GIRL AGAINTS THE WORLD

GIRL AGAINTS THE WORLD
CHAPTER-11


__ADS_3

"Diantara mahkluk hidup manusia lah yang paling sempurna. Tetapi manusia berpikiran lain, manusia tetap saja berpikiran iri terhadap yang lain dikarenakan dirinya tidak sempurna. Banyak manusia diciptakan berbeda-beda, menurutmu kenapa kita diciptakan seperti itu?".


Han dan lili sekarang berada diruang belajar kerajaan. Disana hanya ada gu nin, han dan lili.


Niatnya dia ingin menginap di ruangan belajar saja, karena disini terdapat banyak buku-buku yang begitu bermanfaat.


Dan sejak tadi banyak pertanyaan yang dikeluarkan han untuknya, dan sekarang han bertanya lagi kepada lili untuk mengetes pengetahuannya.


Lili saat ini benar-benar pusing dikarenakan pertanyaan han, untung saja dirinya masih bisa menjawab.


"Manusia memang diciptakan berbeda-beda, tapi manusia tetaplah membutuhkan bantuan manusia lainnya. Jika didunia ini setiap manusia memiliki otak yang cerdas, sempurna dan kuat, didunia ini tidak akan ada yang namanya simpati. Karena jika manusia sudah terlalu percaya diri egonya juga pasti tinggi.


Jika memang seluruh manusia diciptakan seperti itu dunia ini akan benar-benar hancur dikarenakan egonya manusia".


Han mengangguk-angguk mendengar penjelasan lili yang cemerlang. Lili benar-benar bisa menjadi pemimpin disuatu hari nanti menurutnya.


" muridku ini benar-benar pintar hahaha. Ingin rasanya aku memamerkan mu kepada dewa ato".


Gu nin yang mendengar nama yang sangat lama tidak dia dengarkan langsung terbangun menatap han.


Lili hanya senyum-senyum tidak jelas dikarenakan pujian gurunya tanpa memikirkan siapa itu ato.


"Baiklah. Ini sudah sangat larut, kau istirahatlah. Karena mulai besok kau harus meninggalkan istana ini untuk latihan diluar ruangan selama 3 tahun. Kita lihatlah apa yang kau dapat selama 3 tahun nanti".


Han menghilang dan masuk kedalam giok.


Lili menganga dan melotot memperlihatkan 3 jarinya sambil berkata.


" 3 TAHUN?!"


***


Pagi-pagi lili sudah pergi bertemu ayah dan ibunya, disana juga sangat ramai karena seluruh keluarga sedang berkumpul.


Lili tersenyum tipis saat melihat xixi dan chacha menunduk melihat lili.


Seluruh anggota kerajaan menatap lili dengan sangat tajam kecuali ayah dan ibunya.


Mereka tidak mengira bahwa gadis dihadapan mereka adalah lili. Perubahan rambut dan mata lili saja sudah membuat mereka tidak kenal, apalagi dia mengubah dirinya menjadi laki-laki.


Lili berjalan tanpa menghiraukan tatapan yang lain, entah kenapa xixi dan chacha sudah mengenalinya. Mungkin karena mata mereka masih sehat .


"Kaisar dan permaisuri. Lili menghadap kepada kalian"


Semua yang disana terkejut mendengar bahwa yang mereka pelototi tadi adalah lili.


Dan sekarang mereka menunduk takut jika nantinya mereka akan dibalas dengan hal yang lebih mengerikan daripada tatapan tajam tadi.


"Kemarilah lili, ibu rindu padamu"


Lili tersenyum berlari keibunya seakan dirinya seperti anak kecil dan memeluk ibunya dengan senyum yang merekah.

__ADS_1


"Ayah juga rindu padamu tau, ini tidak adil huh"


Chun berkata seperti itu kepada putrinya membuat lili tak percaya dengan sifat ayahnya yang ternyata juga masih kekanak-kanakan.


Lili tersenyum dan memeluk ayahnya sangat erat tanpa mempedulikan yang lain.


Yui hanya terkekeh melihat tingkah suaminya yang tidak berubah dan tidak mempedulikan sekitar.


Setelah lili melepaskan pelukannya dirinya menghadap kearah ayah dan ibunya dengan tatapan wajah yang serius.


"Aku sangat menginginkan ijin dari kaisar dan permaisuri. Aku ingin berlatih keluar istana selama 3 tahun bersama guruku.


Ayah dan ibu jangan menghawatirkan diriku karena guruku ini seorang yang sangat hebat".


Mereka semua yang mendengar lili berkata seperti itu melongo tak percaya.


Chun lebih tak percaya dan tak merelakan anak gadisnya keluar istana selama 3 tahun.


