
Seina membeku di tempatnya ketika tatapan mata Dirly seakan menembus dadanya...matanya menjadi panas....
''Dirly...''
Pria itu memalingkan wajahnya dan menatap langit-langit kamar dengan mata yang basah..dan hal itu cukup menyakitkan untuk Seina..ia ikut sedih...
''Mengapa kau harus menyamar menjadi seperti Serena,..apa yang sebenarnya terjadi...apakah Serena....''
''Dirly aku hanya akan.......''
Dirly kembali menatap mata Seina dengan begitu tajam...
''Apakah itu artinya dia sudah meninggalkan aku dan mengutusmu...siapa kau...''
Hening.....
Seina memutuskan untuk jujur, lebih baik pria ini mengetahui segalanya toh...itu adalah kenyataannya...
Seina menarik kursi dan duduk di depan Dirly...meski pria itu masih menatapnya dengan tajam..
''Aku memang bukan Serena...aku adalah Seina..adik adik kembarnya...''
Deg!!
__ADS_1
Dirly menghela nafas...ia yakin sekali begitu menatap mata gadis ini..ia tau dia bukan Serenanya..
''Katakan padaku....apa yang terjadi, mengapa malah kau yang kemari dan bukan Serena...''
Seina memejamkan mata sesaat...ketika matanya basah seketika....ia tak tau mengapa ia bisa sesedih ini...Arden baru saja mematahkan hatinya dan itu menyakitkan..lalu ia harus kembali di hadapkan dengan tatapan sedih pria yang mencintai kakaknya..pria tak berdaya ini sangat tampan...
''Kakakku Serena...sudah menikah...' ucap Seina dengan ketegasan yang sempurna di wajahnya sementara matanya menajam ke arah Dirly..
Menyadari bahawa Dirly sangat syok dengan penjelasannnya..
''Apa maksudmu Serena menikah....dengan siapa...aku tunangannya...mengapa dia menghianatiku...Serena...''
Dirly mulai meronta dan ingin bangun dari sana sementara...ia kembali menjerit ketika tubuhnya masih terlalu lemah untuk di gerakan...
''Dirly....''
''Mengapa Serena tega....bukankah dia sudah berjanji...'' Dirly meneteskan airmata kesakitannya..sungguh dia tidak percaya Serena mampu melakukan ini kepadanya..
''Serena...''
''Dia menikah hari ini dengan kak Sean...''
''Sean...'' ulang Dirly memejamkan matanya..
__ADS_1
Tubuhnya menjadi lemah...tuan Sean ternyata masih mengejar Serena...??
''Dia tidak menyerah..pria sialan....aku tak bisa merelakan begitu saja...aku tak rela Serena bersama Sean...''
Mendengar hal itu membuat Seina melirik tajam..
''Sebelum kau ingin membuat perhitungan pada kakak iparku, ijinkan aku memberitahumu bahwa selama kau dirawat di ruangan mahal ini...kakak iparku dan kak Serena yang menanggungnya..sementara kakakmu Jarvis tidak melakukan apapun kepadamu Dirly...'' desis Seina dengan tajam...
Kali ini Dirly menoleh dan begitu syok mendengar penjelasan Seina..
''Apa....''
''Kau harus bersyukur masih bisa hidup, bahkan kakakmu sendiri sudah menyerah dan meminta dokter mencabut alat-alat mahal ini..tapi kak Serena dan kak Sean yang tidak menyerah..mereka bahkan tidak memberi jangka waktu kapanpun..mereka sepakat akan menunggu sampai kau sadar....''
Dirly membeku mendengar ucapan Seina yang jujur...rasa sesak di dadanya kian menumpuk..ternyata dia bisa hidup sampai saat ini karna belas kasihan Serena dan Sean...?
''Keluar kau dari sini Seina..keluar...''
Seina melirik tajam...
''Jika aku pergi siapa yang akan menolongmu...kau pikir aku juga senang mengurus manusia yang tidak bisa bersykur sepertimu....cih...kau pikir kau satu-satunya yang paling sakit disini...dasar egois...kau pria yang egois...''
Seina bersedekap menahan emosi sementara Dirly tak pernah menyangka akan mendapat jawaban kejam dari saudara kembar Serena..
__ADS_1
''Kau gadis yang kasar...'' desis Dirly kesal...