GIRL AGAINTS THE WORLD

GIRL AGAINTS THE WORLD
CHAPTER-19


__ADS_3

Upacara pernikahan yang ditunggu-tunggu sudah tiba.


Penghalang ruang dan waktu di pulau Qi yang membuat orang-orang susah untuk menemukan istana Qi sudah dibuka oleh han.


Jika dari kerajaan lili kira-kira akan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam jika berjalan kaki.


Sebenarnya saat lili dan han ingin pergi ke pulau qi mereka terjebak didalam penghalang ruang dan waktu yang dibuat han.


Han ingin membukanya tapi dia lupa hingga membutuhkan waktu 4 hari untuk mengingatnya kembali.


Lili dan yang lainnya pun terjebak didalam sana selama 4 hari karena han.


Ingin saja rasanya lili mengebom han yang membuat mereka malah terkurung disana selama 4 hari.


Upacara pernikahan sudah dimulai sejak satu jam yang lalu, lili dan han menggunakan pakaian pengantin yang berwana merah menyala. Lili ditutupi oleh kain merah dikepalanya yang panjang hingga selutut.


lili dari tadi sudah tidak tahan ingin duduk karena merasakan keram dikakinya karena berjalan menghampiri tamu terhormat yang datang.


Banyak orang-orang dari luar terkejut saat melihat kerajaan Qi.


Mereka baru tau bahwa istana Qi sangat mewah, besar dan kebanyakan tiang-tiang yang dibuat menggunakan emas asli bercorak naga.


Ingin saja mereka menggaruk tiang untuk membawa pulang emas.


Mereka juga penasaran dengan wajah pengantin perempuan, mereka tidak dapat melihat lili karena kepalanya ditutupi oleh kain merah yang panjang.


Selesai upacara pernikahan, lili dan han pergi untuk mengelilingi kota yang sudah ramai dengan orang-orang.


Lili benar-benar merasa lelah tadi, untunglah sekarang dia dapat duduk dan beristirahat didalam kereta kuda yang sedang membawa mereka berkeliling kota.


Lili duduk termenung karena memikirkan ibunya yang sedang berdiri dengan tatapan kosong saat diistana tadi.


Ayahnya juga tidak datang menemani ibunya, entah dikarenakan oleh apa lili merasakan hatinya gelisah sedari tadi.


"Lili, kau tidak apa-apa?"


Tanya han menggenggam lembut tangan lili yang masih menutupi wajahnya dengan kain.


"Sepertinya ada yang tidak beres. Han,upacara pernikahan kita sudah selesai dilaksanakan, sekarang hanya tinggal pesta. Bisakah kita langsung pulang ke istana? Aku ingin memastikan sesuatu".


Pinta lili sedikit membuka kain yang menutupi wajahnya dan memperlihatkan wajah imut.


Han menghela nafas pelan dan tersenyum ke arah lili, lalu dia memanggil salah satu pengawal dan berputar kembali kearah istana.


***


Wei dan gu nin saat ini sedang duduk di kursi keluarga kerajaan.


Wei sangat kagum dengan apa yang sedang ditempatinya saat ini, dia tidak pernah merasakan acara besar dan singgasana khusus untuk dirinya diistana.


Gu nin memakan apel manisnya dengan lahap, begitu juga dengan wei.


Dia memakan banyak makanan yang sangat mewah dan enak, dirinya berhenti sejenak karena melihat yui sedang menatapnya dengan tatapan kosong.


Wei agak Sedikit takut dengan yui karena insiden kemarin.


Lili dan han yang masuk kembali kedalam ruangan membuat pikiran takut wei hilang.


Wei berlari kearah han dan memeluk kaki han meminta gendong.


Banyak pasang mata yang melihat lili, han dan wei dengan tatapan kagum, senang dan iri.


Lili berjalan sambil membuka tudung merah yang menutupi wajahnya membuat semua lelaki disana terpana karena kecantikan lili.


Han yang melihat lili ditatap oleh banyak orang langsung mengikuti lili sambil menggendong wei lalu menggenggam tangan lili didepan umum.


Lili berjalan menuju ibunya yang sedang berdiri diam sedari tadi, lili rasa memang tidak ada yang beres saat ini.


