bagaimana jika mereka bercinta...

__ADS_1


''Clara...apa kau benar-benar sedang merayuku...'' Jemari Sean mulai terkepal...


''Ya....itu benar, aku bersedia menjadi tempat pelampiasanmu pamanku sayang, kau bisa menemuiku kapan saja jika kau butuh sentuhan....''


Jemari Clara terus bergerak turun dan hendak menyentuh pinggang ke bawah Sean namun sesaat kemudian...


''Aaaarrggghhttt.......''


Clara menjerit ketika jemarinya di cengkram sampai mau patah oleh Sean..hingga airmatanya menetes karna kesakitan..


Sean terlihat sangat marah dan menekan tubuh Clara di sofa...dan mendekatkan wajahnya..


Airmata Clara menetes dengan rasa malu...betapa takutnya dia saat ini, tubuhnya bahkan sampai gemetar...


''Paman......''


''Keluar kau dari rumahku segera Clara, aku tak ingin memelihara ular, dan aku pasti akan menyelidiki ini jika orangtuamu terlibat maka aku tak akan tinggal diam......''

__ADS_1


Clara membeku...


''Aku mohon maafkan aku paman Sean..aku berjanji...aku tidak akan pernah melakukannya lagi aku tak akan pernah merayumu lagi tapi...aku mohon jangan mengusirku paman.........''


Sean menarik tubuh Clara berdiri....keduanya bertatapan...


''Aku tak pernah memberi kesempatan dua kali untuk seseorang yang menghianati kepercayaanku..''ucap Sean tajam..


''Lalu bagaimana dengan Serena, dia pernah pergi dari rumah dan kau mencarinya kembali...apa bedanya denganku.......''jerit Clara dengan gusar..


Sean mengeraskan wajahnya, entah dari mana Clara mendengar ini semua...Sean tersenyum kejam...


''Yang membandingkan dirimu dengan Serena adalah dia tidak murahan sepertimu dan aku...sangat menyayanginya...''


Airmata Clara menetes dramatis...


''Paman Sean aku mohon jangan usir aku...'' tangis Clara pecah saat itu juga namun terlambat...

__ADS_1


Sean tidak memberim peluang..pria itu lalu menekan tombol dan sesaat kemudian beberapa anak buahnya masuk..


''Usir gadis ini dan jangan biarkan dia mendekati kantor,....''ucap Sean dengan dingin...


__ADS_2