Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Di Perebutkan


__ADS_3

Seina membuka pintu apartement dan merasa lega karna sang kakak belum kembali..gadis itu memegang pil baru di tangannya, ia mengganti pil yang biasa di minum sang kakak menjadi pil penyubur kandungan..Seina berharap kakaknya bisa menikahi kak Sean karna jujur dia merasa kak Sean sangat baik dan takut jika kakaknya akan berpaling kepada pria lain...


Seina meletakan kembali pil di tempat semula seolah tidak terjadi apapun, beruntung warna pilnya sama jadi Seina tidak perlu khawatir kalau Serena mungkin akan curiga...


setelah meletakan pil itu Seina kemundian segera mandi..hari ini dia harus pergi ke Hotel dan mulai magang disana...ia ingin menjadi seorang pegawai yang baik dan membanggakan kakak dan kakak iparnya...


Seina begitu senang karna sadar dia membantu Sean untuk cepat menikahi Serena...


*************


Seina keluar dari gedung apartement dan melangkah disisih jalan, ia ingin menggunakan angkutanb umum karna sudah lama tidak merasakan kebebasan ketika ia masih menjadio seorang pencuri dan penipu..


Seina tertawa kecil ketika sadar jika kadang naluri mencurinya sering muncul dan menggodanya untuk melakukan aksinya lagi, namun Seina masih takut jika kakaknya Serena akan sangat marah jika tau dia masih mencuri...bukan itu saja...kakak iparnya juga akan malu...jadi Seina tak akan melakukannya lagi...


Langkah Seina pelan menyusuri beberapa pertokoan lama yang pernah menjadi lokasinya beraksi...


Seina baru saja ingin menyapa penjual buah di pinggir jalan, namun Seina begitu terkejut ketika lengannya di tarik paksa dari arah belakang, betapa terkejutnya Seina melihat seorang pria dewasa menatapnya tajam...


''Bagus Serena...tunanganmu sedang koma kau malah berjalan-jalan tanpa beban, aku tidak menyangka kau bisa sedingin ini...''


Hening...


Siapa pria ini mengapa dia datang dan malah marah-marah....?

__ADS_1


''Lepaskan aku...tanganku sakit sekali ya ampun kau ini....''


Jarvis sedikit terkejut dengan gaya dan sikap Serena yang lain, Serena yang sekarang ada di hadapannya adalah Serena yang tomboy dan kasar...


''Mengapa sikapmu begitu....''


''Kau mengganggu hariku pria tua...astaga...aku bukan Serena..''


Seina kemudian melangkah begitu saja dan sanggup membuat Jarvis kesal...


Pria tua....Serena bilang dia pria tua...? yang benar saja....mengapa gadis itu sangat lancang....??Jarvis tak terima lalu melangkah mendekati Seina yang trus melangkah dan kali ini...ia menarik Seina dengan kuat...


''Serena...''


Jarvis menggertakan giginya..


''Ikut aku sekarang....''


Seina menjadi panik...


''Apa kau mau menculikku....'' jerit gadis itu mulai meronta..dan Jarvis mulai kehilangan kesabaran namun ia tetap saja menarik paksa Seina menuju mobil..


Sehingga terjadi tarik menarik di antara mereka,...Seina sungguh tak menyangka jika pria ini benar-benar kasar...dan ia tau kak Serena pasti stres di kejar para pria..

__ADS_1


''Lepas....''


''Tidak akan Serena...kau harus ikut aku...''


Jarvis membuka pintu mobil namun sebelum tubuh Seina benar-benar masuk...


''Lepaskan dia,....''


Suara dingin itu membuat Jarvis menoleh, menemukan seorang pria asing dengan rambut di atas bahu...


''Siapa kau,......''


''Namaku Arden dan, Serena adalah milikku kau tidak bisa membawanya..''


Deg!!!


Seina melebarkan matanya,...


Arden....? bukankah pria yang menelfon kakaknya dan menyebabkan wajahnya begitu pucat...Seina menyipitkan matanya dengan tajam...kedua pria ini mengejar kakaknya..? pantas saja kak Sean ingin cepat menikahi kak Serena...


Arden mendekat menarik Serena bersamanya sedangkan Jarvis juga tak mau melepaskan tangan Seina...


''Apa kalian sudah gila....lepaskan aku...'' jerit Seina sangat kesal...

__ADS_1


__ADS_2