"Ibu?"


Tanya lili menatap bola mata yui.


Yui melotot seakan-akan ingin memberi tau sesuatu.


Tubuh yui tidak bisa digerakkan sesuai keinginanya.


Dengan wajah yang tetap datar dan diam yui meneteskan air mata.


Lili semakin bingung saat ini dengan tingkah ibunya, dia menarik han dan wei serta ibunya masuk kedalam ruangan lili.


"Lili, ibu mertua sepertinya sedang dikendalikan".

__ADS_1


Ucap han lalu menurunkan wei dari gendongannya.


Han berjalan menuju yui dan memutar tubuh ibu mertuanya kebelakang.


2 jari han menekan leher belakang yui.


Yui tiba-tiba berteriak sangat kencang lalu terbaring lemah di lantai.


Lili sangat panik karena melihat ibunya yang pingsan.


Dia menghampiri yui dan menepuk pelan pipi ibunya agar bamgun.


" apa! APA YANG KAU LAKUKAN BRENGSEK!?" teriak lili marah menatap han dengan matanya yang memerah.


Wei ketakutan melihat lili yang sedang marah, dia tanpa sengaja menitikkan air matanya lalu memeluk kaki han dengan tubuhnya yang sudah bergetar.


"Sudah kubilang. Ibu mu sedang dipengaruhi oleh seseorang, dan aku baru saja mematahkan jurus itu" ucap han dengan wajah yang sedikit kesal lalu menepuk pelan kepala wei agar tidak ketakutan lagi.


"Uhuk---uhuk. Lili, tolong ke istana sekarang selamatkan ayahmu".


Yui terduduk lemas kehilangan energi dan memegang tangan lili yang sudah berkeringat.


" apa maksudnya?!" tanya lili dengan spontan karena memikirkan ayahnya yang sedang menderita.


"Istana kita.. Dibantai naga iblis. Kita sedang masa peperangan, ibu tadi terkena jutsu pengendalian dari naga iblis. Pikiran ibu dipenuhi oleh-- aa anak itu.. Mereka selalu mengarahkan ibu untuk menculik anak itu"


Yui menunjuk kaget kearah wei saat menatap wajahnya yang masih memeluk kaki han.


Lili menggeretakkan giginya dan mengepalkan tangannya yang sudah gatal ingin mencabut satu-satu kepala pasukan naga iblis itu.


Ini tidak masuk akal menurut lili, padahal mereka sudah melawan vena yang tersedot kedalam tombak.


Lili berdiri menarik tangan ibunya dan menatap kearah wei dan han.


"Han, biarkan pesta tetap dilanjutkan. Aku dan ibuku akan kembali ke istana".


Ucap lili dengan tegas, han melotot kaget karena tindakan lili yang nekat.


" aku ikut" balas han dengan wajah yang bodo amat lalu pergi keluar ruangan.


Lili mencubit pinggang han dengan kuat lalu menatap han yang sedang menggendong wei dengan horor.


"Aduh-- siapa yang mengajarimu mencubit!!!" teriak han kesal dan mencubit pipi lili agak kuat.


"Aku akan bawa wei"


Ucap han enteng yang masih mencubit-cubit pipi lili.


"Bahaya bodoh!"


Teriak lili kasar menjitak jidat han.


Yui hanya melongo melihat tingkah putrinya yang belum pernah dia lihat. Biasanya lili hanyalah gadis pendiam dan pemalu tapi saat ini lili sudah seperti induk harimau yang sedang marah.


"Mama, papa jangan bertengkar"


Ucap wei menyela pertengkaran antar han dan lili.


Yui yang melongo hampir terjatuh karena mendengar perkataan wei.


"Mama? Papa?"


Yui memegang kepalanya dan menghembuskan napasnya.


Dia benar-benar terkejut dengan apa yang ada dihadapannya.


Banyak hal yang terlalu membingungkan dari lili.


Ini dimulai dari rambut dan mata lili yang berubah, lili yang memiliki kekuatan kuat dan ingin pergi keluar rumah selama 3 tahun malah menikah. Sekarang lili menambah lagi hal-hal yang diluar dugaan, dia mengangkat seorang anak dari keluarga liyan?!


