
Hening.....
Seina menatap wajah Arden yang terlihat kesal sementara mereka hanya berdiri saling menatap dengan tajam...
''Kau tak akan kemanapun Serena...''
''Lepaskan aku......''
''Tidak.....aku tidak mau....mengapa kau memaksaku Arden..kita tak punya hubungan apapun...''jerit Seina dengan mata berkaca-kaca..
Arden tertawa kesal dan melempar uang itu jatuh ketanah dan menatap Seina dengan rasa kesal yang menumpuk...
''Serena,....aku bahkan tak butuh uang itu....kau dengar...satu-satunya alasan aku menekanmu dengan uang itu adalah karna aku memang menginginkanmu Serena........''Jemari Arden terkepal dengan erat....
Ia tak tau mengapa ia merasakan perasaan ini...mengapa setiap bersama Serena hatinya menghangat..memang ketika pertemuan terakhirnya dengan Serena di restoran, ia memang belum merasakan apapun, namun hal berbeda ketika ia menemui Serena di rumah sakit.,...senyum gadis ini benar-benar indah dan Arden tidak bisa melupakannya sedikitpun...
''Serena,....aku ingin kau menjadi kekasihku bagaimana.......''
Arden mengambil tangan Serena dan menggenggamnya erat...keduanya saling bertatapan saat ini dan hal itu membuat Serena begitu sedih karna Arden sebenarnya mencintai Serena dan bukan Seina...hanya itu..dan hati Seina sedang sakit sekarang karna ia tak bisa menerima kalau pria ini ternyata mencintai Serena...dan dia terlalu berharap lebih dengan berpikir Arden melihatnya..
__ADS_1
Airmata Seina menetes di wajah sendunya...
''Aku akan menikah dengan Sean Smith...yah..kami akan menikah lusa dan hubungan kita sudah berakhir Arden...jangan bermimpi untuk aku bisa membalas perasaanmu...''
''Menikah.......''ulang Sean dengan kerutan di dahinya...
Seina mengangguk dan melepaskan genggamannya...lalu mengambil sebuah undangan dari tasnya dan memberikannya ke dalam tangan Arden..
Dan pria itu membeku dengan wajah kecewa yang begitu terlihat di wajahnya...matanya menjadi panas ketika bibirnya tak bisa mengucapkan suatu kata apapun...Arden kehilangan pegangan sesaat dan kesempatan itu di gunakan Seina untuk melarikan diri dari Arden...
Seina berlari dengan airmata yang masih menetes di wajahnya...hatinya teramat terluka karna menyadari kalau ia telah kehilangan Arden,...Seina tak tau mengapa hatinya sakit sekali....gadis itu segera menyetop taxi dan berlalu dari sana...
Arden menggenggam undangan di tangannya, ada foto Serena dan Sean yang sedang berpelukan erat dan menatap ke arah camera...dan pria itu akhirnya memejamkan matanya...
Serena......mengapa kau berani mempermainkan aku...kau menumbuhkan cinta di hatiku lalu di saat yang sama kau menghancurkannya tanpa ampun...bukankah kau sangat kejam...??
Arden mengepalkan tangannya...lalu menatap sekali lagi undangan di tangannya...baiklah...kau akan melihat bagaimana rasanya di campakan...??
Arden lalu membawa undangan itu bersamanya..yah..dia perlu undangan itu untuk mengetahui lokasi pernikahan Serena..
__ADS_1
++++++++++++++
Kedua saudara kembar itu saling menatap dengan penuh senyuman...
Serena dan Seina sedang di rias di ruangan yang sama...ini adalah hari bersejarah Serena, dia akan menikah hari ini dan Seina begitu bahagia...
''Mengapa matamu bengkak Seina...''tanya Serena memperhatikan adiknya..
Seina tersenyum..menghapus kekawatiran di wajah sang kakak.........
''Aku hanya sedang di penuhi rasa bahagia sampai aku menangis kakak...kau akan menikah...dan aku akan mendampingimu....''ucap Seina..
Serena mengangguk..jemari keduanya saling menggenggam..
''Aku mencintaimu Seina....kau adalah segalanya...''
Seina mengangguk penuh ucapan syukur...
''Terimakasih kepada Tuhan karna mempertemukan kita lebih cepat jadi aku bisa melihat kakakku menikah...''
__ADS_1
Serena mengangguk dengan mata berkaca-kaca..keduanya saling melemparkan senyuman........