Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Terhanyut


__ADS_3

Sean tidak melepaskan Serena sedikitpun pria itu menjebak Serena dan menghimpitnya di tembok sementara bibirnya mendarat mulus di bibir Serena yang lembut dan dingin hening sesaat ketika Selena tidak mampu mengendalikan pikirannya.... otaknya serasa beku ketika ciuman Sean terasa hangat dan menciptakan kerinduan yang selama ini terpendam di dalam dirinya bibir mereka bertemu seolah rindu, saling mencecap dengan gairah yang terpendam selama ini. terlalu panas ketika Sean mulai meminta Serena membuka dirinya ketika gadis itu hendak bicara Sean tidak membuang waktu, bibirnya membungkus bibir Serena dan menggilasnya tanpa ampun.


Serena merasa bingung sudah 2 tahun lamanya mereka berpisah sudah 2 tahun lamanya Sean tidak menciumnya seharusnya Serena tidak memikirkannya bukan? seharusnya Serena tidak tergoda bukan, seharusnya Serena tidak merasakan apapun.. namun sebaliknya yang dirasakan Serena adalah rasa rindu ia merindukan ciuman Sean, ia merindukan ciuman pria itu kepadanya, entah karena apa mungkin dia sudah gila.. tapi terlalu indah ketika kenangan itu bangkit dan mulai menguasai dirinya.... Serena lepas kendali sehingga ia pun membalas ciuman Sean kepadanya.


Serena lupa segalanya, Serena lupa jika dia sudah punya tunangan yang bernama Dirly Serena kehilangan pikiran dan egonya ia terlalu merindukan Sean.. jauh di dalam lubuk hatinya Serena tidak pernah bisa melupakan pria dewasa ini tidak pernah, Sean mendapat tempat khusus di dalam hatinya dan ia tidak bisa mengusirnya begitu saja meski ada diri sekarang yang menjadi tunangannya...


Ciuman itu berubah menjadi cemburuan ketika bibir Sean mendarat menelusuri leher jenjang Serena dan mengecupnya dengan lembut sementara jemarinya mulai turun dan menyentuh kemeja milik Serena yang sedikit terbuka di saat itulah Serena mulai ingat bahwa ia bukan Serena yang dulu..... dia bukan Serena seorang gadis yang berkuliah yang tinggal bersama sang Paman, tidak dia adalah Serena Wilson dia adalah tunangan dari Dirly....bukankah dia telah menghianati Dirly dengan berciuman dengan Sean....?


Serena sungguh terkejut dan buru-buru mendorong tubuh Sean menjauh darinya....


Nafas keduanya masih memburu karna ciuman yang terlalu panas....Serena menajamkan tatapannya.....

__ADS_1


''Kau bukan siapa-siapa ku lagi tuan Sean Smith....jangan coba menyentuhku lagi....'' jerit Serena mengepalkan tangannya...


Sean bersedekap menatang Serena.......


''Kau lupa jika sebagian tubuhmu sudah menjadi milikku.....cih.. tunangan bersama Dirly....kau pikir aku akan membiarkannya....''


Serena semakin meradang.....


''Yah...aku sangat menyedihkan,kau tidak menyangkal..aku juga pria tua yang pemarah,...Serena...akupun akan menikah Serena namun ...perlu kau ingat jika hanya kau yang kan menjadi istriku...kau dengar itu.......''teriak Sean dengan gusar....


''Tidak akan pernah......aku tidak akan pernah menjadi istrimu.....'' lantang Serena tajam...

__ADS_1


''Ow... benarkah.... kita liat saja nanti Serena sayang....''


''Aku mengundurkan diri dari pekerjaan ku...''


''Lakukanlah dan kau akan aku tuntut Serena... bukankah kau telah menandatangani Kontrak selama 5 tahun kau tidak boleh meninggalkan Hotel....jika kau lakukan itu maka kau akan selesai.....'' ancam Sean dengan ketenangan yang mengerikan.


Serena memejamkan matanya Ia sangat kesal ketika menyadari bahwa dirinya memang telah menandatangani berkas perjanjian kontrak kerja sama antara dirinya dan pihak Hotel seharusnya dia lebih teliti dan mencari tahu siapa nama pemilik Hotel ini, namun Serena terlalu bodoh dan mengabaikan semuanya akibatnya sekarang ia tidak bisa lari dari Sean dan harus bisa terima bahwa ia akan bekerja dengan Sean di bawah kendali pria itu....


'Sean......'' desah Serena Dengan mata berkaca-kaca karena ketidak berdayaannya....


Sedangkan Sean hanya tersenyum dengan penuh kemenangan, Serena akan menjadi miliknya dan dia pastikan tidak ada yang bisa memisahkan mereka lagi....

__ADS_1


__ADS_2