
''Aku mencintaimu dan akan aku buktikan bahwa kali ini tidak akan ada yang bisa memisahkan kita Serena...''
Sean tampak sangat percaya diri ketika mengucapkannya dan hal itu membuat Serena semakin kesal, namun dia tidak mampu berbuat apapun karena ia terikat pekerjaan di Hotel ini dan tidak mampu melarikan diri lagi, mungkin dia harus mengatakan dengan jujur kepada Dirly, pernikahan mereka harus cepat digelar agar Sean tidak akan mampu mengganggu hidupnya lagi, bagi Serena meski perasaan itu masih ada namun itu hanya kenangan masa lalu dan Serena tak akan membiarkan Sean masuk kembali ke dalam hidupnya lagi seperti dulu cukup sekali ya mencintai Sean dan ia sudah terluka sangat dalam karenanya jadi Serena tidak akan memberi kesempatan lagi tidak akan pernah.
''Silahkan sajak kau bermimpi Sean,karena di antara kita sudah selesai jadi aku tak ingin berhubungan denganmu lagi...tidak.....''
Sean mendekat sekali.lagi..mengusir jarak di antara mereka....meraih lengan Serena sekali lagi dan membenturkannya di dinding....ia menatap tajam....
''Jangan menguji kesabaranku Serena ..aku pastikan Dirly atau siapapun tak akan mampu memisahkan kita....''
Serena meronta di dalam rengkuhan Sean...
''Kau selalu begitu.......kau selalu egois...kau memaksaku harus setia lalu setelah aku menyerahkan hidupku.....maka kau akan menghancurkan hatiku lagi.....aku sudah muak Sean....'' airmata Serena menetes.....
Sean mengakui segalanya kalau dulu dialah pria pengecut itu..dialah yang telah mengalah dan pada akhirnya gadis yang ia cintai terluka namun...dia telah belajar... Sean jug terluka karna perasaannya jadi kali ini ia tak akan menjadi pengecut lagi...
''Aku yang dulu memang bodoh Serena aku mengakui itu namun...itu dulu ....aku sudah menanggung semua rasa sakit itu jadi kali ini aku pastikan aku tidak akan pernah menyerah.....kau akan aku dapatkan......''
Sebuah ketukan dipintu membuat mereka terkejut....Sean buru-buru melepaskan rengkuhannya....
__ADS_1
''Ku harus pergi......''
''Tidak....siapa mengijinkan kau pergi.....''
Serena mengerang.....
''Para pegawai lainnya akan curiga....''
Sean tersenyum acuh.....
''Aku akan bilang kau calon istriku....''
''Kau sudah gila........'' geram Serena kesal....
Sean meraih jemari Serena menuju kamar yang memang berada di ruangannya dan mengunci Serena disana...
''Tunggu aku manis....''
Sean lalu mengunci pintu dan melangkah ringan menuju pintu....ia harus menyambut tamunya....
__ADS_1
Sean hari itu sangat bersemangat ia melayani para rekan bisnisnya dengan ramah dan lebih lepas dalam tawa...ia sungguh lega menyadari Serena sudah ada di dalam jangkauannya dan Sean tak akan melepaskan nya lagi...
Sementara....
Serena menatap ruangan kamar yang cukup luas itu lalu mulai mencari-cari sebuah petunjuk kalau-kalau ia bisa lari dengan jalan rahasia..
Namun... kamar ini sangat steril dan tertutup..bahkan mata Serena kembali sembab membayangkan tak ayd ajalan keluar baginya untuk lari....selain menunggu Sean...
Sialan.....mengapa ia harus bertemu Sean....???
❤️❤️❤️❤️
Setelah menyelesaikan urusannya....Sean Lalu teringat dengan Serena lalu melangkah ke kamar dan membuka pintu.....Sean membeku melihat Serena sudah tertidur di atas ranjang,gadis itu tertidur seperti seorang bay........pria itu mengulum senyum...
Sean melepas jass berikut dasinya...
lalu segera naik ke atas ranjang dan tersenyum menang....
''Akhirnya aku.... menemukanmu dan kali ini kau benar-benar akan menjadi milikku....''ucap Sean penuh siasat....ia harus menjadikan Serena miliknya bagaimanapun caranya .......Sean terlihat nekat....
__ADS_1
Jemari Sean bergerak menyentuh ujung kemeja Serena dan kemudian ia kembali mendekatkan bibirnya di bibir Serena, ......
Deg!!!!!!