Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Kecewa


__ADS_3

Sean duduk merenung seharian di dalam ruangan kerja milikknya..pembicaraannya dengan Axel benar-benar mempengaruhinya hingga Sean hanya bisa terdiam di tempat duduknya...


Jika di urut memang, semua yang terjadi kepada Serena ada hubungan dengan dirinya hingga akhrinya gadis yang ia cintai itu tertembak...Sean memejamkan matanya bagaimana caranya,...


Ia sudah jatuh cinta pada Serena namun, Sean harus sadar bahwa cinta egoisnya akan mencelakai Serena...


Hingga Sean sampai pada satu keputusan yang akan merubah segalanya yah, ia harus bersikap tegas demi masa depan Serena sendiri..


********


Serena merasa bingung sudah dua hari dia berada di rumah sakit namun sang paman tidak menampakan wajahnya atau menengoknya lagi..dan hari ini saatnya dia pulang, setelah berganti perban di pahanya...wajah Serena menjadi kusut..


Ada apa...?? apakah terjadi sesuatu atau mungkin saja paman Sean sedang bersama wanita lain...? memikirkan itu saja membuat Serena sedih...


Pintu terbuka dan ia mengira sosok Sean yang datang namun ternyata ia adalah Axel..


''Selamat pagi....sudah siap untuk pulang..''


''Dimana paman Sean...''tanya Serena sungguh penasaran..


Axel berdehem..


''Paman sedang berada di luar kota untuk urusan pekerjaan..tidak masalah kan kalau aku yang mengantarmu pulang...''


Serena menghela nafas..lalu menggelengkan kepalanya...

__ADS_1


''Tidak...tidak masalah..''


Axel lalu mendekati Serena...


''Naiklah ke punggungku...''


Serena tersenyum...


''Jangan menjatuhkan aku...'' balas Serena dengan tawa yang pecah...


Axel mengangguk lalu Serena pun naik ke punggungnya...


dan pria itu mengarang...


''Yah...kau berat sekali, kau makan dengan sangat banyak....''


''Benarkah...aku memang banyak makan...bertahanlah Axel..'' bisik Serena menahan rasa malunya..


Keduanya melangkah keluar dari ruangan rumah sakit dan menjadi tontotan para pasien dan pengunjung lainnya hingga beberapa dari mereka memuji jika Axel adalah kekasih yang baik...


dan Axel sungguh menikmati pujian itu datang kepadanya meski ia tau Serena sudah jatuh cinta pada sang paman.....


Mereka sampai di parkiran mobil dan Axel menurunkan tubuh Serena hati-hati karna pahanya masih terluka..


''Aaarrrgghh...''

__ADS_1


''Maafkan aku...apakah kau kesakitan..''


''Yah.....sedikit, tapi aku baik-baik saja Axel..''


''Sekarang kita pulang...'' ucap Axel sambil membimbing Serena masuk ke dalam mobil dan Axel juga masuk dengan cepat...


Sementara itu di seberang jalan tampak Sean berada di dalam mobilnya dan hanya menatap nyeri pada kebersamaan Serena dan Axel..dan berusaha sekuat tenaga untuk menekan perasaannya..ia sungguh mencintai Serena dan tidak bisa melupakan gadis ini tapi dia harus bersikap tegas..


*********


Sudah lebih dari seminggu dia berada di rumah, kakinya sudah membaik namun ia masih berjalan dengan pincang...


Rumah masih sepi karna Axel sedang ke kampus sementara ia hanya bersama paman Caleb dan para pelayan..


Mobil Sean memasuki gerbang dan Serena pun berdiri dengan tidak sabar...dengan langkah tertatihnya ia mendekat ke arah pintu dan membeku..


Untuk kesekian kalinya ia harus melihat kebersamaan paman Sean dengan wanita lain namun kali ini sangat cantik..


''Siapa ini sayang...'' bisik Sonya pelan..


Sean menatap Serena yang berdiri dengan wajah penuh rasa kecewa...ia sungguh terluka kali ini....Sean dan Sonya mendekati Serena...


''Dia keponakan Elena, kau ingat kan..namanya Serena..sebentar lagi aku akan menjodohkannya dengan Axel...dia juga keponakanku juga...''


Bagai petir.....mata Serena melebar tak percaya...mengapa begini..mengapa tiba-tiba begini...??

__ADS_1


Gadis itu tertunduk menyesal karna untuk kesekian kalinya dia mempercayai seorang Sean..


__ADS_2