Yang benar sajaa.


"Aduhh ibu pusing saat ini, cepat tolong ayahmu dan jelaskan pada ibu nanti"


Lili dan han menatap yui yang sudah sangat lelah seperti ingin pingsan.


Lili menatap han dan mengangguk bersiap untuk berangkat.


Gu nin yang dari tadi tidur terbangun karena panggilan dari han, begitu juga axe yang sedang makan tiba-tiba saja dipanggil oleh lili.


Mereka berdua sangat kesal pada master mereka saat ini.

__ADS_1


Axe sudah tiba dihadapan lili membuat seluruh tamu sedikit kaget dan kagum melihat axe yang sedang dinaiki lili.


Gu nin yang tidak ingin kalah pamer membesarkan tubuhnya yang agak lebih besar daripada axe.


Banyak pasang mata melihat lili dan han yang kini sedang menaiki hewan spirit mereka.


Terlebih lagi, mereka membawa seorang anak kecil.


"Panggilkan vivi, jun, leo, chen, ye, gong, jo, nina, xiao dan xia"


Perintah han kepada salah satu pengawal diistana.


Semua yang dipanggil han adalah pembunuh bayaran istana qi. Mereka juga termasuk siluman yang memiliki rupa sangat sempurna.


Vivi, jun dan leo adalah pembunuh bayaran istana yang memliki kekuatan spirit naga hijau atau bisa dibilang naga legenda yang sudah langka ditemukan.


Chen adalah seorang lelaki muda yang diangkat menjadi pembunuh bayaran karena kecerdikannya. Dia memiliki spirit laba-laba hantu.


Ye dan gong adalah anak laki-laki dari bangsawan istana QI.


Mereka berdua selalu diberi gelar 2jenius go-ye.


Mereka adalah manusia, maka dari itulah mereka tidak memiliki kekuatan hewan spirit.


Kekuatan yang mereka miliki juga sama yaitu kekuatan pertapa dewa budha.


Jo adalah anak dari hewan spirit milik han yang menikah dengan manusia.


Pil dari han itulah yang membuat semua hewan spirit milik han berubah menjadi manusia dan dapat memiliki keturunan setengah hewan spirit jika menikah dengan manusia


Anak ini memiliki kekuatan yang sama persis dengan ayahnya yaitu, elang emas yang berkekuatan angin.


Nina adalah seorang gadis yang masih kecil.


Dirinya adalah manusia penyihir, banyak rakyat disini menghormati nina karena kekuatan nina yang sering menumbangkan banyak musuh dengan sekali serang.


Yang terakhir adalah xiao dan xia. Mereka berdua adalah seorang kakak dan adik yang di asuh han sejak mereka kecil.


Han sangat menyukai anak-anak, dia menemukan xia dan xiao dihutan.


Mereka berdua terluka karena pembantaian yang ada di desanya.


Xia dan xiao adalah anak manusia yang memiliki kekuatan pedang.


Saat mereka menebaskan pedangnya, tubuh musuh yang dilawannya akan langsung terbelah menjadi dua.


Kerajaan qi yang menghilang lama ini memiliki kekuatan yang tak terhingga.


Banyak yang tidak tau tentang seberapa kuatnya kerajaan Qi sehingga mereka membuat berita tidak benar mengenai istana han.


Lili pergi dengan axe yang diikuti han dan pembunuh bayarannya.


Dengan cepat mereka terbang mengarah ke istana lili.


Lili saat ini sangat geram dan marah dengan naga iblis.


Lili tanpa sadar menyerap kekuatan inti axe yang tiba-tiba saja membuat rambut hitamnya terdapat warna merah dibagian bawah.


Mata ungu yang dimiliki lili sudah sedikt membiru.


Ditengah perjalanan lili merasakan tubuhnya sangat panas dan sangat tersiksa.


Dia tidak tau apa yang terjadi, tapi dia tetap melanjutkan perjalanan dan bersikap baik-baik saja sehingga han tidak curiga dengan tingkah lili.


Axe yang merasakan dirinya dan lili akan bersatu hanya tersenyum lalu melanjutkan perjalan kearah kerajaan wu.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2