
Malam hari sudah tiba. Murid-murid lili serta han dan yang lainnya sudah tiba di kediaman dewi kegelapan.
Mereka semua sangat bingung dengan apa yang sedang terjadi hingga lili memanggil mereka semua kemari.
"ini dimana sih? "
Tanya xiao yang sudah ke-6 kalinya. Tentu saja hal itu membuat teman-temannya geram dan menatap tajam kearah xiao seakan-akan menyuruhnya untuk diam atau mati saja agar tidak berisik.
"apa? Aku salah apa? ".
Tanya xiao menampilkan wajahnya yang mengeluh dengan keadaan saat ini sedangkan han masih terdiam beku seperti es tak menyangka bahwa dirinya akan berada satu ruangan dengan medusa dan yuki.
Anak-anak murid lili memang masih bersikap biasa saja karena belum tau wajah medusa dan yuki.
Han saat ini nampak biasa saja namun didalam hatinya pikirannya kacau, jantungnya serasa ingin lepas saat melihat medusa dan yuki yang menatap kearahnya.
'itu menakutkan' batin han lalu berdoa supaya lili cepat-cepat datang kemari.
Dan benar saja, doa han terkabul karena lili yang sudah masuk kedalam ruangan pertemuan mereka.
Terdapat lengkungan senyum yang lebar saat melihat lili.
"maafkan aku karena lama, aku ingin meminta bantuan kalian"
Ucap lili yang langsung duduk membawa beberapa benda ditangannya.
"apa itu? "
Tanya anak-anak murid lili penasaran.
"dengarkan semua ucapanku. Aku tak akan mengulangnya dua kali"
Ucap lili lalu memberhentikan ucapannya menatap semua orang yang mengangguk mengikuti perintahnya.
"kerajaan iblis marcel saat ini sedang berjaya. Aku mempunyai misi untuk kalian. Yaitu, membuat pasukan iblis palsu dan meneror kekaisaran lain dengan membawa beberapa tanda kerajaan iblis".
Sambung lili lalu kembali menatap benda-benda ditangannya.
"anu-boleh aku bertanya?"
Tanya nana gugup,karena memotong penjelasan lili.
"silahkan"
"anu, memangnya untuk apa kita meneror kekaisaran lain dengan menjadi pasukan iblis yang palsu? "
Tanya nana dengan teman-temannya yang mengiyakan pertanyaan nana karena memang mereka penasaran.
Han yang melihat anak-anak muridnya itu terlalu bodoh hanya menggelengkan kepalanya pelan.
"haahhh, kalian ini fisik saja yang kuat, tapi pikiran kalian kemana-kemana"
"jadi, aku melakukan ini agar kita bisa dapat sekutu. Bukan, bukan sekutu melainkan budak. Memang perkataan ku jahat tapi ini adalah jalan yang benar. Kita akan meneror beberapa kekaisaran dengan menggunakan ciri-ciri khasnya kerajaan iblis. Kita juga harus meninggalkan beberapa tanda atau simbol kerajaan iblis yang sudah berhasil kutirukan agar kekaisaran lain menjadi benci dan membalas dendam kepada kerajaan iblis asli yang tidak mengetahui apa-apa tentang hal ini".
Jelas lili lalu memberikan sebuah logam kecil berbentuk simbol kerajaan iblis yang bergambar kuda besar bertanduk berwarna merah.
"han, apa kau mengetahui wajah dewi kegelapan? ".
Tanya lili tiba-tiba yang dibalas anggukan pelan oleh han.
"baiklah, mari kita lakukan ini. Kekaisaran pertama yaitu, kekaisaran langit. Dewa ato mari kita kesana".
Ucap lili lalu pergi keluar ruangan untuk bersiap-siap.
"dewa ato? Yang benar saja kita akan pergi kesana? "
Tanya leo tak percaya mengapa lili mengincar dewa ato terlebih dahulu.
"kalian bodoh ya? Dewa ato adalah orang yang memiliki dendam kepada kerajaan iblis karena adiknya yang dirasuki saat itu. Orang yang memiliki dendam itu akan lebih mudah ditipu dengan hal seperti ini"
Sahut han lalu pergi meninggalkan ruangan mengikuti lili.
Sedangkan medusa, yuki, 1 dan 2 hanya terduduk diam saling menatap dan berkata.
__ADS_1
"dia licik! Aku menyukainya"
Ucap mereka berbarengan lalu tersenyum pergi mengikuti lili atau si reinkarnasi sang dewi kegelapan.
***
"gunakan topeng rubah kalian yang kuberikan".
Ucap lili menatap kearah anak muridnya yang tengah terduduk di rumput halaman istana.
"wajah kalian jangan sampai terlihat! Belum saatnya untuk menunjukkan wajah kalian. Ingatlah kalian hanya boleh menyerang dari jarak jauh".
Sambung lili seraya menoyor kepala anak muridnya satu-satu.
"oh iya, bagaimana dengan pertandingan tadi? "
Tanya lili kepo lalu ikut duduk di rumput halaman istana menunggu jawaban memuaskan dari anak muridnya.
"ah, kami membuat kekacauan. Xiao dan chen mematahkan tulang musuh. Xia dan nana hampir membunuh musuh dan jugaa tadi gong membuat musuh koma. Aku tak habis pikir".
Jelas leo menggeleng-gelengkan kepalanya mengingat bagaimana rusuhnya pertandingan mereka tadi.
