Gairah Sang Duda

Gairah Sang Duda
Kecewa


__ADS_3

Serena keluar dari ruang rawat milik Dirly dengan airmata yang menetes...tidak,..mengapa semua menjadi seperti ini...??


Dirly mengalami penurunan fungsi organ dengan tiba-tiba...sementara itu kerusakan parah di alami tubuhnya..perlu biaya besar demi menjaganya agar tetap stabil..


Serena memijit kepalanya..dulu Dirly berjuang untuknya..bahkan pria itu tak segan untuk menghidupi Serena di awal pelariannya..Serena sungguh tak bisa membiarkan Dirly menyerah begitu saj..dia tak akan pernah membiarkan Dirly sampai menyerah...


Ketika Serena sampai di ujung lorong rumah sakit ia bertemu dengan Jarvis...untung saja Sean sudah pulang dan mereka tidak bertemu lagi..


''Serena.....''


''Kita harus bicara ini tentang Dirly..''


Jarvis membeku, sementara tangannya mengepal di saku jasnya..


Hening......


''Baiklah....bagaimana kalau kita bicara di taman...''


''Baiklah...''


********


Serena dan Jarvis duduk di taman rumah sakit itu...


''Bagaimana kondisi Dirly...''


''Kata dokter, ia mengalami penurunan fungsi organ,...karna itu Dirly harus bergantung pada alat-alat..


Hening.....

__ADS_1


''Lalu...''


Serena menoleh...


''Perawatan Dirly sangat mahal dan aku...tau benar kalau kau akan membiayai semuanya kakak...bukan brati aku lepas tangan...saat ini aku sudah bekerja..aku akan membantu sebisanya..bahkan sebagian gajiku akan aku pergunakan untuk Dirly...''


Jarvis memandang jauh ke depan...ia lalu tersenyum miring...sebenarnya ia bisa membiayai pengobatan Dirly dia kaya dan juga punya uang..tapi...Jarvis hanya tidak mau Dirly sembuh dan akhirnya menikahi Serena...


tidak..apalagi Dirly hanyalah adik tirinya...


''Serena....aku tak keberatan membayarnya dia adikku..tapi...sampai kapan, jika harus membayar tagihannya dengan rutin maka aku akan bangkrut..kau tau jika aku tidak sekaya itu....aku sedikit tidak sanggup Serena..perlu kau tau jika Dirly tak akan bisa sembuh di dalam dunia medis...aku tau benar bahwa semua yang kau lakukan adalah sia-sia..di banding menghidupkan sesuatu yang tak mungkin bagaimana kalau kau menikah saja denganku..seperti permintaan Dirly....''


Ucapan Jarvis yang kejam sungguh di luar perkiraan Serena,..ia sungguh tidak menyangka jika Jarvis menolak pengobatan adik kandungnya sendiri...padahal dia mampu...


Sekarang Serena harus meminta kepada siapa lagi..??


Pada Sean itu mustahil..mana mungkin Sean mau membayar tagihan sebesar itu...??


Serena hendak melangkah namun tangannya di cekal oleh Jarvis....


''Mengapa kau tidak menyerah saja Serena....menikahlah denganku...''


Serena tertawa dengan kesal...


''Aku heran mengapa hatimu sekotor itu tuan Jarvis...padahal Dirly menyayangimu...bahkan percaya kepadamu sehingga ingin tinggal bersamamu ketika kami menikah nanti...jika saja dia tau kalau kakaknya sendiri adalah seorang monster..''


''Apa maksudmu Serena...'' suara Jarvis meninggi...


Serena menghempaskan pegangan Jarvis kepadanya,...

__ADS_1


''Kau sangat menyedihkan tuan Jarvis...dan aku beritau kepadamu....kau sama sekali tidak punya kesempatan...'' desis Serena dengan kesal..


Gadis itu melangkah keluar dari arah taman dengan hati yang panas..tidak bagaimana mungkin sesama saudara akan bersikap acuh...bagaimana mungkin..??


Serena terlalu fokus pada jalan di depannya hingga dia tidak memperhatikan beberapa gerombolan pria berbadan tegap masuk ke dalam area rumah sakit..mereka sedang melindungi seorang pria tampan...


Seorang pria duduk di kursi Roda sementara...petugas medis sedang mendorongnya...ada luka tembakan pada lengannya yang baru saja di balut perban..


Serena sedang mengumpat sendiri dan tak sadar ketika ia justru menubruk kursi roda di depannya...dan seketika tubuhnya jatuh di pangkuan pria asing itu,....akibatnya tangan sang pria kembali berdarah...


''Aaarrrgghhhttt..'' geram pria itu dengan marah...


Serena seketika melompat dari kursi roda dan membeku melihat tangan sang pria meneteskan darah...


Hening....


Ketika beberapa anak buah sang pria menatap tajam kepadanya...


''Lancang.......kau melukai tuan Arden..'' teriak salah satu dari mereka...


''Maaf.....maafkan aku...'' desah Serena ketakutan...


Ia sampai menundukan kepala di hadapan pria itu..ketika anak buahnya ingin mendekati Serena...pria bernama Arden mengangkat jemarinya....


''Kau....jangan mencoba lari..'' ucap Arden dengan tajam.....


''Hah.......'' Serena terkejut ketika tubuhnya di seret oleh beberapa pria...


''Tidak........'' jerit Serena ketakutan..

__ADS_1


*********


Visual Arden di Group


__ADS_2