
Mata Sean menjadi basah ketika melihat isi tulisan Serena, ada beberapa huruf yang terlihat bekas jejak basah yang ia yakini adalah airmata Serena..itu artinya Serena menulis ini sambil menangis...
Sean sampai merasa sedikit gemetar menggenggam suratnya terlalu menyakitkan..terlalu bodoh baginya untuk melepaskan Serena pergi, melukai hatinya berkali-kali dan membuat Serena hancur padahal Sean mencintainya..sungguh mencintainya...
Pria itu menghela nafas sebelum membacanya sekali lagi...
Dear Sean Smith...
Aku pikir kalau merasakan mencintai dan di cintai itu akan membuatku bahagia...menghapus kisah pahitku di masa lalu yang menyakitkan..
Aku berpikir secara sederhana dengan pikiran mudaku yang bodoh...aku pikir...jika kita saling mencintai maka kita harus setia pada pasangan kita atas nama cinta......jika kau mencintaiku maka akulah satu-satunya yang kau inginkan....dan sebaliknya aku juga hanya menginginkan dirimu...
Tapi sekali lagi aku salah....semua hanya dalam mimpiku..kau tidak pernah mencintaiku, kau tidak pernah menginginkan diriku meski aku sangat mencintaimu Sean.....tidak pernah sedikitpun...meski aku telah begitu merendahkan diriku di hadapanmu namun kau sama sekali tidak melihatku...
Sean...apakah kekuranganku...apakah kau sama sekali tidak bisa mencintaiku...dan memilikiku tidak cukup bagimu....?
Aku lelah Sean...hatiku sangat lelah dan aku sadar jika berjuang sendirian itu sangat melelahkan..hingga aku sadar bahwa yang kau rasakan kepadaku selama ini...
__ADS_1
Bukanlah cinta.....bukan cinta.....namun kau hanya terobsesi kepadaku dan ketika kau obsesi itu telah mencapai puncaknya maka kau akan melepaskan aku..kau melemparku pada Axel padahal kau tau benar aku..tidak pernah mencintainya....
Sean.....aku sungguh tidak sanggup lagi dan merelakanmu...jangan mencariku karna itu percuma...kita tak akan pernah bertemu kali ini aku bersumpah....
Berbahagialah Sean Smith, jika kita bertemu suatu saat nanti aku mungkin telah menikah....
Salam hormatku,
Serena Wilson.
Sean memejamkan matanya...meremas lembaran surat itu dengan gemetar...bagaimana bisa Serena berpikir kalau dia tidak mencintainya dan semuanya hanyalah sebuah obsesi semata...??
''Aku akan menemukanmu Serena dan kali ini aku akan melakukan apa saja agar kau tau jika aku memang mencintaimu, dan aku telah benar-benar tau apa arti kehilangan....aku sangat mencintaimu....''
Sean menundukan kepalanya dalam-dalam....ketika hatinya teramat sakit, ia sungguh merasa hancur ketika membayangkan kalau cintanya telah pergi jauh...
Namun selama ia masih bernafas...Sean akan terus mencari...bahkan sampai ke ujung dunia sekalipun..mencari jejak cintanya yang meninggalkannya...
__ADS_1
***********
2 tahun Kemudian...
Sebuah perayaan pertunangan mewah di gelar di sebuah Hotel mewah...
Serena tampak berdiri dengan senyuman malu ketika Dirly menyemat cincin pertunangan di jari manisnya...
Semua bertepuk tangan dengan gembira ketika menyambut pertunangan mereka, beberapa sahabat dan juga kerabat dekat menjadi saksi pentauan kedua pasangan yang berbahagia...
''Aku mencintaimu Serena Wilson...aku berjanji akan membahagiakanmu seumur hidupku aku berjanji kepadamu yang akan kau rasakan hanyalah kebahagiaan mulai dari sekarang.....''ucap Dirly usai menyematkan cincin..
Sementara Serena menatap cincin itu dengan pandangan yang penuh arti sesaat kemudian ia menatap Dirly dan tersenyum..
''Terimakasih Dirly...'' bisik Serena dengan penuh keharuan..
Membiarkan Dirly memeluk tubuhnya dengan erat dan mendekapnya dengan sayang...
__ADS_1
Serena hanya ingin bahagia...