
Tidak.....bagaimana mungkin Dirly mengatakan semua itu kepada Jarvis, Serena tidak akan pernah bisa tinggal bersama kakak Dirly... bagaimana bisa mereka tinggal serumah itu sangat tidak masuk akal.
''Ehm.....Aku rasa kita harus mandiri sayang.. biar bagaimanapun Kak Jarvis punya privasi sendiri dan kita juga tidak boleh merepotkan Kak Jarvis bukan begitu kakak.''
Jarvis segera mengerutkan keringnya ia tampak tenang dan mendengarkan semua ucapan Serena dengan penuh perhitungan.
''Aku rasa kau terlalu berlebihan Serena, dengan adanya kalian berdua di rumah aku tidak akan kesepian lagi setidaknya aku punya teman bicara dengan adikku.... kau tidak berencana untuk menjauhkan kami berdua bukan.?'' Jarvis menaikkan sebelah alisnya dengan tajam kepada Serena.
Sial sekali bagi Serena karena Jarvis begitu pintar memainkan kata entah karena sudah terbiasa atau memang pria ini benar-benar licik.
Serena tersenyum menunjukkan wajahnya yang lugu dan polos.
''Suatu saat bukankah kakak akan menikah....bagaimana mungkin kita akan tinggal bersama dalam satu atap jika itu terjadi?'' Sherina tak mau kalah dalam berargumen dengan Jarvis.
Namun Jarvis memang benar bukan pria yang bodoh ia lantas menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dan menatap Serena dan Dirly bergantian lalu ia pun bicara...
__ADS_1
''Aku.... belum berencana menikah dalam waktu dekat ini Serena jadi kau tidak perlu cemas atas hal yang belum akan terjadi.... aku hanya ingin melihat kalian berdua bahagia dan tetap mendampingi apakah kau masih keberatan Serena....''
Wajah Serena merah padam ia sungguh tak menyangka bahwa Jarvis akan terus membujuk mereka seperti ini apa yang dia inginkan mengapa dia ingin sekali mereka tinggal bersama apa yang dia rencanakan kepada mereka?
Sedangkan Dirly menoleh kepada Serena seraya memeluk tuh calon istrinya dengan gerakan lembut ia pun tersenyum kepada Selena...
''Berhentilah... berdebat dengan kak Jarvis Sayang aku mohon, lagi pula jika kita tinggal dekat dengan kakakku itu akan lebih baik kita akan saling menjaga dan aku akan merasa lebih tenang....''
Serena menghela nafas...memang Dirly akan tenang.. lalu bagaimana dengannya...Serena bahkan masih melihat senyum aneh di wajah Jarvis..ia sungguh kesal pada pria ini....
❤️❤️❤️❤️
Sean memandang berkas penyelesaian sebuah Hotel di pinggir pantai di sebuah kota kecil di luar negri...ia memijit dahinya....
''Kapan peresmiannya...apakah, penerimaan karyawan sudah dilakukan...'' Sean bertanya pada salah satu wakilnya...
__ADS_1
''Sudah tuan....tinggal tuan kesana dan meresmikan Hotel itu dan semua akan berjalan dengan baik...''
''Baguslah.....aku akan kesana...''ucap Sean tersenyum......
Wakilnya pergi dan meninggalkan dirinya sendiri...
Sean kembali tertunduk...sudah dua tahun dan dia tidak berhenti memikirkan Serena...dimana dia sekarang....apakah Serena sudah menikah...? sungguh pertanyaan tentang menikah membuat Sean semakin patah hati...
Selama dua tahun ini ia benar-benar hancur....walau Serena menghilang namun ia bahkan tak melepaskan Sen sedikitpun...ketika ia memulai kencan dengan wanita yang baru maka semua akan selesai ketika wajah Serena memenuhi pikirannya ..
Sean sungguh merasa gusar...karna selama dua tahun ini ia masih sendiri...dan masih terus mencari Serena......dan berharap Serena belum menikah......
Serena......aku akan tetap mencarimu bahkan ke ujung dunia sekalipun...
Sean sungguh frustasi dengan pikirannya.......ia terlalu rindu......
__ADS_1