Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Tak Rela Kehilangan


__ADS_3

Malam harinya Sean sudah lebih dahulu pulang dan meninggalkan Serena dan Seina sendirian..karna pria itu harus menghadiri makan malam dengan rekan bisnisnya sebenarnya Serena di ajak namun Sean tak ingin memaksa Serena apalagi dengan kondisinya saat ini...


Seina membuatkan camilan untuk mereka berdua ketika duduk di balkon kamar dan menatap indahnya malam...di balkon itu tersedia sofa panjang seperti ranjang yang muat untuk dua orang...mereka pun duduk disana..


''Seina...apa kau baik-baik saja, aku berpikir untuk sebaiknya kau memulai kuliah..''


Seina tersenyum...


''Aku baik-baik saja kakak...aku tak ingin kuliah dan hanya ingin bekerja,...''ucap Seina menatap ke arah langit malam yang cerah..


''Tapi kau masih muda...aku ingin kau bisa kuliah sepertiku, cita-citamu masih sangat panjang..''


Seina mengambil jemari Serena dan menggenggamnya..


''Kakak...jangan mengkhawatirkan aku...tak semua orang harus kuliah...aku belum berpikir kesana...aku ingin bekerja sebagai pegawai Hotel itu saja..''


Serena terkekeh lalu jemarinya naik dan menyentuh wajah Seina yang sama persis seperti dirinya..


''Kau punya kakak sekarang jadi...jangan khawatir apapun nikmati hidupmu Seina....kakak akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia...''


Seina terharu tentu saja...ia pun mengangguk dengan mata yang basah...hal yang sama juga akan di lakukan Seina..ia akan melakukan apapun demi kakaknya termasuk melindunginya dari Arden atau Jarvis,...bahkan Seina tak akan berpikir dua kali untuk mengorbankan dirinya....


''Dan kakak punya adik sekarang...aku akan selalu menolongmu...''

__ADS_1


Keduanya lantas berpelukan dengan erat hingga airmata itu menetes di mata mereka masing-masing...cerita kelahiran mereka sangat menyakitkan..kata ibu panti mereka di letakan begitu saja oleh orangtua mereka di depan pintu panti asuhan di tengah hujan badai..


sejak itu yang di rasakan hanya sakit....namun itu semua akan berakhir sekarang...Serena akan melakukan apapun demi adiknya...mereka akan selalu menjaga dari sekarang..


********


Seina menghilang cukup lama dari Arden dan bersembunyi selama seminggu ini..dia telah mendapatkan uang untuk membayar semua hutang kakaknya Serena sekaligus memutuskan hubungan mereka..


Seina tau benar kalau ia merasakan sesuatu ketika ia bersama dengan Arden dan perasaan ini benar-benar menyiksa dirinya...


Seina berdiri di sebuah taman yang sepi sambil menunggu Arden...gadis itu duduk di bangku taman sembari memeluk tubuhnya...


malam semakin dingin dan Seina masih menunggu Arden..


Tak berapa lama kemudian...


Begitu melihat Seina...senyum langsung terbit di wajah Arden..pria itu semakin mempercepat langkahnya..


''Serena...''


''Tuan Arden...''


Arden merasa bingung dengan sikap kaku Serena saat ini..

__ADS_1


mengapa dia terlihat menjaga jarak...?


''Serena apa yang terjadi...''


Seina mengangkat wajahnya...ia lalu menundukan kepalanya dan menyerahkan sebuah amplop tebal dalam genggaman tangan Arden hingga pria itu membeku...terkejut dengan apa yang di lakukan Serena..


''Serena apa ini....''


''Aku telah membayar semua hutangku kepadamu tuan Arden...jadi di antara kita sudah selesai dan aku harap..kita tak akan bertemu lagi...''


Deg!!!


Arden sungguh tak menyangka...bahwa keinginan bertemu Serena adalah mengembalikan semua uangnya...


Bagaimanapun Arden tak siap kehilangan Serena........


''Aku harus pergi......''ucap Seina membalikan tubuhnya dan hendak melangkah.......


Namun Seina terkejut ketika, lengannya di tarik ek belakang dengan gerakan sedikit kasar hingga memaksanya menatap sosok Arden yang menatapnya dengan tajam,.......


''Tuan Arden........''


''Siapa yang mengijinkan kau pergi Serena...siapa..''

__ADS_1


Deg!!!


Seina begitu ketakutan...


__ADS_2