Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Bercinta 1


__ADS_3

Serena tidak bisa meronta ketika jemari Sean mendekapnya dengan erat sementara itu bibirnya mulai menyentuh bibir Serena yang dingin...


Erangan itu lolos dari bibir Serena ketika Sean semakin memperdalam ciumannya sementara..bibir Serena mulai membuka, bukan karna dia ingin namun...entah bagaimana bisa Sean menggodanya dan ia terbakar...


Tubuh mereka sudah polos ketika Sean mendorong tubuh Serena jatuh ke ranjang empuk di belakangnya pria itu segera menaikinya dan setengah menindih tubuhnya..


Panas,....


Ketika Serena mencoba menjauhkan tubuh Sean yang entah mengapa begitu kokoh dan keras seperti batu...bibirnya terlalu panas menggoda bibir Serena meninggalkan jejak panas yang nikmat ketika Sean mendominasi ciumannya...


Ciuman itu terus menjalar turun dan Sean kembali mengecup leher Serena yang putih dan meninggalkan jejak kemerahan disana..


''Aaaarhhh.....''


Serena mengutuki rintihannya namun ada kerinduan yang besar kepada Sean...ia sungguh mencintai Sean namun rasa bencinya juga ternyata besar hingga ia merasa bingung...mengapa seluruh pikirannya di penuhi oleh pria ini...mengapa....???


Tubuh atas mereka sudah polos, dan menyatu Serena mulai panik ketika bibir Sean kembali menyentuh permukaan dadanya dengan gairah yang meluap..

__ADS_1


''Sean....bagaimana kalau kau melepaskan aku...bagaimana kalau kita...''


Terlambat bagi Serena ketika bibir Sean kembali melum** put*ng pa yu da ra nya dengan gerakan panas...hingga membuat Serena mengerang...kedua jemari Sean menelungkup kedua pa yu da ra nya dan membawanya ke depan bibirnya Sean tak menunggu lama..bibirnya langsung mengul*m put*ng pa yu da ra Serena dengan begitu panas...lidahnya mulai menari-nari disana menggoda put*ng pa yu da ra Serena yang menegang sempurna..


Lama...Serena di buat tunduk dalam kendali Sean yang posesif, ia terlalu rindu sebagai pria normal Sean butuh pelepasan biologisnya dan kepuasan yang ia inginkan hanya dengan Serena..dan bersyukur gadis ini menjaga dirinya...Sean terlalu mencintai Serena dan tak sanggup kehilangan Serena lagi..ia hampir gila karna kehilangan Serena dua tahun lalu dan kini Sean tak akan mau mengambil resiko lagi...


Serena adalah miliknya.....


''Aku bahkan tidak percaya pada dirimu Serena...kau harus menjadi milikku baru aku puas..''


''Sean kau sangat jahat...''


Sean tersenyum menang...sesaat kemudian ia kembali melum** pa yu da ra Serena memberi jejak tanda di pa yu da ra Serena yang padat...tanda kemerahan itu terlihat indah di mata Sean...


Sementara itu jemari Sean bergerak turun melepaskan bagian bawah Serena dan membuat Serena menggeleng..


Serena mencengkram tubuh Sean...

__ADS_1


''Tidak....aku takut Sean....''


Sean tersenyum, dengan sedikit kuat ia menjauhkan tangan Serena yang menghalangi tangannya...


''Tak ada yang bisa menghalangiku sayang.....tak perlu takut karna aku mencintaimu..''


Airmata Serena menetes dari matanya...ia sungguh merasa bingung..apa yang harus ia lakukan...Sean memahami benar emosi yang ada di hati Serena dan memeluknya lagi menenangkan gadis yang ia cintai karna ini adalah pengalaman pertama baginya....


Serena membeku ketika Sean menatapnya dengan dalam..dalam posisi seperti ini seolah membangkitkan kenangan lama mereka ketika Sean menatapnya dengan penuh cinta...


''Kita akan saling memiliki...bukankah kau juga sebenarnya masih mencintaiku Serena...''


Deg!!!


Serena tak menjawab dan hanya menangis...hingga Sean kembali menyentuh bibirnya Dengan bibir Serena lembut..


''Aku mencintaimu Serena sayang....tubuhmu akan menerima tubuhku....''

__ADS_1


Sambil membujuk jemari Sean menyentuh milik Serena yang hangat.....


Deg!!!!!


__ADS_2