Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Menikah


__ADS_3

Pernikahan Serena dan Sean berjalan dengan lancar dan penuh rasa haru.. sementara Seina menatap dengan tatapan bahagia yang terpancar di wajah manisnya, Seina juga memakai gaun berwarna putih yang begitu elegan menjuntai membalut tubuh sintalnya..


Sean menatap Serena ketika mereka sudah mengucapkan janji suci pernikahan tiba saatnya Sean mencium kening Serena Dengan penuh rasa syukur...


Mata Sean menjadi basah ia sungguh tak menyangka jika.... Serena sekarang adalah benar istrinya .ini bukanlah mimpi yang selama ini mengusik dan mengganggunya inilah kenyataannya kalau Serena adalah miliknya dan dirinya tak akan pernah menyangka akan berdiri disini sebagai suami Serena..


Pria itu menggenggam tangan sang istri, menatapnya dengan tajam.. Serena belum tau jika dirinya sedang hamil, jadi Sean tentunya akan bersiap menghadapi kemarahan sang istri..


Mereka bertatapan......


''Aku mencintaimu istriku sayang....''


Serena mengangguk penuh senyum....


''Terimakasih sudah menjebak ku.'' senyumnya penuh arti yang langsung di tanggapi tawa oleh Sean..


Pria itu mendekati Serena dan segera mencium kening istrinya dengan hangat..suara riuh tepuk tangan memenuhi tempat itu dan membuat mereka sangat bahagia...

__ADS_1


Serena membiarkan Sean memeluk dirinya...ia sungguh bahagia akhirnya menikah dengan pria yang begitu ia cintai sejak hari pertama melihatnya, meski Serena sedikit merasa bersalah pada Dirly namun Serena berjanji kalau ia akan mendampingi Dirly sampai sembuh dan akan menjelaskan segalanya....


Mereka turun dan mulai berbaur dengan para tamu yang hadir dan beberapa keluarga dekat...


"Selamat kakak ...aku sangat bahagia." Seina memeluk sang kakak Serena dan juga Sean....


"Terimakasih sayang.....aku sangat cantik dengan gaun putihnya..." puji Sean tersenyum...


"Tentu saja.... sebagai adik kembarnya aku harus cantik agar kakakku banggoa padaku.."


Mereka pun tertawa..lalu Sean dan Seina menerima ucapan selamat dari teman dekat mereka dan rekan bisnis sang kakak ipar Sean....


Sedangkan Seina...mengambil minuman dan menikmatinya.... matanya berkeliling di antara para tamu dan melambaikan tangannya pad beberapa temannya di Hotel,


Dari arah luar gedung Seina membuang pandangan dan menjadi sangat ketakutan....ia melihat jelas kalau itu adalah mobil milik Arden.. jemarinya terkepal...


Untuk apa Arden kemari...bagaimana kalau dia menghancurkan pesta ini...? wajah Seina menjadi pucat.....sambil meletakan minuman kembali dia melangkah ke luar gedung sembari menyeret gaun putih panjangnya keluar...

__ADS_1


Langkah Seina semakin cepat ketika melihat Arden turun dari sana dari mobil dengan tatapan membara....


Tidak.....jangan pernah. Arden kacaukan acara sang kakak...mata Seina menjadi panas.. suara langkah cepatnya menggunakan highells tak berbunyi teratur mengikuti langkah Arden yang mendekat....


Sementara Arden sudah menyiapkan pistol miliknya,rencananya adalah datang dan membatalkan pernikahan Serena, walau dengan menggunakan kekerasan...bahkan anak buahnya sudah berjaga di mobil dan siap untuk menyerang kapan saja sesuai perintahnya..darah Arden mendidih melihat gedung pernikahan, ia ingin melakukan ini dengan cepat....Arden akan membawanya pergi karna ia tak akan pernah mau kehilangan Serena....


Pria itu mendekat...namun ia sangat terkejut melihat sosok Serena berlari dengan gaun putihnya dan berdiri di hadapannya..


Hening.....


Arden sungguh terkejut ketika melihat Serena dalam balutan gaun putih yang begitu cantik, dia seperti bidadari dan Arden mematung di tempat karna rasa kagumnya atas kecantikan Serena yang terpancar...


Gaun tanpa lengan ini menunjukkan kalau tubuh Serena begitu indah....


''Arden......'' desah Serena dengan mata yang panas ....


Arden mendekati Serena....

__ADS_1


__ADS_2