" tidak".


Satu kata dari chun mematahkan harapan lili.


Lili saat ini menatap lantai dan langsung terkejut saat mendengar suara han menggema di pikirannya.


"Sudah kuduga, keluarlah dan ganti wujudmu. setelahnya biar aku yang mengurus ini".


Lili lari keluar tanpa menatap ayah dan ibunya.


Mereka berdua juga merasakan sakit karena melihat tatapan sendu lili sejenak, tapi mereka tetap tidak akan mengijinkan anaknya.


Kini dirinya sedang merubah dirunya menjadi wujud laki-laki kemarin.


Saat sudah berubah kesadaran lili hilang dan mata hijau laki-laki ini berubah menjadi putih.


Kini han sedang memasuki tubuh lili dan menghadap kearah raja dan permaisuri.


"Hoi putih, berubah lah"


Gu nin berubah menjadi besar seperti raksasa, dan saat han berbalik menatap gu nin ia terkejut karena roh han dapat memasuki tubuh lili.


Han mengambil tombaknya dan saat memegang tombak itu, warna dan tombaknya berubah menjadi putih yang di kelilingi api inti suci.


"Berteriaklah sekencang mungkin seperti sedang mengamuk"


Han yang licik ini memikirkan ide yang tak terduga, untung saja lili sudah mempelajari jurus perubahan wujud.


"ROARRR"


Gu nin berteriak keras hingga satu kerajaan dan juga penduduk merasa getaran yang sangat kuat.


Han menaiki gu nin dan mengaktifkan sayap mode gu nin.

__ADS_1


Mereka terbang dari ujung gunung kearah istana.


Banyak penduduk yang ketakutan dan juga seluruh istana menatap harimau besar ini lagi dengan tatapan tak percaya.


Xixi dan chaca bersembunyi dibelakang daniel dengan getaran tubuh yang menandakan dirinya sedang ketakutan.


"Dimana kaisar dan permaisuri!!"


Han berteriak kencang seakan-akan sedang mengamuk.


Chun dan yui maju menghadap han dan mengeluarkan kekuatan mereka.


Han yang melihat chun dan yui memasang kuda-kuda untuk melawan terlebih dahulu mengayunkan tombaknya kearah gunung tadi.


Satu ayunan ringan gunung itu sudah terbelah dua.


Chun dan yang lainnya bertekuk melihat kekuatan han yang mereka kira tahap awal mencapai dewa.


Padahal han memang sudah mencapai dewa, dia tidak mengeluarkan seluruh kekuatannya. Jika dia mengerahkan seluruh kekuatannya mungkin istana dihadapannya ini akan hancur.


"Aku adalah guru dari lili"


Setelah han mengatakan itu seluruh menatap harimau sayap yang terbang ini dan terdapatlah pemuda yang sangat tampan.


Xixi dan chacha ingin rasanya pingsan saat ini saat menatap han.


Chun benar-benar tak percaya karena lili memiliki guru yang sangat hebat.


Chun menatap han dan tau tujuannya datang menghadapinya.


Yui agak sedikit takut mengizinkan anaknya pergi tetapi saat melihat pemuda dihadapannya sangat kuat, dirinya menjadi lega.


Yui menatap chun dengan senyuman dan menatap gurunya lili sekali lagi.


"Baiklah, kuijinkan anakku pergi berlatih. Tapi, tolong jaga anakku disana. Jangan sampai terluka".


" hahaha kalian ini tidak pernah berlatih ya? Saat berlatih dan tidak terluka itulah yang patut dicurigai. Apakah dia benar-benar pergi latihan atau tidak".


Setelah mengatakan itu, han langsung pergi meninggalkan istana. Lagipula lili sudah mendapatkan ijin dari orang tuanya.


Ditengah perjalanan han mengembalikan kesadaran lili dan masuk kedalam giok menyimpan tombak tadi.


Lili kini yang masih berubah menjadi laki-laki tak percaya saat melihat sayap di badan gu nin.


Dirinya mengarahkan gu nin ke lembah api agar lili bisa kembali ke istana dengan axe.


Tak butuh waktu yang lama lili mendarat dan memanggil axe.


Sejenak axe berpikiran ingin membunuh lili karena perubahan wujud yang dipakai lili belum diganti.


Tetapi saat melihat gu nin dia menghilangkan pikirannya dan melihat seorang laki-laki yang sedang duduk kemudia berubah menjadi lili.

__ADS_1


"Gu nin, berubahlah menjadi kecil. Axe antar aku kembali ke istana"


Gu nin pun merubah dirinya menjadi kecil lalu lili menaiki tubuh axe agar cepat kembali ke istana


__ADS_2