"anak pintar! Itulah yang harus didapatkan musuh. Tidak ada belas kasihan jika sudah berada dalam peperangan. Baiklah, kalian ingat saja ucapanku. Jangan membuka topengnya dan menyeranglah hanya dari jarak jauh! "
Ucap lili lalu pergi berjalan mengarah ke medusa dan 3 rekannya.
"ini memang tugas yang menurut kalian mudah tapi, tolong kalian intailah wanita yang sudah kukatakan tadi. Aku yakin dia bukanlah manuska biasa dari kekaisaran ini, kekuatannya itu dapat kurasakan dan itu sangat menusuk hidungku".
Perintah lili yang hanya diangguki pelan oleh medusa dan yang lainnya.
"medusa, kau ikut denganku dan han. Kita menuju istana iblis".
"baik nona"
Jawab medusa lalu berjalan pelan mengikuti rencana lili.
"anak-anak! "
Panggil lili didepan halaman kekaisaran istana yang sudah terdapat seribu kesatria.
Bukannya berdiri tepat didepan lili anak-anak muridnya malah duduk tersenyum diatas gerbang menatap lili dan yang lainnya seperti tidak ada salah sedikitpun.
"bocah nakal,pergilah dan pimpin para kesatria ini".
Ucap lili menyunggingkan senyumnya saat melihat anak muridnya yang mengangguk senang dan berdiri diatas gerbang secara berderetan menatap keluar gerbang.
"usaha yang sudah kukeluarkan untuk kalian sudah terbayarkan. Kalian sudah menjadi orang yang berguna"
Gumam lili lalu tersenyum dan rasanya sangat bahagia melihat anak-anak muridnya yang sudah mewarisi beberapa tekniknya.
"kak lili!!! "
Panggil mereka lalu mengangkat tangannya yang menggenggam diatas langit malam.
"mari selesaikan ini lalu kita harus berpesta! "
Teriak xiao lalu pergi keluar gerbang diikuti yang lain.
"apa kau bisa percaya dengan mereka? "
Tanya yuki menatap kepergian anak-anak murid lili yang terlihat keren karena menggunakan topeng rubah.
"aku bisa melihat tekad dan pendirian mereka yang sudah tinggi. Sangat jarang melihat bocah-bocah yang memiliki kekuatan seperti mereka".
Ucap medusa menatap kearah yuki yang hanya mengangguk pelan.
"baiklah, mari kita lanjutkan ini! "
***
"hei, apa kita harus berjaga disini? "
Tanya nomor 1 diatas pucuk pohon beringin menatap rumah yang tidak bergerak sama sekali itu.
__ADS_1
"ikuti saja perintahnya. Dia itu cerdik dan licik, benar-benar sifat dewi kegelapan"
Sahut yuki disebelah nomor 1 yang tengah terbaring di dedaunan pohon.
"tubuhnya itu ringan, tak akan bisa jatuh walaupun dia menginjakkan kakinya di daun"
Jelas nomer 2 kepada para readers yang saat ini sedang membaca. Jangan bingung ya, pahami aja silahkan.
"hei coba diamlah"
Ucap yuki tiba-tiba lalu berdiri menatap rumah wanita yang dikatakan lili.
Wanita itu keluar dari rumahnya, anehnya wanita ini terlihat seperti membawa sesuatu di tangannya.
Sangat mencurigakan jika seseorang pergi berkeliaran ditengah malam seperti ini.
Yuki dan yang lainnya tetap mengikuti wanita itu yang berjalan entah kemana.
Yuki beserta 2 rekannya tetap berjalan seperti biasa mengikuti wanita itu tanpa mengeluarkan suara sedikiti pun seakan-akan sedang berjalan diatas langit.
"berhenti"
Ucap nomer 1 karena dirinya dapat merasakan beberapa hawa iblis dari hutan yang menuju kearah mereka.
Dan benar saja, iblis-iblis itu datang dari hutan dan berhenti tepat didepan wanita itu.
Entah darimana mereka bisa masuk dengan selamat seperti itu semakin menambah kecurigaan yuki pada wanita itu bertambah.
Karena jalur untuk rakyat hanya berada di pintu khusus tak terlihat jalur belakang.
Dan jalan-jalan itu hanya diketahui rakyat kekaisaran dewi kegelapan.
"wanita ini?!"
Geram yuki saat melihat wanita itu tengah mengobrol merencanakan sesuatu.
"biarkan aku mendengarnya sialan! "
Ucap yuki lalu membentukkan mulutnya menjadi bulat dan meniup udara keluar.
Saat dirinya meniup udara roh naga tak terlihat kecil itu keluar dan mengarah ke wanita tadi.
"orang-orang kekaisaran mungkin sekarang sedang sibuk tentang para iblis yang datang kemari. Kalian bisa melanjutkan tugas kalian"
Jelas wanita itu membuat para iblis tadi berhamburan pergi meninggalkan wanita iti dengan seorang laki-laki.
"suamimu sudah kukembalikan. Terima kasih sudah bekerja sama"
Ucap iblis itu lalu pergi bersama rombongannya mengarah ke kota.
"hei kalian berdua".
Panggil yuki dengan suara yang datar dengan tatapan tajam kearah langit malam.
Nomer 1 dan 2 yang merasakan aura kekuatan yuki keluar langsng bersiaga mundur kearah pohon yang lain agar tidak terkena imbasnya.
"tahan wanita itu bersama suaminya. Aku akan menyusul para iblis itu"
Ucap yuki lalu melesat pergi dengan kecepatan yang tinggi bahkan sampai tak terlihat dirinya yang sedang berlari diatap rumah rakyat.
"baik"
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.